Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Mengapa kulit saya masih terasa kering meskipun sudah menggunakan pelembap?

VnExpressVnExpress30/09/2023


Kulit kering dapat disebabkan oleh terlalu sering mencuci muka dalam sehari, jarang menggunakan pelembap atau eksfolian, dan pola makan yang buruk.

Kulit kering sangat umum dan dapat memengaruhi banyak orang tanpa memandang usia, jenis kelamin, kesehatan, atau kebiasaan perawatan kulit. Permukaan kulit seringkali kasar, bersisik, gatal, dan garukan berlebihan dapat menyebabkan kerusakan dan infeksi.

Jika Anda rutin melembapkan kulit tetapi kulit Anda tetap kering, Anda perlu meninjau faktor-faktor berikut yang berkaitan dengan kebiasaan, lingkungan tempat tinggal, dan kondisi kesehatan Anda.

Terlalu sering mandi atau mencuci muka.

Sering mandi dan mencuci muka dapat menghilangkan zat-zat yang terbuat dari minyak dan berbagai asam (asam amino, asam hialuronat) yang membantu menjaga kelembapan kulit secara alami. Zat-zat ini bertindak sebagai penghalang untuk mempertahankan kelembapan di dalam kulit.

Demikian pula, sering mencuci tangan dan menggunakan pembersih tangan juga dapat mengeringkan kulit. Banyak sabun bersifat basa, menyebabkan iritasi dan menghilangkan kelembapan alami. Oleh karena itu, Anda sebaiknya hanya mencuci tangan satu atau dua kali sehari, menepuk-nepuk kulit hingga kering secara lembut alih-alih menggosok, lalu mengoleskan pelembap.

Gunakan produk yang beraroma wangi.

Wewangian dalam produk perawatan kulit, deterjen pakaian, dan pelembut kain juga dapat menyebabkan iritasi dan kulit kering. Wanita yang sering menggunakan produk beraroma dan memiliki kulit sensitif berisiko lebih tinggi mengalami masalah ini.

Menggunakan pelembap yang sudah kedaluwarsa

Jika pelembap Anda terasa kurang efektif dari sebelumnya, periksa tanggal kedaluwarsanya. Meskipun biasanya memiliki masa simpan yang panjang, bahan-bahan dalam produk dapat kehilangan efektivitasnya seiring waktu. Menyimpan pelembap di tempat dengan suhu tinggi seperti di dekat jendela atau kompor dapat memengaruhi kualitasnya.

Jangan melakukan eksfoliasi.

Kulit terus-menerus melepaskan sel-sel kering dan mati, lalu menggantinya dengan sel-sel baru. Terkadang, sel-sel mati menumpuk di permukaan kulit, membuatnya tampak bersisik. Eksfoliasi seminggu sekali membantu menjaga kulit tetap halus dan memungkinkan kulit menyerap nutrisi dengan lebih baik.

Alasan tak terduga di balik kulit kering / Mengapa kulit saya tetap kering meskipun sudah menggunakan pelembap?

Jerawat yang muncul, ditambah dengan kurangnya pengelupasan kulit, dapat berdampak negatif pada kulit. (Gambar: Freeepik)

Mandi air panas

Meskipun mandi air panas yang lama mungkin terasa menyenangkan, panas dan kontak yang terlalu lama dengan air dapat menghilangkan minyak alami kulit. Sebaiknya batasi mandi air hangat maksimal 10 menit. Tepuk-tepuk kulit hingga kering dengan handuk, jangan digosok, lalu oleskan pelembap.

Gunakan pendingin ruangan.

Kulit kering di musim panas juga bisa disebabkan oleh penggunaan AC yang berlebihan. Keluarga dapat mempertimbangkan untuk menambahkan pelembap udara di rumah mereka, terutama jika mereka tinggal di iklim kering.

Pergi berenang

Klorin dalam air kolam renang juga membuat kulit lebih berpori, menyebabkan kelembapan menguap. Klorin juga dapat menyebabkan kemerahan, gatal, bengkak, atau pengelupasan kulit. Penting untuk mandi dan melembapkan kulit setelah berenang.

Kurangi minum air.

Sekitar 20% lapisan epidermis terdiri dari air. Dehidrasi menyebabkan kulit kehilangan elastisitasnya. Minum banyak air dapat meningkatkan hidrasi kulit dan mengatasi kekeringan.

Minum air yang cukup berkontribusi pada kesehatan secara keseluruhan dan kesehatan kulit. Foto: Freepik

Minum air yang cukup membantu menjaga kesehatan kulit Anda. Foto: Freepik

Kekurangan nutrisi

Nutrisi yang tidak memadai juga memengaruhi kesehatan kulit. Kekurangan vitamin dan mineral tertentu dapat mencegah kulit menjadi halus dan bercahaya. Nutrisi penting untuk kulit sehat meliputi seng, vitamin B, C, D, dan E. Minyak ikan, kolagen, dan asam hialuronat harus ditambahkan melalui makanan atau suplemen.

Usia

Seiring bertambahnya usia, epidermis kehilangan air dan menghasilkan lebih sedikit minyak, yang menyebabkan kulit kering dan kasar. Menurut American Academy of Dermatology (AAD), sebagian besar orang mengalami kulit kering pada usia 60 tahun. Orang dewasa yang lebih tua juga lebih mungkin memiliki kondisi medis atau menggunakan obat-obatan yang menyebabkan kulit kering.

Anh Ngoc (Menurut Kesehatan Sangat Baik )



Tautan sumber

Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Foto kenangan dari hari pelatihan.

Foto kenangan dari hari pelatihan.

Paman Ho di hati masyarakat.

Paman Ho di hati masyarakat.

Gambar indah seorang ayah yang bermain dengan anaknya.

Gambar indah seorang ayah yang bermain dengan anaknya.