Peringatan Hari Nasional ke-80 2.9 semakin dekat dengan antisipasi besar dari masyarakat.
Menurut Dr. Bui Quoc Liem ( Dosen Komunikasi Profesional, Fakultas Komunikasi dan Desain, Universitas RMIT Vietnam ), Vietnam dapat mengubah acara penting ini menjadi landasan peluncuran media, yang menegaskan posisi dan semangat nasionalnya di mata teman-teman internasional.
Dalam konteks globalisasi yang mendalam, citra nasional tidak lagi menjadi konsep yang abstrak tetapi telah menjadi aset strategis yang perlu dikelola secara profesional.
Hubungan masyarakat (PR) acara khusus – juga dikenal sebagai aktivitas komunikasi seputar acara besar – telah muncul sebagai alat yang efektif dalam membangun merek suatu bangsa.
Tidak seperti pemasaran destinasi atau pemasaran kota, strategi merek nasional bertujuan pada citra keseluruhan suatu negara: dari politik , ekonomi, budaya hingga masyarakatnya.
Khususnya, acara-acara khusus yang bertaraf internasional berperan sebagai “landasan peluncuran media” untuk mendekatkan negara tersebut dengan masyarakat global.
Di seluruh dunia , acara seperti Olimpiade, pertemuan puncak, dan pameran dunia (EXPO) tidak hanya menjadi tempat pertukaran tetapi juga panggung bagi negara-negara untuk menunjukkan nilai-nilai, identitas, kapasitas organisasi, dan peran mereka dalam komunitas internasional.
Kehadiran global melalui acara-acara ini membantu negara-negara mempercepat proses membangun citra positif, alih-alih menunggu efek kampanye jangka panjang.
Terutama di era media digital, informasi dapat menyebar secara instan, membantu acara melampaui batas geografis dan menjangkau jutaan pemirsa global.
Parade militer baru-baru ini untuk merayakan ulang tahun ke-50 Pembebasan Selatan dan Hari Penyatuan Kembali Nasional (30 April 1975 – 30 April 2025) merupakan contoh menonjol tentang bagaimana Vietnam memanfaatkan acara khusus untuk memperkuat strategi pencitraan merek nasionalnya.
Peristiwa ini tidak hanya memiliki makna sejarah yang besar dan membangkitkan kebanggaan nasional, tetapi juga dianggap sebagai keputusan strategis humas nasional yang tajam.
Menyelenggarakan perayaan besar dan profesional di Kota Ho Chi Minh tidak hanya menunjukkan kekuatan pertahanan nasional tetapi juga menyampaikan pesan negara yang damai , stabil, dan berkembang.
Lebih dari 13.000 orang dari angkatan bersenjata, polisi, milisi, veteran, pemuda, wanita, pelajar dan perwakilan Vietnam di luar negeri berpartisipasi dalam parade tersebut.
Salah satu tujuan utama Vietnam dalam menyelenggarakan acara ini adalah untuk menegaskan kembali kedaulatan dan kemerdekaan nasional, sambil menyebarkan nilai perdamaian dan aspirasi untuk pembangunan.
Perayaan ini merupakan kesempatan untuk menegaskan kapasitas Vietnam dalam menyelenggarakan acara berskala besar, sekaligus memposisikan negara tersebut sebagai mitra yang terhormat dan berwibawa di kancah internasional, yang memelihara tradisi historis sekaligus secara aktif berintegrasi.
Setelah suksesnya perayaan tanggal 30 April, program untuk merayakan ulang tahun ke-80 Revolusi Agustus dan Hari Nasional di Hanoi diharapkan dapat menciptakan dampak yang kuat, dengan banyak kesempatan yang berharga untuk berbagi citra Vietnam dan semangat nasional Vietnam dengan teman-teman di seluruh dunia.
Untuk memastikan liputan maksimal, strategi humas dan komunikasi suatu acara nasional perlu dilaksanakan secara komprehensif melalui berbagai saluran.
Mengundang pers dan reporter internasional dari kantor berita besar untuk meliput acara tersebut akan menciptakan aliran informasi yang berkelanjutan dan mendalam. Stasiun televisi internasional dapat menyiarkan secara langsung, membantu gambar dan pesan acara tersebut menjangkau jutaan pemirsa.
