Orang tua, guru, dan masyarakat bekerja sama untuk membantu siswa memiliki lingkungan belajar terbaik.
Sebelumnya, juga pada konferensi pers mengenai situasi sosial -ekonomi Kota Ho Chi Minh pada sore hari tanggal 26 September, reporter Hoang Khac Linh dari Surat Kabar Tien Phong bertanya: "Banyak pendapat yang menyarankan penghapusan komite perwakilan orang tua-guru di sekolah umum untuk menghindari biaya berlebih dan melarang siswa menggunakan ponsel di sekolah. Bisakah Anda memberikan pendapat dan solusi Anda kepada Departemen Pendidikan dan Pelatihan?"
Dalam tanggapan tertulis atas pertanyaan ini, mengenai "usulan penghapusan komite orang tua-guru di sekolah umum", Departemen Pendidikan dan Pelatihan Kota Ho Chi Minh mengatakan:
Surat Edaran Kementerian Pendidikan dan Pelatihan Nomor 55/2011/TT-BGDDT tanggal 22 November 2011 tentang Pemberlakuan Piagam Orang Tua Siswa mengatur tugas dan hak komite perwakilan orang tua kelas dalam Pasal 4 Bab II. Mengenai tugas komite perwakilan orang tua kelas:
a) Berkoordinasi dengan wali kelas dan guru mata pelajaran untuk menyelenggarakan kegiatan pendidikan siswa; b) Berkoordinasi dengan wali kelas untuk menyiapkan materi pertemuan orang tua dan guru selama tahun ajaran; c) Berpartisipasi dalam pendidikan moral siswa; membina dan mendorong siswa berprestasi, membantu siswa yang kurang mampu, memobilisasi siswa putus sekolah untuk kembali melanjutkan studi; membantu siswa kurang mampu, siswa berkebutuhan khusus, dan siswa dalam kondisi sulit lainnya.
Sementara itu, Pasal 10 Bab II Surat Edaran tentang Anggaran Operasional Ikatan Orang Tua Murid juga secara tegas mengatur sumber anggaran operasional serta pengelolaan dan penggunaan Anggaran Operasional Ikatan Orang Tua Murid.
Konferensi pers berkala tentang situasi sosial ekonomi Kota Ho Chi Minh
Piagam tersebut dengan jelas menyatakan: "4. Dewan perwakilan orang tua dilarang memungut sumbangan dari siswa atau keluarga mereka: a) Sumbangan yang tidak bersifat sukarela. b) Sumbangan yang tidak secara langsung mendukung kegiatan dewan perwakilan orang tua: Melindungi fasilitas sekolah, memastikan keamanan sekolah; mengawasi kendaraan siswa; membersihkan ruang kelas dan sekolah; memberi penghargaan kepada administrator sekolah, guru, dan staf; membeli mesin, peralatan, dan alat peraga untuk sekolah, ruang kelas, atau untuk administrator sekolah, guru, dan staf; mendukung pekerjaan manajemen, menyelenggarakan kegiatan belajar mengajar dan pendidikan; memperbaiki, meningkatkan, dan membangun fasilitas sekolah baru".
Dinas Pendidikan dan Pelatihan Kota Ho Chi Minh menyatakan: "Berdasarkan Piagam tersebut, kegiatan asosiasi orang tua-guru sangat penting, terutama dalam berkoordinasi dengan sekolah untuk mendidik siswa secara komprehensif. Oleh karena itu, sekolah perlu mendorong penyebarluasan Surat Edaran 55/2011/TT-BGDDT tanggal 22 November 2011 dari Kementerian Pendidikan dan Pelatihan agar setiap orang tua memahami dengan jelas dan benar, sehingga dapat mendorong peran dan tugas asosiasi orang tua-guru secara positif dan efektif."
[iklan_2]
Sumber: https://thanhnien.vn/so-gd-dt-tphcm-noi-gi-ve-de-nghi-xoa-bo-ban-dai-dien-cha-me-hoc-sinh-185241004081133736.htm
Komentar (0)