Di zaman kakek-nenek saya, satu-satunya yang ada di rumah hanyalah teko teh panas, untuk diminum, menjamu tamu, atau mengobrol satu sama lain. Di zaman orang tua saya, kami sesekali menikmati secangkir kopi yang harum di pagi hari Minggu. Tetapi teko teh selalu menjadi simbol keluarga, mencerminkan gaya hidup kakek-nenek dan orang tua saya: tenang, sabar, dan gigih...
Generasi saya sudah terbiasa dengan kopi. Setiap hari biasanya dimulai dengan secangkir kopi pagi di kafe pinggir jalan bersama teman dan kolega, dan termos berisi es teh yang seolah tak pernah habis. Pergeseran dari minum teh di dalam ruangan ke minum kopi di luar ruangan menunjukkan betapa berbedanya kehidupan kota saat ini.
Anak-anak saya hampir selalu minum kopi. Bagi mereka, kedai kopi adalah tempat untuk bekerja, bertemu teman, atau mengadakan pertemuan daring. Kopi – dan teh juga – bagi anak muda sekarang menawarkan lebih banyak pilihan dan variasi, terkadang membuat sulit untuk membedakan antara gaya Timur dan Barat, yang mencerminkan dunia yang kompleks dan semakin saling terhubung.

Teh dan kopi membantu mempererat hubungan antar keluarga (Gambar ilustrasi)
Orang mungkin berpikir bahwa generasi-generasi semakin menjauh: dari teh ke kopi, dari lambat ke cepat, dari teko teh hangat di rumah ke kedai kopi sejuk di jalan. Tetapi karena kita menerima perubahan hidup, kita tidak kehilangan ikatan keluarga kita. Generasi-generasi menjadi lebih dekat ketika mereka duduk bersama, sebagian menyeruput teh sambil mengenang masa lalu, sebagian lagi minum kopi seduh mesin sambil menatap masa depan. Keduanya penting karena "kita adalah sebuah keluarga."
Dan di suatu tempat antara rasa sepat teh dan rasa pahit kopi, ada benang merah yang sama: keduanya menawarkan manisnya tradisi keluarga yang abadi. Itulah mengapa, di rumah saya, setiap pagi sebelum anak-anak menyeduh secangkir kopi untuk dibawa ke tempat kerja, kami selalu meletakkan cangkir teh panas di altar untuk dipersembahkan kepada leluhur kami.
(Karya yang diikutsertakan dalam kontes "Kesan tentang Kopi dan Teh Vietnam" tahun 2026, bagian dari program "Merayakan Kopi dan Teh Vietnam" ke-4 yang diselenggarakan oleh Surat Kabar Nguoi Lao Dong).


Sumber: https://nld.com.vn/tra-ca-phe-ket-noi-gia-dinh-196260330130631171.htm






Komentar (0)