Delegasi berpartisipasi dalam kegiatan yang menunjukkan pembelajaran melalui bermain untuk meningkatkan otonomi - Foto: Proyek disediakan
Ini adalah forum untuk menyajikan makalah teknis tentang peningkatan otonomi siswa, yang darinya diusulkan rekomendasi dan praktik penting untuk mendukung siswa dalam membentuk dan mengembangkan kapasitas ini dalam konteks dunia yang berubah dengan cepat.
Otonomi siswa adalah pilar dasar pendidikan modern.
Otonomi siswa bukan lagi konsep yang jauh, melainkan telah menjadi kebutuhan mendesak, membekali peserta didik dengan keterampilan penting seperti berpikir kritis, pemecahan masalah, dan pembelajaran sepanjang hayat. Di Vietnam, Program Pendidikan Umum 2018 telah dengan jelas menekankan otonomi sebagai salah satu kompetensi inti, yang berkontribusi pada perkembangan komprehensif anak-anak dan mewujudkan tujuan program pendidikan umum.
Namun, pada kenyataannya, otonomi sering kali terbatas pada pemahaman belajar mandiri atau pembelajaran independen, sehingga aspek yang lebih luas seperti kemampuan bekerja sama, berpikir kreatif, dan kemampuan beradaptasi mudah diabaikan dan tidak sepenuhnya tercermin dalam praktik mengajar.
Menyadari kesenjangan ini, VVOB di Vietnam, bersama anggota tim teknisnya, telah mengembangkan sebuah makalah berjudul "Meningkatkan Otonomi Siswa: Praktik Pedagogis untuk Mengembangkan Otonomi Menurut Program Pendidikan Umum 2018". Dokumen ini tidak hanya menganalisis berbagai pemahaman tentang otonomi, tetapi juga memberikan banyak rekomendasi praktis untuk mengintegrasikan kompetensi ini ke dalam kegiatan belajar mengajar di kelas dan di sekolah, beserta praktik-praktik spesifik untuk meningkatkan otonomi siswa.
Bapak Nguyen Bao Chau, Koordinator Proyek VVOB di Vietnam, menyampaikan: “Kita perlu beralih dari memandang belajar mandiri sebagai bahan bacaan semata, menjadi memandang otonomi sebagai kapasitas yang terintegrasi. Siswa perlu tahu cara menetapkan tujuan, mengevaluasi kemajuan, bekerja sama dengan teman sekelas, dan menyesuaikan metode belajar mereka sendiri. Makalah teknis ini bukan hanya orientasi teoretis, tetapi juga alat praktis bagi guru, pimpinan sekolah, dan dosen pedagogi untuk diterapkan langsung dalam kegiatan belajar mengajar. Ini merupakan langkah penting untuk menghadirkan otonomi di dalam kelas.”
Perwakilan Pusat Pendidikan dan Dukungan Tuna Rungu Pusat berbagi pengalaman dalam bahasa isyarat - Foto: Disediakan oleh proyek
Mempromosikan lingkungan belajar yang mendukung otonomi
Dalam lokakarya tersebut, para ahli menyampaikan serangkaian rekomendasi spesifik untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih suportif yang mendorong dan memelihara kemandirian siswa sebagai kompetensi inti. Oleh karena itu, peran pemimpin sekolah dalam mendorong kemandirian perlu diperkuat. Pemimpin sekolah memainkan peran penting dalam menciptakan visi strategis, mengembangkan kebijakan, dan menciptakan kondisi yang kondusif bagi guru dan siswa untuk mengembangkan kemandirian.
Memperkuat kapasitas guru untuk mengembangkan kemandirian siswa. Guru adalah orang yang berinteraksi langsung dengan siswa, sehingga penting untuk membekali mereka dengan pengetahuan, keterampilan, dan metode pedagogis yang tepat. Mempromosikan keterlibatan keluarga dan masyarakat dalam mendukung pengembangan kemandirian siswa. Agar kemandirian dapat berkembang secara nyata, siswa perlu diberdayakan dan diberi kesempatan untuk berpartisipasi aktif dalam pembelajaran mereka sendiri. Memperkuat peran lembaga pelatihan guru dalam melatih, membina, dan meneliti kemandirian.
Delegasi yang menghadiri lokakarya - Foto: Disediakan oleh proyek
Makalah teknis ini merupakan hasil kerja sama profesional yang ekstensif antara VVOB dan perwakilan universitas pendidikan guru, serta organisasi internasional dan non- pemerintah yang bergerak di bidang pendidikan. Isi dokumen ini didasarkan pada tinjauan menyeluruh terhadap dokumen kebijakan, dokumen profesional, penelitian nasional dan internasional, serta praktik baik proyek pendidikan di Vietnam.
Melalui lokakarya ini, VVOB berharap dapat menyebarkan pemahaman yang benar tentang otonomi siswa, sekaligus mempromosikan praktik pedagogis yang inovatif, mulai dari ruang kelas hingga tingkat manajemen, untuk membangun lingkungan belajar yang memungkinkan siswa menjadi proaktif, kreatif, dan berkembang secara komprehensif. Hal ini tidak hanya akan membantu mereka meraih keberhasilan dalam studi, tetapi juga membekali mereka dengan fondasi yang kokoh untuk memasuki dunia yang terus berubah dengan percaya diri.
Thanh Truc
Sumber: https://baoquangtri.vn/thuc-day-nang-luc-tu-chu-cho-hoc-sinh-nen-tang-cua-giao-duc-hien-dai-195729.htm
Komentar (0)