Banyak calon mahasiswa dan orang tua yang bingung dengan perubahan mendadak dalam pengumuman nilai penerimaan Universitas Ibu Kota Hanoi .
Secara spesifik, setelah mengumumkan nilai acuan resmi pada sore hari tanggal 22 Agustus, sekolah tersebut tiba-tiba membuat pengumuman kedua yang mengumumkan bahwa nilai penerimaan untuk beberapa jurusan berdasarkan kombinasi C00 (sastra, sejarah, geografi) meningkat sebesar 0,75 poin, yang menyebabkan banyak kandidat yang mengira mereka telah lulus tiba-tiba gagal dalam keinginan mereka.
Peristiwa ini bermula pada sore hari tanggal 22 Agustus, ketika Universitas Ibukota Hanoi mengeluarkan Pemberitahuan No. 1324 tentang nilai standar untuk universitas reguler tahun 2025. Dokumen ini mengumumkan nilai penerimaan umum berkisar antara 20,86 hingga 27,38 poin dan memiliki kalimat yang cukup umum: "Nilai penerimaan adalah nilai setelah konversi ekuivalen antar metode".
Pengumuman ini tidak menjelaskan kombinasi mana yang digunakan sebagai dasar perhitungan patokan akhir, sehingga menimbulkan kebingungan bagi para kandidat.


Dokumen mengenai nilai penerimaan di Universitas Ibu Kota Hanoi dikeluarkan dan diumumkan berjauhan, sehingga menimbulkan kesalahpahaman (Tangkapan Layar).
Pada sore hari tanggal 23 Agustus, hampir sehari setelah pengumuman pertama, halaman Facebook resmi sekolah tersebut mengunggah pengumuman lain, dengan mengutip dokumen nomor 1327 (ditandatangani pada hari yang sama dengan tanggal 22 Agustus tetapi 3 tanggal kemudian) untuk mengumumkan skor tolok ukur khusus bagi kandidat yang menggunakan kombinasi C00.
Perlu disebutkan bahwa skor acuan 10 jurusan dalam kelompok ini semuanya meningkat sebesar 0,75 poin dibandingkan dengan pengumuman awal.
Insiden ini memicu reaksi negatif. Banyak kandidat mengandalkan pengumuman pertama untuk membandingkan skor mereka dan mengira mereka lulus, tetapi "terkejut" ketika skor acuan disesuaikan.
Seketika serangkaian komentar membanjiri halaman Facebook sekolah tersebut, menuntut penjelasan yang jelas.
Menurut penelitian, alasan perubahan ini terletak pada pengumuman sebelumnya oleh sekolah tentang ambang batas nilai dasar, yang dikeluarkan pada tanggal 23 Juli.
Dalam dokumen ini, sekolah menetapkan: "Untuk jurusan dengan kombinasi C00, kombinasi yang tersisa (bukan kombinasi C00) akan ditambahkan 0,75 poin pada skala 30 poin".

Pemberitahuan tentang deviasi standar Universitas Ibu Kota Hanoi (Tangkapan Layar).
Akan tetapi, ketentuan inilah yang menjadi inti kesalahpahaman.
Seorang kandidat berbagi: "Sekolah hanya mengatakan bahwa kombinasi lain akan diberi poin tambahan, tetapi tidak menyebutkan bahwa kombinasi C00 akan diberi poin tambahan 0,75 ketika mempertimbangkan skor acuan. Lebih lanjut, kedua dokumen yang mengumumkan skor acuan tidak diumumkan secara bersamaan, membuat kami berpikir kami lulus tetapi gagal."
Pada sore hari tanggal 24 Agustus, Universitas Ibukota Hanoi secara resmi angkat bicara mengenai masalah di atas. Menurut pihak universitas, pada tanggal 23 Juli, pihak universitas telah membuat pengumuman publik (Nomor Pengumuman 1167/TB-DHTĐHN) yang menentukan perbedaan skor antara kelompok C00 dan kelompok penerimaan lainnya terkait metode penggunaan skor ujian SMA untuk mempertimbangkan penerimaan ke jurusan. Oleh karena itu, kelompok selain kelompok C00 akan diberikan tambahan 0,75 poin pada skala 30 poin.
"Sekolah menegaskan kembali bahwa informasi mengenai penyimpangan skor kombinasi C00 telah diungkapkan kepada publik oleh sekolah secara jelas dan transparan, sesuai dengan peraturan, dan tepat waktu," demikian bunyi pengumuman tersebut.
Menjelaskan pengumuman nilai acuan dalam dua dokumen, unit ini mengatakan bahwa hal ini membantu kandidat untuk mencari informasi dengan mudah, terutama bagi kandidat yang menggunakan kombinasi C00 sesuai metode nilai ujian sekolah menengah atas untuk penerimaan.
Namun demikian, unit ini mengakui bahwa keputusan pengumuman nilai penerimaan dalam dua pengumuman pada awalnya dimaksudkan agar jelas, transparan, dan memudahkan calon peserta dalam mencari informasi.
Namun, teknik penerbitan dokumen yang tidak terpadu menyebabkan kesalahpahaman di antara calon mahasiswa dan orang tua, sehingga menciptakan opini publik yang negatif. Universitas Ibukota Hanoi telah mengkritik keras para penanggung jawab dan sungguh-sungguh belajar dari pengalaman mereka untuk melaksanakan tugas pendaftaran, komunikasi, dan konsultasi pendaftaran dengan lebih baik.
Meski pihak sekolah sudah angkat bicara untuk memberikan penjelasan, namun masih banyak pendapat yang menyatakan tidak setuju dengan pengumuman tersebut karena jelas informasi yang disampaikan pihak sekolah kurang logis dan tidak ilmiah .
Sumber: https://dantri.com.vn/giao-duc/thi-sinh-nga-ngua-vi-diem-chuan-mot-dai-hoc-tang-075-diem-khoi-c00-20250824104803498.htm
Komentar (0)