Media sosial telah menjadi alat penyebaran yang efektif, memungkinkan informasi diperbarui secara instan dan menciptakan interaksi multidimensi dengan publik global. Kolaborasi dengan mitra media internasional serta influencer (KOL) membantu memperluas pengaruh dan menjangkau audiens yang beragam.
Selain itu, situs web resmi acara tersebut bertindak sebagai “pusat informasi” dengan konten yang autentik, terkini, dan konsisten.
Untuk meningkatkan efektivitas komunikasi, pesan-pesan inti diintegrasikan ke dalam keseluruhan desain dan penyelenggaraan acara. Dalam dua acara besar tahun ini di Vietnam, nilai-nilai seperti perdamaian, stabilitas, pembangunan berkelanjutan, dan identitas budaya nasional sering ditekankan.
Citra "bangsa untuk perdamaian" dan "model pembangunan pascaperang yang sukses" ditunjukkan melalui detail organisasi, alih-alih sekadar pernyataan. Pendekatan "tunjukkan, jangan hanya ceritakan" membantu meningkatkan kredibilitas dan dampak emosional pada publik internasional.
Di samping itu, keberhasilan strategi humas nasional ini bergantung pada koordinasi yang sinkron antara lembaga-lembaga fungsional: Kementerian Luar Negeri mengoordinasikan komunikasi luar negeri, lembaga-lembaga pengelola pariwisata, budaya, dan olahraga melaksanakan kegiatan-kegiatan promosi paralel, menyelenggarakan program-program sampingan untuk pers internasional, dengan demikian memastikan pesan yang konsisten dan mengoptimalkan dampak media dari acara tersebut.
Peristiwa besar dapat membantu Vietnam dipandang sebagai pemain penting di kawasan dan dunia, dan memposisikan dirinya sebagai model pembangunan ekonomi yang makmur dan contoh pemulihan pascaperang.
Hal ini menunjukkan peningkatan kapabilitas soft power, yang berkontribusi signifikan terhadap posisi diplomatik, keakraban, dan reputasi negara. Selain itu, pertumbuhan statistik pariwisata yang impresif pasca-acara tersebut juga memberikan bukti empiris yang kuat akan manfaat ekonomi yang nyata.
Acara-acara khusus memberikan kesempatan emas untuk mempromosikan citra negara, masyarakatnya, dan potensi pembangunannya. Melalui media global, unsur-unsur budaya, kuliner, dan keindahan alam negara ini diperkenalkan secara efektif dan autentik.
Pada saat yang sama, acara-acara ini juga merupakan landasan penting untuk meningkatkan kerja sama ekonomi, menarik investasi asing melalui penandatanganan perjanjian-perjanjian besar, dan memperkuat kepercayaan investor terhadap stabilitas politik dan pertumbuhan ekonomi negara ini.
Memanfaatkan citra positif negara dari acara tersebut menjadi aset yang sangat berharga dalam strategi branding jangka panjang.
Untuk membangun nilai merek nasional yang berkelanjutan, komunikasi pasca-acara memainkan peran penting dalam mempertahankan dan mengembangkan efek positif awal.
Hal ini memerlukan strategi penjangkauan dan keterlibatan yang berkelanjutan di berbagai platform, termasuk kampanye promosi pariwisata, inisiatif diplomasi budaya, dan pemanfaatan saluran media digital.
Keberhasilan sesungguhnya dari PR acara terletak pada kemampuan untuk mengubah konsep abstrak menjadi persepsi konkret dan berkesan, serta mempertahankannya secara berkelanjutan, yang secara autentik mewakili atribut kekuatan lunak suatu negara.
Apa pelajaran terbesarnya? Humas acara khusus bukan sekadar aktivitas komunikasi tunggal, melainkan bagian dari strategi nasional yang komprehensif, yang membutuhkan koordinasi erat antara instansi pemerintah, pelaku bisnis, media, dan komunitas internasional.
Di era diplomasi lunak, negara yang tahu cara menceritakan kisahnya secara meyakinkan dan konsisten akan memenangkan hati publik global.
Sumber: https://baovanhoa.vn/van-hoa/tan-dung-su-kien-lon-de-phat-trien-thuong-hieu-quoc-gia-lau-dai-163617.html
Komentar (0)