(NLDO)- Menurut Surat Edaran Kementerian Keamanan Publik , orang dengan SIM yang sah akan dibebaskan dari ujian teori saat mendaftar untuk ujian SIM A1 dan A.
Kementerian Keamanan Publik telah menerbitkan Surat Edaran No. 12/2025, yang mengatur pengujian dan penerbitan SIM; penerbitan dan penggunaan SIM internasional, menggantikan Surat Edaran No. 35/2024 dari Kementerian Perhubungan (nama lama). Surat Edaran ini berlaku mulai 1 Maret.
Gagal ujian teori SIM, masih diperbolehkan mengikuti ujian lainnya. Foto ilustrasi
Menurut surat edaran Kementerian Keamanan Publik, orang yang memiliki SIM mobil yang sah akan dibebaskan dari ujian teori saat mendaftar ujian SIM untuk kelas A1 (kapasitas hingga 125 cm3 atau kapasitas motor listrik hingga 11 kW) dan A (kapasitas di atas 125 cm3 atau kapasitas motor listrik di atas 11 kW).
Sebelumnya, Surat Edaran 35/2024 menetapkan bahwa ujian teori untuk SIM A1 (hingga 175 cm³) dikecualikan jika calon memiliki SIM mobil. Calon yang mendaftar untuk SIM A2 (di atas 175 cm³) tidak dikecualikan.
Sesuai dengan Surat Edaran 12/2025, ujian mengemudi untuk golongan A1, A, dan B1 mencakup teori dan praktik mengemudi dalam gambar. Khususnya, peserta yang tidak lulus ujian teori akan tetap mengikuti ujian praktik mengemudi dalam gambar. Peserta yang lulus ujian teori atau ujian praktik mengemudi dalam gambar akan mendapatkan hasil ujian yang disimpan selama 1 tahun.
Sementara itu, ujian mengemudi untuk semua kelas mobil meliputi teori, simulasi, mengemudi dalam gambar, dan mengemudi di jalan raya. Bagian yang tidak lulus dapat didaftarkan ulang. Materi yang lulus akan disimpan selama 1 tahun.
Peserta ujian yang membawa telepon genggam atau alat komunikasi ke dalam ruang ujian teori, ruang ujian simulasi situasi lalu lintas, ke dalam kendaraan ujian atau melakukan perbuatan curang lainnya yang dapat merusak hasil ujian akan dikenakan sanksi skorsing atau hasil ujiannya akan dicabut.
Surat edaran baru Kementerian Keamanan Publik menetapkan: Departemen Kepolisian Lalu Lintas akan menerbitkan SIM bagi mereka yang lulus ujian dalam waktu 7 hari kerja sejak ujian berakhir. SIM elektronik akan diintegrasikan ke dalam sistem data elektronik dan akun identifikasi elektronik dalam waktu 3 hari kerja sejak ujian berakhir.
Apabila masa berlaku SIM habis kurang dari 1 bulan dan pemegang SIM tidak dapat melakukan prosedur penggantian SIM karena sakit, bencana alam, kebakaran, atau wabah penyakit, maka yang bersangkutan tidak wajib mengikuti ujian teori.
Jika SIM kedaluwarsa kurang dari 1 tahun (hanya 1 hari), ujian teori wajib diikuti sesuai ketentuan untuk mendapatkan SIM. Selain itu, jika SIM kedaluwarsa 1 tahun atau lebih, ujian teori, ujian praktik mengemudi, baik dalam bentuk ujian tertulis maupun di jalan raya wajib diikuti untuk mendapatkan SIM sesuai ketentuan (tidak perlu ujian simulasi).
[iklan_2]
Source: https://nld.com.vn/thong-tu-moi-cua-bo-cong-an-truot-ly-thuyet-giay-phep-lai-xe-van-duoc-thi-cac-phan-con-lai-196250303093943797.htm
Komentar (0)