Hal ini tercermin dalam "Survei Konsumen 2025" yang baru-baru ini diterbitkan oleh PwC Vietnam, yang menekankan bahwa tekanan keuangan menjadi perhatian utama. Menurut PwC, 48% konsumen Vietnam memandang ketidakstabilan ekonomi sebagai ancaman terbesar dalam 12 bulan ke depan (tingkat tertinggi di kawasan Asia-Pasifik), dan kekhawatiran tentang inflasi serta tekanan pengeluaran harian telah menjadikan masalah harga sebagai fitur penting dalam perilaku belanja pada tahun 2025.
Ini menjelaskan mengapa pasar dibanjiri dengan promosi, "obral besar-besaran," "diskon sangat rendah," dan sebagainya. Namun, di balik pesan-pesan menarik ini terdapat realitas yang berbeda. Sebagian besar program promosi memiliki syarat dan ketentuan yang rumit, hanya menawarkan diskon kecil, atau hanya memberikan cashback untuk pembelian selanjutnya, sehingga gagal memenuhi kebutuhan uang tunai mendesak.

Memahami hal ini, Home Credit Vietnam berfokus pada pencarian solusi yang memberikan nilai nyata dan dukungan praktis. Kampanye "Musim yang Menyenangkan, Penawaran Berlimpah" yang baru-baru ini diluncurkan oleh Home Credit Vietnam adalah contoh nyata dari hal tersebut.
Secara spesifik, mulai 1 Oktober hingga 31 Januari 2026, semua pelanggan yang menandatangani kontrak pinjaman tunai online dengan jumlah pinjaman 20-50 juta VND akan menerima voucher senilai 800.000 VND. Jumlah ini akan dipotong langsung dari pembayaran pertama.
Subsidi sebesar 800.000 VND ini berfungsi sebagai dorongan moral yang tepat waktu, membantu meringankan beban keuangan awal bagi konsumen.
Faktanya, upaya Home Credit Vietnam melampaui satu produk saja. Perusahaan ini berupaya membangun ekosistem keuangan digital yang komprehensif, di mana setiap produk dirancang untuk memenuhi beragam kebutuhan dalam kehidupan sehari-hari.
Untuk pengeluaran sehari-hari, kartu kredit Home Credit telah menjadi alat yang cerdas dan nyaman dengan integrasi pembayaran tanpa kontak melalui Google Pay mulai Juni 2025, memungkinkan pengguna untuk membayar hanya dengan sekali sentuh ponsel mereka di toko-toko.
Sumber: https://doanhnghiepvn.vn/kinh-te/vuot-qua-ap-luc-chi-tieu-cuoi-nam/20251015060110138






Komentar (0)