
Departemen Kepolisian Lalu Lintas secara berkelanjutan mengadakan sesi-sesi propaganda di berbagai daerah, terutama di kawasan wisata utama kota, dengan partisipasi pengemudi taksi dan mobil listrik. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan kepatuhan hukum, keterampilan berkendara yang aman, dan mengurangi kecelakaan lalu lintas di wilayah tersebut.
Tim Patroli Departemen Kepolisian Lalu Lintas memberikan data tentang keselamatan dan ketertiban lalu lintas pada 6 bulan pertama tahun 2025, menganalisis penyebab kecelakaan yang terjadi baru-baru ini.
Pada saat yang sama, Polisi Lalu Lintas memberikan panduan tentang cara menangani situasi darurat, prosedur berbelok yang aman, prinsip mengalah, dan konsekuensi serius dari mengemudi dalam keadaan mabuk. Sesi pelatihan menekankan penerapan praktis untuk menjamin keselamatan pengemudi, penumpang, dan masyarakat.
Model “3 tidak, 4 harus” diperkenalkan secara rinci sebagai kode etik praktis bagi pengemudi, yang akan menjadi “duta keselamatan lalu lintas” kota saat menjemput dan mengantar wisatawan.

Secara spesifik, "3 larangan" tersebut meliputi: tidak menggunakan telepon saat mengemudi, tidak membawa penumpang lebih dari jumlah yang ditentukan, tidak menggunakan alkohol, stimulan atau narkoba saat berkendara.
Sementara itu, "4 keharusan" mengatur: harus memeriksa kendaraan untuk memastikan keselamatan teknis sebelum beroperasi; mematuhi peraturan kecepatan dan memperhatikan lingkungan sekitar; mengurangi kecepatan di persimpangan; harus meminta hak jalan dan menyalakan lampu sein dengan benar saat mengubah arah.
Peraturan-peraturan ini tidak hanya membantu pengemudi menghindari pelanggaran tetapi juga berkontribusi dalam membangun budaya lalu lintas yang beradab dan profesional.
Di kawasan kota kuno Hoi An, Kantor Polisi Lalu Lintas Thang Binh (di bawah Departemen Kepolisian Lalu Lintas Kepolisian Kota) menyatakan telah mendorong dan mengorganisir 3 perusahaan kendaraan listrik dan seluruh pengemudi untuk menandatangani komitmen penerapan ketat peraturan keselamatan dan ketertiban lalu lintas. Ini merupakan langkah spesifik dalam serangkaian kegiatan Departemen Kepolisian Lalu Lintas untuk memastikan keselamatan lalu lintas di Da Nang .

Kepala Departemen Kepolisian Lalu Lintas Kepolisian Kota Da Nang mengatakan bahwa untuk kota yang memiliki banyak sumber daya pariwisata dan menarik jutaan pengunjung domestik dan mancanegara, mempromosikan dan membangun budaya tertib berlalu lintas di kalangan pengemudi merupakan kegiatan penting.
“Mereka akan menjadi duta keselamatan lalu lintas, berkontribusi dalam membangun citra kota yang layak huni dan destinasi yang mengesankan di hati wisatawan.
Oleh karena itu, Departemen Kepolisian Lalu Lintas ingin memperbarui pengetahuan tentang undang-undang lalu lintas, menciptakan landasan untuk berkontribusi dalam membangun lingkungan lalu lintas yang aman dan sehat.
"Sekaligus komitmen para pengemudi menjadi dasar untuk dipadukan dengan patroli, penertiban, dan penanganan pelanggaran secara tegas," ungkap salah seorang perwakilan dari Satuan Polisi Lalu Lintas.
Sumber: https://baodanang.vn/xay-dung-dai-su-an-toan-giao-thong-3296968.html
Komentar (0)