
Gambar ilustrasi.
Mulai 1 Januari 2026, serangkaian peraturan baru tentang pajak penghasilan pribadi akan resmi berlaku berdasarkan Undang-Undang Pajak Penghasilan Pribadi 2025. Perubahan ini secara langsung berdampak pada karyawan bergaji dan rumah tangga bisnis, dengan fokus pada peningkatan signifikan pengurangan tunjangan keluarga dan penyesuaian jadwal tarif pajak progresif.
Pertama , tunjangan pribadi telah ditingkatkan secara signifikan.
Berdasarkan Pasal 10 Undang-Undang Pajak Penghasilan Pribadi Tahun 2025, mulai tahun pajak 2026 dan seterusnya, wajib pajak akan menerima pengurangan sebesar 15,5 juta VND per bulan (186 juta VND per tahun), sedangkan setiap tanggungan akan menerima pengurangan sebesar 6,2 juta VND per bulan. Dibandingkan dengan 11 juta VND per bulan dan 4,4 juta VND per bulan yang diterapkan pada tahun 2025, jumlah baru ini menunjukkan peningkatan lebih dari 40%, yang berkontribusi untuk meringankan tekanan pajak di tengah meningkatnya biaya hidup.
Kedua, skema tarif pajak progresif untuk penghasilan dari gaji dan upah telah disederhanakan dari 7 golongan menjadi 5 golongan.
Secara spesifik: pendapatan hingga VND 120 juta/tahun dikenakan pajak 5%; antara VND 120-360 juta sebesar 10%; antara VND 360-720 juta sebesar 20%; antara VND 720-1.200 juta sebesar 30%; dan di atas VND 1.200 juta sebesar 35%. Penyederhanaan kelompok tarif pajak membuat struktur pajak lebih jelas dan menyesuaikan tarif pajak agar lebih mencerminkan tingkat pendapatan yang baru.
Ketiga, ambang batas pendapatan kena pajak untuk rumah tangga dan usaha perorangan telah dinaikkan menjadi 500 juta VND per tahun.
Berdasarkan Pasal 7 ayat 1 UU Pajak Penghasilan Pribadi 2025, penduduk dengan penghasilan tahunan sebesar 500 juta VND atau kurang dibebaskan dari pajak penghasilan pribadi. Dibandingkan dengan ambang batas sebelumnya sebesar 100 juta VND per tahun, ambang batas baru ini lima kali lebih tinggi, sehingga memberikan ruang untuk mendukung usaha kecil dan mikro.
Keempat, prosedur pendaftaran tanggungan digabungkan dengan pendaftaran pajak awal.
Berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 373/2025/ND-CP, saat mendaftar pajak, wajib pajak harus sekaligus menyatakan informasi tentang tanggungan untuk keperluan perhitungan potongan tunjangan keluarga, alih-alih harus menyerahkan dokumen terpisah seperti sebelumnya. Reformasi ini menyederhanakan prosedur administrasi dan mengurangi biaya kepatuhan.
Kelima, individu dengan penghasilan dari dua sumber atau lebih akan mengajukan SPT pajak mereka di otoritas pajak yang mengelola entitas yang membayar penghasilan terbesar selama tahun tersebut, bukan di tempat terakhir penghasilan dibayarkan seperti sebelumnya. Jika sumber penghasilan terbesar sama, wajib pajak dapat memilih salah satu otoritas pajak yang sesuai. Regulasi baru ini meningkatkan efisiensi, mengurangi kesalahan, dan mendukung otoritas pajak dalam memproses data secara lebih efektif.
Penyesuaian pada tahun 2026 menunjukkan orientasi reformasi ke arah pengurangan beban, perluasan dukungan, dan penyederhanaan prosedur dalam pengelolaan pajak penghasilan pribadi.
Sumber: https://vtv.vn/thue-thu-nhap-ca-nhan-thay-doi-lon-tang-manh-giam-tru-gia-canh-100260301103236215.htm









Komentar (0)