Kompetisi ini terbuka untuk siswa sekolah menengah di seluruh negeri, termasuk: Sekolah Menengah Atas, Sekolah Asrama untuk Etnis Minoritas, Pusat Pendidikan Berkelanjutan, Pusat Pendidikan Kejuruan, dan lembaga pendidikan sederajat. Setiap sekolah dapat mendaftarkan hingga 3 tim, masing-masing terdiri dari 5 siswa dan 1 mentor.
Untuk berpartisipasi dalam FARC 2025, tim dapat mendaftar daring di situs web resmi kompetisi, atau mengirimkan lamaran mereka melalui pos ke kampus UniversitasFPT mulai 27 Maret hingga 14 April.
Bapak Nguyen Hung Quan, Ketua Panitia Penyelenggara FARC 2025, memberikan sambutan pada upacara peluncuran kompetisi. Foto: Universitas FPT
Menurut Bapak Nguyen Hung Quan, Direktur Penerimaan Mahasiswa FPT University, FPT Corporation, Ketua Panitia Penyelenggara, dalam konteks revolusi industri 4.0, kecerdasan buatan (AI) dan robotika semakin menegaskan peran kuncinya dalam pembangunan masyarakat. Akses dan penerapan teknologi ini sejak dini, terutama bagi siswa SMA, merupakan faktor penting dalam membantu orientasi, pengembangan bakat, dan penyiapan sumber daya manusia berkualitas tinggi bagi negara.
"FPTU AI & Robotics Challenge 2025 bukan sekadar arena bermain teknologi, tetapi juga batu loncatan yang kokoh bagi siswa SMA untuk mengeksplorasi potensi mereka, mengembangkan keterampilan praktis, dan menentukan orientasi karier masa depan mereka. Melalui kompetisi ini, FPT University ingin menegaskan peran perintisnya dalam mempromosikan pendidikan STEAM ( Sains - Teknologi - Teknik - Seni - Matematika) di Vietnam, mendampingi para siswa dalam perjalanan mereka menjadi sumber daya manusia berteknologi tinggi yang memenuhi tuntutan era digital," ujar Bapak Quan.
Upacara peluncuran kompetisi dihadiri oleh perwakilan sekolah menengah atas dari Hanoi, Hai Phong, Bac Giang, Thanh Hoa... Bapak Khuat Van Tien - Wakil Kepala Sekolah Menengah Atas Hai Ba Trung - Thach That (Hanoi) menyampaikan bahwa FARC 2025 bukan hanya kesempatan bagi siswa sekolah menengah atas yang memiliki minat di bidang AI dan Robotika untuk menunjukkan kemampuan mereka, tetapi juga menjadi arena bermain untuk menginspirasi kreativitas, mempromosikan semangat eksplorasi teknologi bagi kaum muda di seluruh negeri.
Tiga tim dari SMA menampilkan Robotika pada upacara pembukaan kompetisi. Foto: Universitas FPT
Pada upacara tersebut, MSc. Le Ngoc Tuan, Direktur Pengalaman Teknologi Organisasi Pendidikan FPT, FPT Corporation, mengumumkan kontes tahun ini dengan tema "Pertanian Berkelanjutan". Tim harus menciptakan robot yang dapat berkoordinasi dengan petani, sehingga membangun pertanian yang maju, menerapkan teknologi modern, namun tetap bercirikan identitas Vietnam. Melalui tantangan ini, penyelenggara berharap dapat menemukan penemu dan kreator berbakat di bidang pertanian dan robotika, yang akan membuka banyak solusi terobosan untuk masa depan.
Salah satu sorotan utama upacara tersebut adalah pertandingan demonstrasi robotika antara tiga tim dari sekolah-sekolah di Hanoi: SMA Phung Khac Khoan, SMA FPT Hanoi, dan SMA Hai Ba Trung. Ketiga tim ini telah memenangkan banyak kompetisi nasional dan internasional.
Bapak Nguyen Hung Quan, mewakili Universitas FPT, mempersembahkan Perlengkapan AI & Robotika kepada SMA peserta kompetisi. Foto: Universitas FPT
FARC 2025 akan terdiri dari 3 babak utama: Kompetisi Pemrograman AI; Kompetisi Robotika Regional; dan Final Nasional. Instruktur dan mahasiswa yang berpartisipasi dalam babak Final (26-27 Juli) akan disponsori sepenuhnya oleh FPT University untuk akomodasi dan konsumsi.
FARC 2025 akan melalui 3 putaran kompetisi dan 2 putaran pelatihan online
Di FARC 2025, kriteria penilaian dirancang untuk mengevaluasi kemampuan tim secara komprehensif, memastikan keadilan dan secara akurat mencerminkan kemampuan untuk menerapkan AI serta merancang, memprogram, dan mengendalikan robot secara efektif.
Kompetisi ini akan memberikan hadiah kepada para kontestan di babak pemrograman AI dan Final Nasional. Pada babak pemrograman AI, panitia penyelenggara akan memberikan 2 hadiah utama, 2 hadiah kedua, 2 hadiah ketiga, dan 6 hadiah hiburan dengan nilai hadiah berkisar antara 2 hingga 10 juta VND untuk setiap tim.
Pada Final Nasional, Panitia akan memberikan 2 Juara Pertama, 2 Juara Kedua, 2 Juara Ketiga, dan 8 Juara Hiburan dengan total hadiah lebih dari 300 juta VND. Tim Juara Pertama akan menerima 50 juta VND dan beasiswa 2 tahun di FPT University untuk anggotanya. Tim Juara Kedua, Juara Ketiga, dan Juara Hiburan akan menerima hadiah masing-masing sebesar 35-25-15 juta VND dan beasiswa 2 tahun atau 1 tahun dari universitas untuk setiap anggotanya. Tim lainnya yang lolos ke Final akan menerima Beasiswa Dorongan Pembelajaran dari FPT University senilai 30 juta VND/orang.
Bich Dao
Sumber: https://vietnamnet.vn/truong-dai-hoc-fpt-to-chuc-cuoc-thi-ai-va-robotics-cho-hoc-sinh-thpt-toan-quoc-2385134.html
Komentar (0)