Situs web Miss Grand International (MGI) mengumumkan identitas juri kedelapan untuk kompetisi MGI All Stars 2026 sebagai Psi Scott, pewaris Singha Group, yang menyebabkan kehebohan di forum kontes kecantikan.
Psi Scott diperkenalkan di halaman utama MGI sebagai aktivis sosial terkenal di Thailand. Namanya saat ini menarik perhatian penggemar Vietnam setelah ia angkat bicara menuduh saudara laki-lakinya, Pi Sunith Scott, melakukan pelecehan seksual terhadapnya sejak usia 12 hingga 24 tahun.


Dalam sebuah video yang diunggah di media sosial, Psi Scott menangis tersedu-sedu saat menceritakan kembali peristiwa yang mengejutkan opini publik di Thailand. Psi Scott juga menegaskan bahwa semua anggota keluarganya mengetahui insiden tersebut, tetapi tidak ada seorang pun yang membela atau membantunya.
Pi Sunith Scott – kakak laki-laki Psi Scott – adalah pewaris grup bir Singha yang terkenal di Thailand. Ia menikah dengan aktris Mild Lapassalan, dan saat ini istrinya sedang hamil.
Menyusul tuduhan dari adik laki-lakinya, Pi Sunith Scott menjelaskan dan membantah tuduhan tersebut. Banyak artis terkenal Thailand juga menyatakan dukungan mereka untuk Pi Sunith Scott dan Mild Lapassalan. Namun, di bawah tekanan opini publik, banyak artis terpaksa mengeluarkan permintaan maaf.
Menghadapi gelombang kemarahan dan dampak negatif, CEO Singha Corporation mengumumkan bahwa Pi Sunith Scott telah resmi dicopot dari semua jabatannya di perusahaan dan anak perusahaannya.
Singha Group juga berkomitmen untuk bekerja sama sepenuhnya dengan pihak berwenang untuk menyelidiki dan mengklarifikasi kebenaran, memastikan keadilan tanpa adanya upaya menutup-nutupi.
Berbeda dengan kemerosotan karier saudaranya, Psi Scott menerima dukungan kuat dari masyarakat dan terutama dari Bapak Nawat, yang mengundangnya untuk mengambil peran sebagai juri di MGI All Stars 2026.
Menjelaskan keputusan ini, Bapak Nawat mengatakan bahwa ia telah mengamati Psi sejak lama, terutama setelah menyaksikan bagaimana Psi menunjukkan pola pikir dan kekuatannya di program Hone Krasae.
Pak Nawat juga secara terang-terangan mengkritik kemunafikan keluarga-keluarga kaya: "Mereka memiliki merek-merek besar, selalu dikaitkan dengan citra mensponsori kegiatan amal, mendukung olahraga , dan mempromosikan etika sosial. Namun, mereka lupa untuk bersikap adil kepada anggota keluarga mereka sendiri," ungkap Pak Nawat.

Namun, undangan Nawat kepada Psi Scott sebagai juri di MGI All Stars tetap menjadi kontroversi di forum kontes kecantikan. Banyak yang percaya ini adalah langkah Nawat untuk memanfaatkan kontroversi seputar Psi Scott guna meningkatkan perhatian pada kompetisi tersebut.
Psi Scott sebelumnya telah memicu kontroversi di media sosial dengan pernyataan-pernyataannya yang blak-blakan dan terbuka mengenai isu-isu sensitif. Para penonton khawatir bahwa perilaku kontroversial Psi Scott dapat menjadi bumerang, yang memengaruhi reputasi dan kredibilitas kompetisi tersebut.
Psi Scott adalah juri kedelapan MGI All Stars 2026. Sebelumnya, kompetisi ini telah mengumumkan juri-juri lain termasuk maestro kontes kecantikan Venezuela Osmel Sousa, Miss Universe 2005 Natalie Glebova, Miss Grand International 2022 Isabella Menin, dan lainnya.
Selain itu, panel juri MGI All Stars juga termasuk komposer Omar Harfouch. Ia sebelumnya diundang untuk menjadi juri Miss Universe 2025 tetapi menolak karena curiga bahwa pengusaha Raul Rocha – pemilik Miss Universe – telah membuka jalan bagi Fatima Bosch, wanita cantik asal Meksiko, untuk memenangkan mahkota tersebut.
Sumber: https://tienphong.vn/thieu-gia-to-ca-gia-toc-lam-giam-khao-hoa-hau-hoa-binh-post1845101.tpo








Komentar (0)