Sebuah sepeda motor dengan payung melaju di Jalan Bac Son, Distrik Phan Dinh Phung. |
Mudah terlihat setiap siang atau sore hari, di jalan-jalan di pusat administrasi provinsi, seperti: Luong Ngoc Quyen, Bac Son, Hoang Van Thu, Cach Mang Thang Tam dan banyak jalan lainnya... sepeda motor dengan payung meluncur di antara lalu lintas yang padat.
Pemilik kendaraan ini sebagian besar adalah kurir, pedagang kaki lima, atau pekerja lepas. Bagi mereka, payung adalah alat "bertahan hidup" dalam kondisi cuaca cerah dan hujan yang tak terduga. Namun, hal itu secara tidak sengaja mengubah kendaraan pribadi menjadi ancaman bagi pengguna jalan lainnya.
Bapak Luong Van Hiep (mahasiswa Universitas Kedokteran dan Farmasi Thai Nguyen ), yang sering bepergian di Jalan Luong Ngoc Quyen, berkata: "Banyak petugas pengantar teknologi memilih menggunakan payung untuk melindungi diri dari terik matahari dan hujan, tetapi sebenarnya itu berbahaya. Suatu kali, mobil di depan tertiup angin, menyebabkan saya di belakang hampir menabraknya... Hal ini memang nyaman bagi seseorang, tetapi dalam banyak kasus justru membahayakan orang di sekitar."
Ketika ditanya tentang perasaan mereka, banyak orang mengungkapkan kekhawatiran mereka melihat payung "melayang" di tengah lalu lintas. Ibu Nguyen Thi Hien, yang sedang menempuh pendidikan di Thai Nguyen, dengan jujur berkata: "Sebagai pengendara sepeda motor, kita juga harus memastikan keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya. Memasang payung seperti itu sama saja dengan membahayakan jalan. Kami sangat berharap pihak berwenang akan memperketat, menangani dengan tegas, dan mengakhiri kasus-kasus seperti ini..."
Faktanya, payung bukanlah bagian dari desain teknis sepeda motor, sehingga ketika terpasang pada kendaraan, hal tersebut dapat menyebabkan ketidakseimbangan, mengaburkan pandangan, dan sangat berbahaya saat angin kencang atau jalanan ramai. Memasang payung merupakan pelanggaran hukum, tetapi masih belum diperiksa dan ditangani secara berkala.
Bapak Nguyen Trong Hai, Kelompok 11, Kelurahan Phan Dinh Phung, berkomentar: Memasang payung pada sepeda motor merupakan pelanggaran dan perlu diperbaiki. Jika kita terus bersikap lunak, pelanggar akan menganggapnya biasa saja.
Kebutuhan untuk mencari nafkah dengan menggunakan payung memang wajar. Namun, jika perilaku tersebut membahayakan masyarakat, hal itu harus dipertimbangkan dari perspektif budaya berlalu lintas—di mana setiap tindakan individu dapat memengaruhi orang lain.
Keselamatan berlalu lintas tidak hanya bergantung pada kenyamanan sesaat, tetapi juga dibangun atas rasa hormat dan tanggung jawab setiap pengguna jalan. Ketika payung masih terlihat di jalanan, sudah saatnya kita menengok kembali kesenjangan perilaku masyarakat dalam berlalu lintas.
Sumber: https://baothainguyen.vn/thoi-su-thai-nguyen/202507/xe-may-gan-o-tiem-an-mat-an-toan-giao-thong-15c1343/
Komentar (0)