Diperkenalkan pada tahun 1960-an, mouse komputer digunakan sebagai perangkat periferal, membantu orang menyesuaikan pengaturan, melakukan operasi, atau berinteraksi langsung dengan komputer.
Mungkin Anda belum tahu, tetapi sebelum disebut "mouse komputer," komponen ini dikenal sebagai "perangkat navigasi X-Y pada monitor." Nama itu diberikan karena komponen ini mengontrol dan berinteraksi langsung dengan komputer melalui layar. Namun, nama ini terlalu panjang, sulit diingat, dan kurang menarik, sehingga harus diganti dengan nama baru.
Mengapa "mouse komputer" disebut... mouse? (Gambar ilustrasi) |
Kemudian, secara alami, istilah "mouse" muncul dari istilah "perangkat orientasi X-Y pada layar," hanya karena bentuknya dan ukurannya menyerupai tikus sungguhan.
Mouse komputer diteliti dan diciptakan oleh dua insinyur, Douglas Engelbart dan William English. Ketika ditanya tentang asal usul nama "mouse," Douglas Engelbart menceritakan: "Tidak ada yang ingat dari mana asalnya. Bentuknya seperti tikus dengan ekor, dan kita semua melihatnya dan menyebutnya demikian."
Pada tahun 1960-an, Douglas Engelbart dan rekannya Bill English di Stanford Research Institute (AS) ingin mengembangkan perangkat untuk membantu orang mengontrol komputer dengan lebih mudah. Komputer pada saat itu sangat besar, mahal, dan sangat kompleks untuk dioperasikan. Untuk melakukan tugas, pengguna harus mengetik setiap perintah pada keyboard.
Setelah melakukan riset dan eksperimen yang ekstensif, Engelbart memperkenalkan sebuah perangkat yang ia sebut "XY pointer," atau "perangkat orientasi XY pada sistem tampilan," pada tahun 1964. Prototipe mouse komputer pertama ini memiliki tampilan yang cukup sederhana, hanya terdiri dari kotak kayu dengan dua roda logam yang memungkinkan perangkat tersebut bergerak di permukaan datar. Sekilas, mouse ini tampak sederhana, tetapi tim Engelbart harus melakukan banyak pengujian untuk menciptakan desain yang paling lengkap dalam hal kecepatan dan akurasi.
Namun, nama awal yang sulit diingat itu tidak sesuai dengan tujuan pemasaran produk, sehingga memaksa Douglas Engelbart untuk membuat nama baru. Pada akhirnya, semua orang di Stanford Research Institute sepakat untuk menyebut "perangkat arah XY pada sistem tampilan" itu sebagai "mouse," karena bentuk dan ukurannya sangat mirip dengan tikus sungguhan. Ekor yang menonjol adalah kabel yang menghubungkannya ke komputer. Bahkan, ekor mouse asli diposisikan tepat di bawah pergelangan tangan pengguna; untungnya, para penemu dengan cepat menyadari kekurangan ini dan mendesain ulang, sehingga menghasilkan mouse dengan kabel yang menghadap ke arah yang berlawanan seperti yang kita lihat sekarang.
Ketika ditanya tentang konvensi penamaan, Engelbart pernah berbagi bahwa perangkat periferal yang digunakan pengguna untuk berinteraksi dengan komputer disebut mouse karena bentuknya seperti tikus dengan kabel yang terpasang di belakang seperti ekor – meskipun desain ini kemudian diubah dengan kabel yang terpasang di depan agar lebih mudah digunakan.
Perspektif lain menjelaskan nama "mouse" dengan menyatakan bahwa, pada suatu waktu, kursor di layar disebut CAT (kucing). Oleh karena itu, perangkat periferal yang menyertainya dinamakan mouse karena kucing dan tikus selalu saling mengejar. Secara umum, meskipun menyatakan sudut pandangnya, Engelbart sendiri mengakui bahwa tidak ada yang benar-benar mengingat alasan pasti mengapa nama "mouse" dikaitkan dengan perangkat ini yang kemudian menjadi familiar bagi pengguna komputer.
Mouse komputer ditemukan dan dikembangkan oleh Douglas Engelbart dengan bantuan seorang kolega bernama Bill English pada tahun 1960-an. Namun, baru pada tanggal 17 November 1970, paten yang terkait dengan perangkat ini didaftarkan.
Paten untuk mouse komputer dijual kepada Xerox pada tahun 1981. Meskipun Engelbart adalah penemunya, pada saat mouse komputer tersedia secara luas di pasaran, patennya telah kedaluwarsa, sehingga ia tidak mendapatkan royalti apa pun untuk penemuannya yang paling terkenal itu.
Sumber: https://khoahocdoisong.vn/vi-sao-chuot-may-tinh-duoc-goi-la-chuot-post241579.html








Komentar (0)