Menurut laporan dari wartawan Kyiv Independent di lokasi kejadian, pasukan Rusia melancarkan serangkaian serangan rudal ke ibu kota Ukraina, Kyiv, pada pagi hari tanggal 24 Mei. Laporan dari Angkatan Udara Ukraina menunjukkan bahwa unit pertahanan udara mereka mencatat "beberapa rudal terbang menuju Kyiv pada pukul 00:30 tanggal 24 Mei."

Pada pukul 00:55 tanggal 24 Mei, Angkatan Udara Ukraina mengeluarkan peringatan tentang kemungkinan bahwa pasukan Moskow telah menggunakan rudal balistik Oreshnik yang canggih untuk menyerang beberapa wilayah.
Tymur Tkachenko, kepala badan militer kota Kyiv, mengatakan bahwa pihak berwenang setempat telah mencatat adanya ledakan di distrik Shevchenkovskyi, Solomianskyi, Darnytskyi, Dniprovskyi, dan Podil, "yang melukai setidaknya tiga orang."
Beberapa video yang dikutip oleh kantor berita Rusia RT dari media Ukraina dan akun Telegram menunjukkan orang-orang menggunakan ponsel mereka untuk merekam adegan benda-benda bercahaya yang meluncur dari langit ke tanah. Beberapa detik kemudian, beberapa ledakan keras terdengar di kejauhan.
Video: Kiev_airdef/RT
Militer Rusia belum mengkonfirmasi apakah mereka menggunakan rudal Oreshnik untuk menyerang Ukraina pada dini hari tanggal 24 Mei.
Menurut RT, serangan-serangan oleh pasukan Moskow ini terjadi di tengah arahan terbaru dari Presiden Rusia Vladimir Putin kepada militer untuk membalas serangan terhadap Ukraina menyusul serangan terhadap perguruan tinggi kejuruan Starobelsk di Luhansk, yang menewaskan puluhan warga sipil.
Sumber: https://vietnamnet.vn/thu-do-ukraine-hung-don-tan-cong-lon-nga-nghi-su-dung-ten-lua-oreshnik-2518741.html








Komentar (0)