Majelis Nasional telah memutuskan untuk mengesahkan Resolusi Majelis Nasional tentang Program Pengawasan Majelis Nasional pada tahun 2026. (Foto: Doan Tan/VNA)
Pada sore hari tanggal 24 Juni, Majelis Nasional mengesahkan Resolusi Majelis Nasional tentang Program Pengawasan Majelis Nasional tahun 2026 dengan 402/404 delegasi berpartisipasi dalam pemungutan suara mendukung (mencakup 84,1% dari jumlah total delegasi Majelis Nasional).
Berdasarkan Resolusi tersebut, pada Sidang ke-1 Majelis Permusyawaratan Rakyat Angkatan ke-16, Majelis Permusyawaratan Rakyat akan meninjau laporan hasil pemilihan umum anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat Angkatan ke-16 dan Dewan Perwakilan Rakyat di semua tingkatan untuk masa jabatan 2026-2031; meninjau laporan hasil pengawasan penyelesaian permohonan pemilih yang disampaikan pada Sidang ke-10 Majelis Permusyawaratan Rakyat Angkatan ke-15.
Pada saat yang sama, Majelis Nasional meninjau laporan Pemerintah tentang: penilaian tambahan atas hasil pelaksanaan Rencana Pembangunan Sosial Ekonomi dan Anggaran Negara tahun 2025, pelaksanaan Rencana Pembangunan Sosial Ekonomi dan Anggaran Negara pada bulan-bulan pertama tahun 2026; tentang keuangan negara tahun 2024; penyelesaian akhir anggaran Negara tahun 2024; Praktik hemat dan pemberantasan pemborosan tahun 2025; pelaksanaan tujuan nasional tentang kesetaraan gender tahun 2025; pelaksanaan Resolusi No. 172/2024/QH15 tanggal 30 November 2024 dari Majelis Nasional tentang kebijakan investasi proyek kereta api cepat Utara-Selatan; pelaksanaan Resolusi No. 187/2025/QH15 tanggal 19 Februari 2025 dari Majelis Nasional tentang kebijakan investasi proyek investasi pembangunan kereta api Lao Cai-Hanoi-Hai Phong; Pelaksanaan Resolusi No. 188/2025/QH15 tanggal 19 Februari 2025 Majelis Nasional tentang uji coba sejumlah mekanisme dan kebijakan khusus dan spesifik untuk mengembangkan sistem jaringan kereta api perkotaan di Hanoi dan Kota Ho Chi Minh.
Selain itu, Majelis Nasional akan mempertimbangkan laporan-laporan lain dari instansi terkait sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Majelis Nasional menugaskan Komite Tetap Majelis Nasional untuk memimpin penerbitan rencana dan mengatur pelaksanaan Resolusi secara efektif, bersamaan dengan menyelesaikan rancangan Undang-Undang tentang Kegiatan Pengawasan Majelis Nasional dan Dewan Rakyat (yang telah diamandemen) untuk diserahkan kepada Majelis Nasional guna dipertimbangkan dan disetujui pada Sidang ke-10; berdasarkan situasi aktual, menyesuaikan konten pada sidang tahun 2026 dengan tepat dan layak, melaporkan kepada Majelis Nasional ketika mengembangkan program khusus pada setiap sidang; mempelajari dan menginovasi arahan dan koordinasi kegiatan pengawasan Dewan Suku dan Komite Majelis Nasional...
Majelis Nasional telah memutuskan untuk mengesahkan Resolusi Majelis Nasional tentang Program Pengawasan Majelis Nasional pada tahun 2026. (Foto: Doan Tan/VNA)
Bersamaan dengan itu, membimbing delegasi DPR dan para deputi DPR dalam melaksanakan kegiatan pengawasan; membimbing proses, prosedur, dan menyelenggarakan pelatihan dan pembinaan keterampilan bagi para deputi DPR dalam rangka memperkuat kemandirian kegiatan pengawasan; terus meneliti dan menyempurnakan mekanisme dan kebijakan untuk menggalang peran serta dan dukungan para ahli dalam kegiatan pengawasan.
Berdasarkan Laporan Ringkasan Penerimaan dan Penjelasan Pendapat Anggota Dewan Perwakilan Rakyat yang disampaikan oleh Ketua Komisi Pengawasan dan Aspirasi Rakyat, Duong Thanh Binh, mayoritas pendapat menyetujui isi Program Pengawasan Dewan Perwakilan Rakyat yang diharapkan pada tahun 2026. Sementara itu, terdapat pendapat yang mengusulkan peninjauan kembali laporan yang disampaikan kepada Dewan Perwakilan Rakyat untuk dipertimbangkan pada kedua masa sidang guna memastikan tersedianya waktu yang cukup bagi lembaga-lembaga untuk melaksanakannya.
Ada saran untuk menambahkan konten untuk mempertimbangkan laporan tentang pelaksanaan Resolusi No. 202/2025/QH15 tanggal 12 Juni 2025 dari Majelis Nasional tentang penataan unit administratif tingkat provinsi dan organisasi model pemerintahan daerah 2 tingkat.
Dengan menggabungkan pendapat para delegasi, rancangan Resolusi ini telah direvisi dan dilengkapi dengan konten yang menugaskan Komite Tetap Majelis Nasional, Dewan Etnis, Komite-komite Majelis Nasional, Delegasi-delegasi Majelis Nasional, dan para deputi Majelis Nasional untuk secara proaktif mengembangkan dan melaksanakan program pemantauan mereka sendiri, termasuk meneliti dan mengatur pemantauan konten yang terkait dengan pelaksanaan resolusi-resolusi Majelis Nasional dan Komite Tetap Majelis Nasional tentang pengaturan unit-unit administratif provinsi dan komunal serta pelaksanaan model pemerintahan daerah 2 tingkat dalam bentuk yang sesuai atau diintegrasikan dengan kegiatan-kegiatan pemantauan lainnya, guna memastikan efektivitas.
Pada tahun 2026, berdasarkan situasi aktual dan dianggap perlu, Komite Tetap Majelis Nasional akan mengusulkan agar Pemerintah memiliki laporan tematik tentang konten ini untuk diserahkan kepada Majelis Nasional untuk dipertimbangkan dan dibahas pada waktu yang tepat.
Menurut VNA
Sumber: https://baothanhhoa.vn/thong-qua-nghi-quyet-ve-chuong-trinh-giam-sat-cua-quoc-hoi-nam-2026-253095.htm
Komentar (0)