"Musik masa kini bukan sekadar seni, tetapi juga benang yang menghubungkan jutaan hati," ujar perwakilan program tersebut. Setiap nada, setiap lirik, adalah harapan untuk perdamaian, sebuah pesan penyemangat yang dikirimkan kepada masyarakat Vietnam Tengah yang menderita banyak kerugian akibat bencana alam.
Menurut penyelenggara, selain pertunjukan seni, malam musik ini juga dimeriahkan dengan kegiatan penggalangan dana untuk berbagi dengan masyarakat terdampak badai. "Setiap penonton yang berpartisipasi turut membakar semangat berbagi, bergandengan tangan untuk menyalakan semangat saling mengasihi di antara masyarakat Vietnam," demikian pesan yang ditegaskan.
Konser "Vietnam in Me", yang diselenggarakan oleh Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata dan dikoordinasikan oleh Pusat Pameran Nasional, mempertemukan banyak seniman muda ternama seperti Soobin Hoang Son, Hoa Minzy, Erik, Duc Phuc, Anh Tu, Quan AP, Duong Hoang Yen, dan grup Chillies. Mereka membawakan lagu-lagu lama yang telah diperbarui, heroik sekaligus menyentuh jiwa, memuji keindahan negara dan rakyat Vietnam.

Dengan lebih dari 20 pertunjukan yang dipentaskan dengan rumit, malam musik ini membawa penonton melalui tiga bagian: Vietnam dalam diriku adalah lagu pengantar tidur kenangan, Vietnam dalam diriku adalah sebuah perjalanan, Vietnam dalam diriku adalah negeri ajaib... Lagu-lagunya mengingatkan kita pada tonggak sejarah sekaligus bernuansa modern dan muda. Lagu-lagu hits yang familiar diberi tampilan baru, memadukan musik tradisional dan aransemen modern, menjanjikan pengalaman berbeda bagi penonton.

Penonton datang ke malam musik untuk menyaksikan negara ini tampil gemilang dalam setiap melodi, dan yang lebih penting, untuk mengirimkan kepercayaan dan dukungan mereka kepada wilayah Tengah. "Vietnam dalam diriku adalah kebanggaan, patriotisme, berbagi, dan cinta kasih bersama", itulah juga pesan yang ingin disebarkan oleh program ini.
Sumber: https://www.sggp.org.vn/viet-nam-trong-toi-dem-nhac-ket-noi-trieu-trai-tim-huong-ve-mien-trung-post810253.html
Komentar (0)