(CLO) Pada hari Rabu (12 Maret), SpaceX menunda penerbangan penyelamatan dua astronaut NASA Butch Wilmore dan Suni Williams yang terjebak di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS), karena masalah pada sistem hidrolik di menit-menit terakhir.
Penerbangan tersebut dilakukan dengan roket Falcon 9 dari Kennedy Space Center (Florida, AS). Keempat astronaut sudah mengenakan sabuk pengaman. Namun, keputusan untuk menunda peluncuran dibuat hanya satu jam sebelum waktu keberangkatan yang dijadwalkan.
Astronot NASA Butch Wilmore (kanan) dan Suni Williams. Foto: X
Kelompok astronaut dalam misi bernama Crew-10 meliputi: ahli Kirill Peskov (Rusia), pilot Nichole Ayers dan komandan Anne McClain (AS), bersama dengan ahli Takuya Onishi (Jepang).
SpaceX belum mengumumkan jadwal peluncuran baru, tetapi kemungkinan akan mencoba lagi pada hari Kamis (14 Maret).
NASA telah mempercepat misi penyelamatan selama dua minggu setelah adanya tekanan dari Presiden AS Donald Trump dan CEO SpaceX Elon Musk, yang meminta agar Wilmore dan Williams dikembalikan lebih awal dari yang direncanakan NASA semula.
Kedua astronaut tersebut sebelumnya telah tinggal di ISS lebih lama dari yang direncanakan karena pesawat ruang angkasa Starliner milik Boeing telah membawa mereka ke sana, tetapi tidak dapat kembali ke Bumi karena masalah teknis. Trump dan Musk menuduh pemerintahan Biden menunda kepulangan Wilmore dan Williams.
NASA mengonfirmasi bahwa kedua astronaut tersebut selamat dan terus berpartisipasi dalam penelitian dan pemeliharaan ISS bersama rekan-rekan mereka. Astronaut Williams mengatakan: "Kami masih menjalankan misi kami setiap hari, bekerja di luar angkasa masih sangat menyenangkan." Astronaut ini juga mengungkapkan keinginannya untuk segera berkumpul kembali dengan keluarga dan hewan peliharaannya sekembalinya.
Cao Phong (menurut SpaceX, NASA, DW)
[iklan_2]
Sumber: https://www.congluan.vn/spacex-hoan-nhiem-vu-giai-cuu-cac-phi-hanh-gia-iss-vao-phut-chot-post338303.html
Komentar (0)