Dengan demikian, program hiburan tersebut memikat penonton dengan melodi dan lirik yang indah di tengah hiruk pikuk kawasan komersial Cai Khe. Banyak pejalan kaki juga berhenti untuk menikmati program tersebut, memberikan tepuk tangan untuk setiap penampilan.
Tak lama setelah berdirinya Pusat Pelayanan Komprehensif Kelurahan Cai Khe, wilayah tersebut mulai memperkuat kegiatan budaya, seni, dan olahraga untuk melayani masyarakat dengan lebih baik. Klub Musik dan Panggung Tradisional mengadakan pertemuan setiap Sabtu malam, dengan ruang pertemuan yang lengkap dan nyaman. Selain penasihatnya, Seniman Berprestasi Dao Xinh, klub ini juga memiliki banyak seniman berbakat seperti musisi Van Quyt, komposer Thanh Trang, dan seniman Le Huu Ly…
Menurut pengrajin Le Huu Ly, ketua klub, "Sejak awal ketika kami masih belum mengenal dan menghadapi kesulitan terkait fasilitas dan alat musik, klub ini didirikan dengan lebih dari 30 anggota, termasuk dua kelompok tari dan seni pertunjukan anak-anak. Meskipun memiliki profesi dan usia yang berbeda, semua orang memiliki minat yang sama terhadap seni. Klub ini memiliki pengrajin berpengalaman yang selalu siap mengajar, dan juga banyak anak muda yang antusias yang menjaga semangat itu tetap hidup. Itu adalah keunggulan mendasar," tegas Bapak Le Huu Ly.
Seniman Van Quyt lebih lanjut menyampaikan bahwa ia sangat senang melihat klub tersebut memiliki banyak anggota muda dan akan dengan sepenuh hati mewariskan keahliannya. Baginya, itulah cara untuk menjaga agar musik rakyat tradisional Vietnam Selatan tetap hidup di tengah kehidupan kontemporer.
Bapak Tran Trong Khoi, Wakil Ketua Komite Rakyat Kelurahan Cai Khe, percaya bahwa pembentukan klub ini hanyalah permulaan. Agar klub dapat beroperasi secara efektif, memperdalam dampaknya, dan benar-benar menjadi rumah bersama bagi mereka yang mencintai musik dan nyanyian tradisional, perlu dikembangkan peraturan operasional dan diadakannya kegiatan yang teratur dan terorganisir. Klub juga harus fokus pada pewarisan keterampilan, secara aktif mencari, menemukan, dan membina bakat-bakat muda, terutama remaja di kelurahan, menanamkan rasa bangga dan cinta terhadap seni tradisional kepada mereka.
Secara khusus, para ketua lingkungan menyarankan agar klub tersebut mendiversifikasi kegiatannya agar selaras dengan gerakan lokal. “Dewan pengurus perlu berkoordinasi secara proaktif dengan Dinas Kebudayaan dan Urusan Sosial lingkungan untuk membawa pertunjukan klub ke hari libur besar dan acara politik , budaya, dan sosial. Mereka juga harus meneliti dan secara halus mengintegrasikan konten yang mempromosikan pembangunan kehidupan perkotaan yang berbudaya dan beradab ke dalam karya seni dengan cara yang mudah dipahami,” tegas Bapak Tran Trong Khoi.
Di tengah hiruk pikuk jalanan pasar dan hiruk pikuk kehidupan perkotaan, melodi lagu-lagu rakyat tradisional Vietnam Selatan dan Utara bergema. Musik dan nyanyian Klub Musik Tradisional Kelurahan Cai Khe menampilkan vitalitas abadi warisan ini dan mengungkapkan perasaan tulus dari mereka yang mencintai dan melestarikan bentuk seni ini, memastikan keberlangsungannya.
Teks dan foto: DANG HUYNH
Sumber: https://baocantho.com.vn/suc-song-don-ca-tai-tu-noi-pho-thi-a206215.html








Komentar (0)