
Kondisi fisik pemain Vietnam semakin membaik - Foto: QUANG DINH
Jangan menyalahkan semuanya pada "genetika."
Banyak orang tua khawatir anak-anak mereka bertubuh kecil, takut mereka akan lemah di kemudian hari, tidak mampu belajar, berolahraga , atau melakukan pekerjaan berat. Dalam kasus seperti itu, istilah "warisan genetik" seringkali secara otomatis digunakan sebagai penjelasan.
Memang benar bahwa gen menentukan struktur kerangka, tetapi seberapa baik struktur itu berkembang, apakah kuat atau lemah, sangat bergantung pada bagaimana struktur itu dipelihara dan dilatih. Sederhananya, gen menyediakan cetak biru, tetapi apakah rumah itu tinggi atau pendek bergantung pada bagaimana Anda membangunnya.
Generasi pemain yang lebih muda dan perubahan yang terlihat jelas.
Dalam beberapa tahun terakhir, sepak bola Vietnam telah menyaksikan munculnya banyak pemain muda dengan fisik dan tingkat kebugaran yang lebih baik dari sebelumnya. Ini bukan karena keberuntungan, melainkan hasil dari investasi sistematis dalam nutrisi dan ilmu olahraga sejak usia dini.
Nutrisi, landasan kebugaran fisik.
Banyak orang masih berpikir "makan banyak itu baik untuk kesehatan." Namun, bagi anak-anak yang sedang tumbuh atau atlet, makan banyak saja tidak cukup; mereka harus makan makanan yang tepat.
Bayangkan tubuh Anda sebagai sebuah mobil: karbohidrat adalah bahan bakar yang membuat mobil tetap berjalan (nasi, kentang, mi, dan pasta sebaiknya dikonsumsi dalam jumlah sedang). Protein adalah bahan pembangun kerangka mobil, yaitu otot (telur, ikan, daging, susu).
Lemak bertindak sebagai pelumas, seperti oli mesin, membantu sistem kardiovaskular dan endokrin berfungsi dengan lancar dan stabil. Sementara itu, sayuran hijau dan buah-buahan bertindak sebagai sistem pendingin dan penyaring, membantu menghilangkan racun, membersihkan "mesin," dan menjaga komponennya berkat vitamin dan serat.
Pada akhirnya, keterampilan seorang pengemudi adalah sistem saraf, yang mengendalikan seluruh kendaraan agar beroperasi dengan aman. Pola makan seimbang adalah kunci untuk umur panjang "kendaraan" tersebut. Secara khusus, mikronutrien seperti kalsium, vitamin D, dan magnesium memainkan peran penting dalam tinggi badan dan daya tahan.
Jika terjadi kekurangan selama "periode emas" sebelum usia 18 tahun, tulang akan kesulitan mencapai potensi penuhnya, tidak peduli seberapa bagus gennya.
Pelatihan ilmiah, bukan penyiksaan diri.
Sepak bola modern tidak lagi berfokus pada "berlari hingga kelelahan." Tujuan ilmu olahraga saat ini adalah untuk membantu jantung, paru-paru, dan otot menggunakan oksigen secara lebih efisien.
Jika dilatih dengan benar, jantung memompa darah lebih efisien, paru-paru mengembang lebih banyak, dan "pabrik energi" di dalam sel, yang disebut mitokondria, berfungsi lebih efektif, membantu pemain menjadi lebih tangguh dan pulih lebih cepat.
Satu poin yang sangat penting namun sering diabaikan adalah bahwa kebugaran tidak meningkat selama berolahraga, melainkan selama istirahat. Setelah setiap latihan, otot mengalami kerusakan yang tidak terlihat, yang dikenal sebagai kerusakan mikro.
Jika tubuh mendapat nutrisi yang baik dan cukup tidur, tubuh akan memperbaiki dirinya sendiri, sembuh, dan menjadi lebih kuat dari sebelumnya. Inilah mekanisme "superkompensasi", dasar dari kebugaran fisik yang berkelanjutan.
Ilmu pengetahuan dunia telah membuktikan bahwa selain gen, nutrisi dan olahraga juga memainkan peran penting.
Banyak penelitian terpercaya menunjukkan bahwa gen hanya menentukan sekitar 20-30% tinggi badan, sisanya bergantung pada nutrisi, olahraga, dan lingkungan tempat tinggal.
Laporan dari FIFA dan UEFA juga mencatat bahwa pemain Eropa saat ini rata-rata 5-7 cm lebih tinggi daripada generasi sebelumnya berkat peningkatan nutrisi dan pengobatan olahraga.
Jepang dan Korea Selatan adalah contoh utama efektivitas investasi jangka panjang dalam nutrisi sekolah. Vietnam berada di jalur yang benar berkat sekolah pelatihan sepak bola untuk anak muda.
Kebugaran fisik bukan hanya untuk pemain.
Tidak hanya atlet, tetapi juga pelajar, pekerja, dan lansia membutuhkan dasar kebugaran fisik yang baik.
Alih-alih mengandalkan "penambah energi" instan, mari kita kembali ke tiga prinsip mendasar: makan seimbang, olahraga teratur, dan istirahat yang cukup.
Sumber: https://tuoitre.vn/the-luc-cau-thu-qua-trinh-tu-ban-an-den-san-tap-20260121001523811.htm







Komentar (0)