Rute pendakian. |
Dialah Nguyen Tuan Linh, pria yang diam-diam "melukis" Ba Be di peta wisata petualangan internasional, dengan sapuan kuas pengalaman alam. Berkat itu, Ba Be secara bertahap memposisikan dirinya di peta wisata petualangan internasional, bersaing dengan destinasi-destinasi terkenal di Asia Tenggara seperti: Chiang Mai (Thailand) atau Luang Prabang (Laos)...
Kembali ke masa lalu, kembali ke masa kecil Nguyen Tuan Linh, yang lahir di tengah perbukitan teh Phu Tho karena ibunya tidak sempat pergi ke rumah sakit. Masa kecilnya dihabiskan di desa, tetapi dalam jiwanya, hasrat membara segera berkobar untuk berkelana, belajar sesuatu, dan mengenal lebih banyak hal di luar desanya.
Mimpi itu menjadi lebih jelas pada suatu hari yang menentukan, ketika seorang asing muncul di pintu kelas. Ia berkata: Saya berdiri dengan malu-malu di sudut kelas, menatap setiap gerak-gerik "orang Barat" itu. Tiba-tiba, ia berkata: "Halo". Saya dengan berani menjawab: "Halo". Sebuah kata bahasa Inggris yang sederhana, tetapi membuka cakrawala baru.
Maka, Linh pun belajar tanpa henti, lalu menjadi pemandu wisata lokal. Melalui pengalaman tersebut, ia terdorong untuk kembali dan menghargai perjalanan yang lebih besar: Perjalanan untuk membawa Ba Be ke dunia . Maka, pada tahun 2012, lahirlah Petualangan Tuan Linh, bukan sekadar perusahaan perjalanan, melainkan sebuah kisah tentang kecintaan terhadap alam, budaya asli, dan masyarakat setempat.
Alih-alih mengeksploitasi cara-cara lama secara besar-besaran, ia memilih melakukan pariwisata berkelanjutan, menghubungkan wisatawan internasional dengan komunitas etnis Tay, Dao, dan Mong, memperkenalkan budaya asli dan masakan tradisional kepada wisatawan, sekaligus menciptakan mata pencaharian bagi penduduk setempat.
Tur trekking membawa pengunjung menjelajahi gua-gua megah seperti Tham Phay, atau menghabiskan sore hari dengan mendayung di permukaan biru Danau Ba Be, menyusuri pulau-pulau kapur, dan bersepeda melintasi desa-desa, yang memungkinkan pengunjung untuk menyelami kehidupan masyarakat Tay, Dao, dan Mong.
Dengan motto "pengalaman nyata - koneksi nyata", turnya tidak hanya membawa tamu tetapi juga mengajarkan mereka cara bertahan hidup, belajar tentang budaya lokal, dan hidup sebagai bagian dari alam.
Berbekal ketekunan selama lebih dari satu dekade, dari sebuah usaha kecil, Mr Linh's Adventures telah berkembang menjadi bisnis yang terkemuka, dengan sistem homestay, tur trekking, kayak, bersepeda melintasi hutan purba, dan bahkan paket wisata Timur Laut-Barat Laut. Merek Mr Linh's Adventures telah berkali-kali disebut oleh media internasional seperti BBC, Lonely Planet, dan National Geographic sebagai model pengembangan pariwisata komunitas yang khas.
Nguyen Tuan Linh mengambil foto dengan wisatawan. |
Hal yang berharga dalam diri Nguyen Tuan Linh adalah kesadarannya yang mendalam terhadap perlindungan lingkungan alam dan tanggung jawab masyarakat.
Ia berbagi: Jika Anda hanya berbisnis, menerima uang tanpa berkontribusi apa pun kepada alam, konstruksi, atau manusia, maka Anda bukanlah pebisnis yang baik. Itulah prinsip panduan untuk semua kegiatan Mr Linh's Adventures. Untuk menciptakan koneksi, bisnis ini memprioritaskan perekrutan penduduk lokal sebagai pemandu lokal.
Berkat cara Pak Linh berwisata, dalam beberapa tahun terakhir, Petualangan Pak Linh telah menjadi nama yang akrab di kalangan wisatawan, terutama mereka yang gemar menjelajah. Setiap tahun, Petualangan Pak Linh menyambut ratusan rombongan wisatawan, termasuk banyak wisatawan mancanegara.
Setelah penggabungan Provinsi Thai Nguyen dan Provinsi Bac Kan, provinsi kami bertujuan untuk mengembangkan pariwisata menjadi sektor ekonomi terdepan. Dalam konteks tersebut, upaya Tuan Linh dan Petualangan Tuan Linh menjadi semakin bermakna. Beliau bukan hanya seorang pemandu menyusuri hutan lebat dan gua-gua, tetapi juga sosok yang menyalakan api harapan, melukiskan masa depan cerah bagi pariwisata Ba Be.
Sumber: https://baothainguyen.vn/tieu-diem/202508/ve-ba-be-len-ban-do-du-lich-mao-hiem-quoc-te-91c374a/
Komentar (0)