Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Độc lập - Tự do - Hạnh phúc

Siaran pers bersama pada pertemuan ke-5 Komite Bersama Vietnam-UE

Việt NamViệt Nam24/10/2024

Berdasarkan kontak terkini antara pemimpin kedua pihak dan menjelang peringatan 35 tahun hubungan diplomatik pada tahun 2025, Vietnam dan Uni Eropa sepakat untuk berkoordinasi guna meningkatkan hubungan bilateral di waktu mendatang.

Pertemuan ke-5 Komite Bersama Vietnam-Uni Eropa. (Foto: VNA)

Vietnam dan Uni Eropa (UE) mengadakan Pertemuan Komite Gabungan ke-5 pada tanggal 22 Oktober di Hanoi untuk meninjau hubungan dan kerja sama bilateral dalam kerangka Perjanjian Kerangka Kerja Sama dan Kemitraan Komprehensif (PCA) Vietnam-UE.

Kedua belah pihak menyambut baik hubungan multifaset yang berkembang, dibuktikan dengan agenda pertemuan dan kunjungan yang dinamis, termasuk di tingkat tertinggi.

Berdasarkan kontak terkini antara kedua pemimpin dan menjelang peringatan 35 tahun hubungan diplomatik pada tahun 2025, Vietnam dan Uni Eropa telah sepakat untuk bekerja sama meningkatkan hubungan bilateral di masa mendatang.

Dalam konteks tersebut, Vietnam dan Uni Eropa sepakat untuk membahas, mengembangkan, dan memperdalam kerja sama di bidang-bidang baru seperti transisi energi yang adil dan konektivitas, termasuk transportasi, transformasi digital, material penting, semikonduktor, penelitian dan inovasi, serta pendidikan .

Kerja sama ini dapat membuka potensi dan momentum baru dalam hubungan Vietnam-UE, sehingga membawa manfaat bagi kedua belah pihak.

Uni Eropa mengumumkan kebijakan baru di bawah Kesepakatan Hijau Uni Eropa seperti Mekanisme Penyesuaian Perbatasan Karbon (CBAM) dan Peraturan Pencegahan Deforestasi Uni Eropa (EUDR), termasuk proposal untuk memperpanjang masa transisi untuk yang terakhir selama 12 bulan.

Uni Eropa menyambut baik pendekatan positif Vietnam terhadap EUDR dan Vietnam menyampaikan rasa terima kasihnya atas langkah-langkah dukungan untuk membantu pemasok Vietnam mematuhi peraturan baru ini.

Pertemuan Komite Gabungan juga memfasilitasi diskusi tentang hubungan ASEAN-UE, serta berbagai masalah politik dan keamanan di kawasan Indo-Pasifik dan masalah lainnya.

Vietnam dan Uni Eropa membahas situasi tegang di Timur Tengah, Laut Timur, dan Myanmar, serta menyepakati perlunya mencari solusi damai berdasarkan hukum internasional dan Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Wakil Menteri Luar Negeri Le Thi Thu Hang berpidato. (Foto: VNA)

Terkait isu Laut Timur, kedua belah pihak menyatakan keprihatinan mendalam atas perkembangan terkini dan menegaskan kembali pentingnya menjamin perdamaian, stabilitas, keamanan, serta kebebasan navigasi dan penerbangan, seraya menekankan perlunya para pihak menahan diri dan menyelesaikan sengketa melalui cara damai, sesuai dengan hukum internasional, khususnya Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Hukum Laut (UNCLOS) tahun 1982.

Mengenai Ukraina, Vietnam dan Uni Eropa menegaskan kembali posisi masing-masing, menekankan pentingnya mencapai perdamaian yang komprehensif, adil dan abadi di Ukraina sesuai dengan Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa dan hukum internasional.

Kedua pihak juga berjanji untuk memperkuat kerja sama keamanan dan pertahanan melalui Dialog Pertahanan dan Keamanan Vietnam-UE.

Vietnam dan Uni Eropa juga membahas perdagangan dan investasi, termasuk kerja sama perpajakan, dan menegaskan kembali komitmen mereka untuk memastikan penerapan Perjanjian Perdagangan Bebas yang menguntungkan kedua belah pihak.

Kedua pihak meninjau kemajuan yang telah dicapai di sektor perikanan, termasuk kegiatan yang sedang berlangsung terkait pemberantasan penangkapan ikan ilegal, tidak dilaporkan, dan tidak diatur (IUU).

Kedua belah pihak berharap untuk memperkuat kerja sama di bidang konektivitas dan pembangunan berkelanjutan, khususnya dalam kerangka Strategi Gerbang Global Uni Eropa, dengan fokus khusus pada Kemitraan Transisi Energi yang Adil (JETP), dengan komitmen untuk melangkah lebih jauh dalam mempercepat transisi energi hijau di Vietnam sejalan dengan target emisi nol bersih Vietnam.

Kedua belah pihak berbagi posisi dan tujuan mereka untuk negosiasi internasional mendatang terkait iklim, lingkungan, dan keanekaragaman hayati untuk membangun inisiatif bagi pembangunan berkelanjutan global.

Pihak Vietnam dipimpin oleh Wakil Menteri Luar Negeri Le Thi Thu Hang.

Delegasi Uni Eropa dipimpin oleh Bapak Niclas Kvarnström, Direktur Jenderal untuk Asia-Pasifik dari European External Action Service (EEAS). Perwakilan dari kementerian dan sektor Vietnam, perwakilan dari Komisi Eropa, dan negara-negara anggota Uni Eropa juga turut hadir.


Sumber

Komentar (0)

No data
No data

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Jet tempur Su-30-MK2 jatuhkan peluru pengacau, helikopter mengibarkan bendera di langit ibu kota
Puaskan mata Anda dengan jet tempur Su-30MK2 yang menjatuhkan perangkap panas yang bersinar di langit ibu kota
(Langsung) Gladi bersih perayaan, pawai, dan pawai Hari Nasional 2 September
Duong Hoang Yen menyanyikan "Tanah Air di Bawah Sinar Matahari" secara a cappella yang menimbulkan emosi yang kuat

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

No videos available

Berita

Sistem Politik

Lokal

Produk