Lepaskan kembali monyet emas ke Taman Nasional U Minh Ha.
Pos Penjaga Hutan Bac Lieu (di bawah Departemen Perlindungan Hutan Provinsi Ca Mau) baru-baru ini bekerja sama dalam melepaskan kembali seekor hewan liar ke habitat aslinya di Taman Nasional U Minh Ha.
Báo Cà Mau•22/05/2026
Dua penyu laut langka diselamatkan dan dilepaskan kembali ke alam liar.
Para penyelamat menyelamatkan seekor penyu laut seberat lebih dari 60 kg yang terperangkap dalam jaring.
Biawak langka dilepasliarkan kembali ke Taman Nasional U Minh Ha.
Individu tersebut telah diidentifikasi sebagai monyet rhesus (nama ilmiah Macaca mulatta), dengan berat sekitar 15 kg, termasuk dalam kelompok IIB dalam Daftar Tumbuhan dan Hewan Hutan yang Terancam Punah, Langka, dan Berharga sesuai dengan Surat Edaran Menteri Pertanian dan Lingkungan Hidup Nomor 85.
Para petugas dari Departemen Perlindungan Hutan Bac Lieu melepaskan seekor monyet emas kembali ke habitat aslinya.
Sebelumnya, Bapak Do Duy Dieu (berdomisili di Dusun 5, Kelurahan Bac Lieu) memperhatikan monyet tersebut muncul dan membuat masalah di halaman rumahnya beberapa kali, sehingga ia memasang perangkap untuk memastikan keselamatan keluarganya dan warga sekitar. Setelah menangkap monyet tersebut, ia secara proaktif melaporkannya dan secara sukarela menyerahkannya kepada dinas pengelolaan hutan untuk dilepaskan kembali ke alam liar.
Setelah menerima monyet tersebut, Dinas Perlindungan Hutan Bac Lieu menyelesaikan prosedur yang diperlukan dan melepaskan kembali monyet emas itu ke lingkungan hutan yang sesuai dengan habitatnya.
Sebelum dilepas kembali ke alam liar, monyet rhesus tersebut diperiksa dan ditemukan dalam kondisi kesehatan yang baik.
Selama periode terakhir, penyebaran dan popularisasi hukum di bidang kehutanan telah berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran dan rasa tanggung jawab di kalangan masyarakat dalam melindungi hutan dan satwa liar.
Penyerahan sukarela hewan liar langka oleh masyarakat tidak hanya mendukung upaya pengelolaan tetapi juga berkontribusi pada konservasi keanekaragaman hayati dan perlindungan lingkungan alam.
Komentar (0)