Kesuksesannya tidak hanya mendatangkan pendapatan stabil bagi keluarganya tetapi juga membuka arah baru dalam mengembangkan ekonomi pedesaan setempat.

Kelurahan Cat Tien 2 merupakan daerah terpencil di Provinsi Lam Dong. Kehidupan masyarakatnya masih sulit, terutama mengandalkan produksi pertanian tradisional. Pada tahun 2022, Kelurahan Cat Tien (lama) melaksanakan Proyek Pengembangan Sapi Perah, dan Bapak Tran Huy Rin dengan berani mendaftar untuk berpartisipasi.
Bapak Rin adalah salah satu dari empat rumah tangga pertama yang mengimpor sapi perah untuk diternakkan mulai akhir tahun 2022. Untuk mempersiapkan langkah baru ini, beliau tidak ragu untuk bepergian jauh, mencari model pertanian canggih di distrik Don Duong (lama), Cu Chi (Kota Ho Chi Minh ), dan peternakan TH di Nghe An untuk belajar. Di saat yang sama, beliau aktif mengikuti pelatihan, mempelajari berbagai teknik, dan mengakses modal dukungan dari bank kebijakan dan dana dukungan petani.

Dengan tekad untuk memulai bisnis, ia awalnya menginvestasikan hampir 2,1 miliar VND untuk membangun lumbung seluas 400 m², menanam rumput seluas 2 hektar, membeli mesin, dan menimbun bahan makanan. Dari jumlah tersebut, 700 juta VND merupakan modal sendiri, sisanya merupakan pinjaman lunak dan kredit eksternal. Keberanian itulah yang menjadi awal dari perjalanan penuh tantangan dalam memulai bisnis.
Pada tanggal 20 Desember 2022, Bapak Rin mengimpor 30 ekor sapi perah dari peternakan TH Nghe An. Berkat perawatan yang cermat, pencegahan penyakit, dan kepatuhan terhadap prosedur teknis, kawanan sapi tersebut tumbuh dengan cepat dan sehat. Setelah hampir satu tahun, total kawanan sapi bertambah menjadi 58 ekor, 25 di antaranya adalah sapi perah.

Rata-rata, setiap sapi menghasilkan sekitar 25 liter susu per hari, menghasilkan pendapatan yang stabil. Setelah dikurangi biaya-biaya lain, keluarganya memperoleh keuntungan sebesar 80-90 juta VND per bulan—angka yang mengesankan untuk sebuah rumah tangga petani di daerah terpencil.
Menjadi pelopor selalu sulit, tetapi berkat dukungan para pemimpin distrik dan usaha saya sendiri, saya yakin bahwa peternakan sapi perah akan menjadi arah yang berkelanjutan bagi pemuda dan petani setempat.
Pemuda Tran Huy Rin berbagi

Hingga saat ini, ia memelihara 47 ekor sapi perah, 35 di antaranya sedang diperah dengan produksi stabil 700 kg/hari. Ia juga telah menandatangani kontrak dengan Perusahaan Susu Gabungan Da Lat, dengan harga beli 15.000 VND/kg dan bonus tambahan 1.000 VND/kg di akhir tahun, tergantung kualitas. Berkat kontrak tersebut, hanya dalam 2 tahun, ia telah melunasi semua utang pembelian sapi indukan, dan modal investasinya pun perlahan pulih.

Tak hanya berfokus pada pengembangan ekonominya sendiri, Bapak Rin juga aktif berbagi pengalaman dan memberikan dukungan teknis kepada rumah tangga lain. Banyak peternak di Kelurahan Cat Tien 2 telah berani berpartisipasi dalam peternakan sapi perah, memperluas skala ternak mereka, dan secara bertahap membentuk area pertanian terkonsentrasi.
Keberhasilan model ini berkontribusi pada penciptaan lapangan kerja, peningkatan pendapatan, dan pengurangan kemiskinan secara berkelanjutan bagi masyarakat. Dari seorang pemuda yang berani berpikir dan bertindak, Tran Huy Rin telah menegaskan peran perintis pemuda dalam pengembangan ekonomi pertanian.
Beliau juga mendapatkan banyak penghargaan dari tingkat kabupaten hingga provinsi, yaitu: Penghargaan dari Ketua Komite Rakyat Kabupaten Cat Tien (lama) untuk rumah tangga teladan dalam melaksanakan Proyek Pengembangan Peternakan Sapi Perah tahun 2022-2025; Penghargaan dari Komite Persatuan Pemuda Vietnam Kabupaten Cat Tien (lama) untuk pemuda teladan dalam pembangunan ekonomi; Penghargaan dari Ketua Komite Rakyat Provinsi Lam Dong untuk prestasi dalam gerakan emulasi patriotik tahun 2022... Penghargaan tersebut merupakan penyemangat dan juga bukti dari usaha beliau yang tak kenal lelah.

Bapak Nguyen Hoang Lich, Ketua Komite Rakyat Komune Cat Tien 2, menyampaikan bahwa kisah rintisan Tran Huy Rin bukan hanya sebuah perjalanan pembangunan ekonomi, tetapi juga menjadi inspirasi bagi banyak pemuda pedesaan. Dengan tekad, keberanian mengambil risiko, dan dukungan pemerintah, beliau telah membuktikan bahwa di tanah kelahirannya, kaum muda masih bisa memulai bisnis dan menjadi kaya secara halal.
Semakin banyak rumah tangga di Kelurahan Cat Tien 2 yang tertarik, belajar, dan secara bertahap berpartisipasi dalam proyek peternakan sapi perah. Ini merupakan sinyal positif, yang menunjukkan bahwa model ini tidak hanya membawa manfaat ekonomi, tetapi juga berkontribusi pada perubahan pola pikir produksi menuju pertanian modern dan berkelanjutan.
Dari seorang pemuda biasa, Tran Huy Rin telah menjadi contoh khas kemajuan dan pelopor dalam pembangunan ekonomi pedesaan. Kisahnya merupakan contoh nyata dari semangat "berani berpikir, berani bertindak", yang menegaskan peran dan posisi kaum muda dalam membangun tanah air yang semakin sejahtera.
Sumber: https://baolamdong.vn/tran-huy-rin-tien-phong-lam-giau-tu-chan-nuoi-bo-sua-o-cat-tien-393559.html






Komentar (0)