Yang hadir dalam pertemuan tersebut adalah Kolonel Nguyen Dinh Huan, Komandan Penjaga Perbatasan Provinsi Son La dan Mayor Jenderal Khammuong Khotvongkhun, Komandan Komando Militer Provinsi Huaphanh.
Dalam pertemuan tersebut, Kolonel Nguyen Dinh Huan mengusulkan untuk terus memperkuat pertukaran dan berbagi informasi, mempertahankan patroli bilateral, dan berkoordinasi untuk menjaga keamanan dan ketertiban politik di wilayah perbatasan. Pihak Laos setuju dan mengusulkan untuk meningkatkan sosialisasi hukum dan meningkatkan kesadaran akan perlindungan perbatasan di antara masyarakat di wilayah perbatasan kedua negara. Selain itu, pertukaran antarmasyarakat seperti kegiatan budaya dan olahraga juga perlu dipertahankan untuk memperkuat hubungan dan kerja sama antara Provinsi Son La dan Provinsi Huaphanh.
Mayor Jenderal Khammuong Khotvongkhun, Panglima Komando Militer Provinsi Huaphanh, berpidato dalam pertemuan tersebut. (Foto: Surat Kabar Nhan Dan). |
Son La dan Huaphanh adalah dua provinsi perbatasan Vietnam dan Laos. Belakangan ini, kedua belah pihak telah menjaga tradisi solidaritas khusus antara Vietnam dan Laos, dengan secara berkala bertukar dan berkoordinasi dalam pengelolaan dan perlindungan perbatasan; melaksanakan perjanjian secara ketat, dan segera menangani insiden yang muncul.
Sejak kuartal ketiga tahun 2024 hingga saat ini, kedua belah pihak telah melakukan 21 patroli bilateral dengan melibatkan 470 perwira dan prajurit.
Dalam pemberantasan kejahatan, Garda Perbatasan Provinsi Son La menangani 58 kasus dan menangkap 71 orang. Barang bukti yang disita antara lain: 8 kue dan 111,22 gram heroin; 683.013 pil narkoba sintetis; 2.001 kg sabu-sabu; 1 kg ketamin; 971,36 gram resin opium; 432 kg petasan; 1 senjata api, 1 peluru; 360 gram bubuk mesiu; serta 3 mobil, 18 sepeda motor, 29 ponsel, dan uang tunai senilai 110,84 juta VND.
Selain itu, pasukan Penjaga Perbatasan Son La berkoordinasi dengan otoritas Laos untuk menangkap 6 kasus yang melibatkan 7 subjek, menyita 5g heroin, 4.878 pil narkoba sintetis, 1 sepeda motor dan 2 telepon seluler.
Pengawasan imigrasi diterapkan secara ketat. Pihak berwenang menyelesaikan prosedur untuk 38.385 pintu masuk dan 38.608 pintu keluar; wilayah perbatasan saja memiliki 34.814 pintu masuk dan 30.332 pintu keluar, beserta berbagai jenis barang yang melintas.
Komando Penjaga Perbatasan Provinsi Son La dan Komando Militer Provinsi Huaphanh menandatangani nota kesepahaman. (Foto: Surat Kabar Nhan Dan) |
Kegiatan pertukaran dan kerja sama persahabatan antara kedua belah pihak terus dilakukan secara rutin selama liburan dan Tet. Selain itu, Penjaga Perbatasan Provinsi Son La terus melaksanakan program "Membantu Anak-Anak Bersekolah", dengan memberikan bantuan sebesar 500.000 VND per bulan kepada 12 siswa Laos yang berada dalam kondisi sulit.
Di akhir pembicaraan, kedua belah pihak menyepakati delapan konten utama yang perlu dikoordinasikan dalam waktu mendatang dan menandatangani nota kesepahaman sebagai dasar pelaksanaan.
Penjaga Perbatasan Son La ditugaskan untuk mengelola dan melindungi lebih dari 274 km perbatasan nasional, berbatasan dengan dua provinsi Huaphanh dan Luang Prabang (Lao PDR), di distrik Sop Cop, Song Ma, Mai Son, Yen Chau, Moc Chau dan Van Ho. Hingga saat ini, pasukan Penjaga Perbatasan provinsi telah menjalin hubungan kembar antara 10 pos perbatasan Vietnam dan 3 perusahaan penjaga perbatasan Laos. Pada saat yang sama, pasukan ini juga telah memberikan saran tentang penyelenggaraan hubungan kembar antara 7 desa di wilayah perbatasan kedua negara. Kegiatan-kegiatan ini telah berkontribusi dalam memperkuat solidaritas dan persahabatan antara penjaga perbatasan dan masyarakat kedua belah pihak, menuju pembangunan perbatasan yang damai, kooperatif, dan maju. |
Sumber: https://thoidai.com.vn/tang-cuong-hop-tac-bao-ve-bien-gioi-gan-ket-tinh-huu-nghi-viet-lao-215529.html
Komentar (0)