
Ini adalah salah satu kompetisi kuliner paling bergengsi di dunia, yang diselenggarakan oleh Asosiasi Koki Dunia.
Bertempat di International Convention Centre Wales (ICC Wales) di Newport, Wales (Britania Raya), babak final tahun ini mempertemukan 15 tim nasional dan regional terbaik dunia dalam kategori Global Chefs Challenge – kompetisi tingkat tertinggi untuk koki profesional dalam sistem kompetisi Worldchefs.
Dalam penampilan pertama mereka di final global, tim Vietnam mencetak 81.875 poin, menempati peringkat ke-8 di dunia dan menempatkan mereka dalam grup yang memperebutkan Medali Perak.

Ini adalah pencapaian luar biasa bagi para koki profesional Vietnam dalam perjalanan integrasi internasional mereka, yang menunjukkan keahlian profesional dan identitas kuliner nasional mereka.
Berdasarkan peringkat akhir, Italia memimpin dengan 94.167 poin, diikuti oleh Denmark dan Singapura.
Pada babak final tahun 2026, tim Vietnam akan bersaing melawan 15 tim kuat dari Italia, Denmark, Singapura, Finlandia, Belanda, Meksiko, Wales, UEA, Australia, Portugal, Slovakia, Namibia, Fiji, Amerika Serikat, dan negara-negara lainnya.

Kemenangan Vietnam atas sejumlah tim dari negara-negara dengan tradisi kuat dalam seni kuliner dan pelatihan koki menunjukkan kemajuan yang jelas dari para koki profesional negara tersebut.
Vietnam diwakili dalam kompetisi ini oleh Chef Trinh Tuan Dung dan asisten chef Le Dac Minh Quan, di bawah bimbingan profesional Bapak Van Phu Phuong Dung. Semua anggota tergabung dalam Asosiasi Koki Profesional Saigon (SPC), yang berafiliasi dengan Asosiasi Pariwisata Kota Ho Chi Minh dan merupakan anggota Federasi Koki Vietnam.
Untuk lolos ke kompetisi di Wales, tim Vietnam menjalani proses seleksi yang ketat dimulai dari kualifikasi regional Asia 2025. Di semifinal regional, Chef Trinh Tuan Dung memenangkan Medali Emas, menjadi salah satu dari dua perwakilan dengan skor tertinggi di Asia, bersama dengan Singapura, yang melaju ke final dunia.

Global Chefs Challenge adalah ajang di mana para koki memamerkan kemampuan profesional mereka sepenuhnya, mulai dari pemikiran kreatif dan keterampilan penanganan bahan hingga teknik memasak, manajemen waktu, dan standar presentasi makanan, dalam lingkungan kompetisi internasional yang profesional.
Oleh karena itu, kehadiran dan prestasi tim Vietnam dalam kompetisi ini memiliki makna yang melampaui kontes profesional biasa.
Dalam konteks kuliner yang semakin menjadi "bahasa halus" yang berkontribusi dalam mempromosikan citra nasional, hasil Global Chefs Challenge 2026 semakin menunjukkan potensi Vietnam dalam mengembangkan industri kuliner yang terkait dengan pariwisata, budaya, dan pencitraan nasional.


Prestasi ini tidak hanya mencerminkan upaya individu para koki, tetapi juga menunjukkan peran yang semakin menonjol dari komunitas kuliner profesional dalam pertukaran profesional internasional, peningkatan keahlian, dan penegasan kapasitas integrasi industri kuliner Vietnam.
Fakta bahwa tim Vietnam berada di peringkat 10 besar dunia dalam kompetisi kuliner terkemuka juga membuka lebih banyak peluang bagi masakan Vietnam untuk menjangkau khalayak internasional yang lebih luas, melalui hidangan unik dan tekniknya, pemikiran kreatif, serta standar profesional yang diakui secara global.
Sumber: https://baovanhoa.vn/du-lich/viet-nam-gianh-huy-chuong-bac-tai-global-chefs-challenge-2026-230131.html








Komentar (0)