Wakil Menteri Nguyen Hoang Long dan Bapak Douglas Alexander, Sekretaris Negara untuk Kebijakan Perdagangan dan Keamanan Ekonomi , Departemen Bisnis dan Perdagangan Inggris, serta perwakilan kementerian dan sektor pada Pertemuan JETCO ke-14 - Foto: VNA
Pertemuan tersebut dipimpin oleh Wakil Menteri Nguyen Hoang Long dan Tn. Douglas Alexander, Menteri Negara untuk Kebijakan Perdagangan dan Keamanan Ekonomi, Departemen Bisnis dan Perdagangan Inggris.
Berbicara dalam pertemuan tersebut, Wakil Menteri Perindustrian dan Perdagangan Nguyen Hoang Long menekankan bahwa selama 10 tahun terakhir, kerja sama perdagangan dan investasi antara kedua negara terus berkembang pesat. Partisipasi Inggris dalam CPTPP dan UKVFTA telah menciptakan fondasi yang kokoh untuk mempromosikan perdagangan bilateral. Pada tahun 2024 saja, omzet perdagangan dua arah akan mencapai 8,4 miliar dolar AS, meningkat 18% dibandingkan tahun sebelumnya, menjadikan Inggris sebagai pasar ekspor terbesar ketiga Vietnam di Eropa.
Kedua belah pihak sepakat untuk meningkatkan kerja sama di berbagai bidang seperti pertanian , keuangan-perbankan, energi terbarukan, pendidikan, dan khususnya perdagangan dan investasi. Vietnam meminta Inggris untuk mendukung promosi perdagangan, menyelenggarakan koneksi bisnis secara berkala, sekaligus memperkuat kerja sama dalam pengelolaan pasar dan secara efektif memanfaatkan komitmen dari UKVFTA dan CPTPP.
Inggris menyatakan keinginannya untuk memperluas ekspor unggas, daging sapi, dan makanan laut ke Vietnam serta mendukung akses Vietnam ke pasar Inggris untuk produk pertanian. Di sektor keuangan, kedua belah pihak membahas inisiatif-inisiatif seperti obligasi hijau, pendirian lembaga keuangan di Vietnam, dan pengembangan pusat keuangan internasional.
Terkait energi, Inggris berkomitmen untuk mendampingi Vietnam dalam proses transisi energi melalui kerangka kerja JETP. Vietnam mendesak Inggris untuk mendukung peningkatan kapasitas manajemen, pelatihan sumber daya manusia, dan pengembangan rantai pasokan bagi industri energi terbarukan.
Selama perjalanan kerja, Wakil Menteri Nguyen Hoang Long juga menghadiri Forum Bisnis Vietnam - Inggris 2025 di Edinburgh; bekerja dengan para pemimpin bisnis besar Inggris seperti BP, HSBC, Prudential, Arup... untuk mencari peluang kerja sama investasi baru, terutama di bidang energi dan keuangan hijau.
Pada Forum tersebut, BP Group (Inggris) dan T&T Group (Vietnam) menandatangani nota kesepahaman untuk menyebarkan ekosistem pertukaran baterai untuk kendaraan listrik roda dua di Vietnam, sebuah inisiatif khas untuk kerja sama investasi hijau antara kedua negara.
Segera setelah Forum Bisnis, Wakil Menteri Nguyen Hoang Long mengadakan sesi kerja sama dengan perwakilan BP dan T&T Group. Dalam sesi ini, Wakil Menteri sangat menghargai model kerja sama tiga pihak, yakni produsen pelumas, perusahaan teknologi baterai, dan pengembang infrastruktur. Ia juga meminta agar perusahaan mematuhi peraturan terkait saat melaksanakan proyek di kota-kota besar, memastikan kesesuaian dengan standar teknis, keselamatan kebakaran, dan harga tukar baterai yang kompetitif. Dengan demikian, hal tersebut berkontribusi dalam mewujudkan tujuan pengurangan emisi di sektor transportasi Vietnam.
Statistik untuk 6 bulan pertama tahun 2025 menunjukkan bahwa omzet perdagangan bilateral mencapai lebih dari 4,3 miliar dolar AS, naik 9,6% dibandingkan periode yang sama. Dari jumlah tersebut, ekspor Vietnam mencapai hampir 3,4 miliar dolar AS, dan impor dari Inggris mencapai lebih dari 460 juta dolar AS.
Hasil di atas menunjukkan bahwa kerja sama ekonomi dan perdagangan antara Vietnam dan Inggris berkembang secara positif dan berkelanjutan, terlepas dari tantangan global. Kedua belah pihak berkomitmen untuk terus berkoordinasi secara erat dan menyelesaikan kesulitan secara efektif guna membawa hubungan bilateral ke tingkat yang lebih tinggi.
Anh Tho
Sumber: https://baochinhphu.vn/viet-nam-vuong-quoc-anh-tang-cuong-hop-tac-kinh-te-thuong-mai-102250715094050338.htm
Komentar (0)