Dalam pidato utama di pameran seluler MWC Shanghai 2024, ketua Asosiasi GSM menggambarkan pertumbuhan pelanggan 5G di Tiongkok sebagai "luar biasa." Operator seluler di Tiongkok juga sangat mendukung inisiatif Open Gateway yang digagas asosiasi tersebut.
Salah satu pendorong utama pertumbuhan pendapatan bagi operator Tiongkok adalah cloud, yang sekarang menyumbang hampir 12% dari total pendapatan perusahaan telekomunikasi Tiongkok, dengan pendapatan cloud mencapai $11 miliar selama tiga tahun terakhir, kata Granryd.
CEO Asosiasi GSM juga mencatat bahwa 5G akan terus berkontribusi terhadap PDB Tiongkok, meningkat sekitar $260 miliar pada tahun 2030 dari $130 miliar pada tahun 2023. Hal ini terutama disebabkan oleh penerapan teknologi di berbagai sektor vertikal seperti manufaktur, keuangan, konstruksi, dan komunikasi.
Mengenai pentingnya AI dalam industri telekomunikasi, Bapak Granryd menyatakan bahwa operator jaringan Tiongkok sedang mencapai kemajuan yang mengesankan di bidang model bahasa besar (LLM). LLM adalah sistem AI yang mampu memahami dan menghasilkan bahasa manusia dengan memproses data teks dalam jumlah besar.
"Sekitar 40% LLM global sedang dikembangkan di Tiongkok. Saya tahu bahwa China Mobile, China Telecom, dan China Unicom semuanya sedang mengembangkan model dan layanan AI untuk dijual ke perusahaan," ujarnya.
Menurut Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi Tiongkok, hingga akhir Februari, Tiongkok mencapai 851 juta pelanggan 5G, yang mencakup 48,8% dari total pelanggan seluler tiga operator yakni China Telecom, China Mobile, dan China Unicom.
Pada 31 Oktober 2019, ketiga operator resmi meluncurkan jaringan 5G. Setelah empat tahun, Tiongkok telah membangun lebih dari 3,3 juta stasiun pangkalan 5G, menunjukkan posisi terdepannya dalam pengembangan dan penerapan teknologi 5G. Jaringan 5G menjangkau seluruh kabupaten dan menghadirkan layanan internet pita lebar ke semua desa. Wilayah pedesaan dan perkotaan pada dasarnya seimbang dalam hal kualitas dan kecepatan jaringan.
Dengan dukungan 5G dan teknologi lainnya, Tiongkok juga menjadi negara dengan ekonomi besar pertama yang jumlah perangkat IoT-nya melebihi jumlah pengguna seluler. Saat ini, 5G diterapkan di 71 sektor penting ekonomi Tiongkok dan telah merambah secara mendalam ke berbagai industri seperti manufaktur, pertambangan, energi, pelabuhan, dan layanan kesehatan.
(Menurut RCR Wireless, People's Daily Online)
[iklan_2]
Sumber: https://vietnamnet.vn/trung-quoc-se-co-1-ty-thue-bao-5g-vao-cuoi-nam-nay-2296927.html
Komentar (0)