Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Độc lập - Tự do - Hạnh phúc

Mengapa bagian dalam Bumi tetap sepanas Matahari selama miliaran tahun?

Bagian dalam Bumi dipenuhi lapisan batuan dan logam yang sangat panas, dengan inti yang mencapai suhu lebih dari 6.000°C, sebanding dengan permukaan Matahari. Apa yang membuat planet kita tetap "mendidih" selama miliaran tahun?

Báo Tuổi TrẻBáo Tuổi Trẻ07/08/2025

trái đất - Ảnh 1.

Semakin dalam Anda masuk ke Bumi, semakin tinggi suhunya - Foto: AI

Bumi terstruktur seperti bawang bombai dengan banyak lapisan. Dari luar ke dalam, terdapat kerak (tempat tinggal manusia), lalu mantel yang sebagian besar terdiri dari batuan padat, lalu inti luar yang terbuat dari besi cair, dan yang terdalam adalah inti dalam yang terbuat dari besi padat, dengan radius 70% ukuran Bulan.

Semakin dalam Anda menyelam, semakin panas suhunya. Di beberapa bagian inti, suhunya bisa mencapai lebih dari 6.000°C, yang hampir sama dengan suhu permukaan Matahari.

Kerak bumi sedang “melayang”

Layaknya dokter yang menggunakan ultrasound untuk melihat ke dalam tubuh manusia, para ilmuwan menggunakan gelombang seismik dari gempa bumi untuk "melihat" ke dalam planet. Hal ini memungkinkan mereka menemukan struktur di bawah lapisan batuan yang kita lihat sehari-hari.

Kerak bumi dan bagian atas mantel bumi saling terikat membentuk litosfer, lapisan kaku setebal sekitar 100 km. Lapisan ini tidak berkesinambungan, melainkan terbagi menjadi lempeng-lempeng tektonik raksasa seperti kepingan puzzle, misalnya: Lempeng Pasifik , Lempeng Amerika Utara...

Lempeng-lempeng ini terus bergerak, terkadang sangat lambat, terkadang tiba-tiba, menyebabkan gempa bumi, gunung berapi, dan pembentukan pegunungan baru. Pergerakan inilah yang telah berkontribusi signifikan terhadap evolusi kehidupan di Bumi, memaksa organisme untuk terus beradaptasi terhadap perubahan kondisi lingkungan.

Sumber panas dari bumi

Pada kedalaman sekitar 100 km, suhunya mencapai 1.300°C. Lebih dalam lagi, hingga batas antara mantel dan inti luar, suhunya mendekati 2.700°C. Dan pada batas antara inti luar dan inti dalam, suhunya mencapai titik ekstrem lebih dari 6.000°C.

Jadi, dari mana datangnya panas yang luar biasa ini? Panasnya bukan dari Matahari. Meskipun Matahari menghangatkan kita dan semua tumbuhan serta hewan di permukaannya, cahayanya tidak menembus hingga bermil-mil jauhnya ke dalam interior planet.

Menurut para ilmuwan, ada dua sumber panas utama: panas sejak Bumi terbentuk dan radiasi dari unsur-unsur yang berada jauh di dalam bumi.

4,5 miliar tahun yang lalu, Bumi terbentuk dari awan gas dan debu raksasa yang disebut nebula surya. Selama tumbukan dan fusi planetesimal kecil, sejumlah besar panas dihasilkan, cukup untuk melelehkan seluruh planet.

Meskipun sebagian panas itu dilepaskan ke luar angkasa, sebagian besarnya terperangkap di dalam Bumi dan tetap berada di sana hingga saat ini.

Sebagian besar panas yang tersisa berasal dari peluruhan radioaktif isotop radioaktif seperti kalium-40, torium-232, uranium-235, dan uranium-238. Unsur-unsur ini terus-menerus melepaskan energi sebagai panas selama peluruhannya.

Mereka bertindak sebagai "reaktor nuklir alami", yang diam-diam menghangatkan Bumi dari dalam. Meskipun beberapa isotop seperti uranium-235 dan kalium-40 hampir habis, masih banyak thorium-232 dan uranium-238 yang tersisa untuk menjaga Bumi tetap hangat selama miliaran tahun.

Tanpa panas, dapatkah kehidupan ada?

Panas dari inti bumi inilah yang menyebabkan lempeng tektonik bergerak, membentuk benua, lautan, dan menciptakan lingkungan hidup yang beragam selama miliaran tahun.

Jika Bumi mendingin, gerakan-gerakan ini akan berhenti. Permukaan planet akan menjadi "tidak bergerak", kering, dan mungkin tidak dapat dihuni. Manusia dan semua kehidupan akan lenyap.

Jadi setiap kali Anda berjalan di tanah, ingatlah bahwa di bawah kaki Anda ada dunia yang bergejolak yang tidak hanya menjaga planet ini tetap bergerak, tetapi juga menjaga kehidupan tetap hidup dan berkembang.

MINH HAI

Sumber: https://tuoitre.vn/vi-sao-ben-trong-trai-dat-van-nong-ngang-mat-troi-suot-hang-ti-nam-20250806120216474.htm


Komentar (0)

No data
No data

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Jet tempur Su-30-MK2 jatuhkan peluru pengacau, helikopter mengibarkan bendera di langit ibu kota
Puaskan mata Anda dengan jet tempur Su-30MK2 yang menjatuhkan perangkap panas yang bersinar di langit ibu kota
(Langsung) Gladi bersih perayaan, pawai, dan pawai Hari Nasional 2 September
Duong Hoang Yen menyanyikan "Tanah Air di Bawah Sinar Matahari" secara a cappella yang menimbulkan emosi yang kuat

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

No videos available

Berita

Sistem Politik

Lokal

Produk