GĐXH - Bac Ninh, daerah yang terkenal dengan lagu-lagu rakyat Quan Ho yang merdu dan warisan budaya yang beragam, juga dikenal dengan kulinernya yang unik, di antaranya "pho gan chay" (pho hati bakar) yang telah menjadi hidangan unggulan yang tak boleh dilewatkan. Ini adalah hidangan sederhana namun berkelas, yang mencerminkan karakteristik khas budaya kuliner Vietnam Utara.
Asal usul dan karakteristik unik
Pho gan chay (pho hati goreng) adalah variasi menarik dari pho tradisional, yang menggabungkan kaldu yang harum dan manis, mi beras yang lembut dan kenyal, dan terutama hati babi goreng. Hidangan ini berasal dari kreativitas masyarakat Bac Ninh , yang menggunakan bahan-bahan yang familiar tetapi mengolahnya dengan cara baru untuk menciptakan cita rasa yang khas.

Keistimewaan pho dengan hati bakar terletak pada perpaduan bahan-bahan yang harmonis: hati disiapkan dengan hati-hati, mempertahankan teksturnya yang kaya dan berlemak tanpa menjadi kering; kaldu direbus dari tulang selama berjam-jam, menghasilkan rasa manis dan gurih alami; dan mi beras yang lembut dan halus sepenuhnya menyerap rasa dari kaldu dan hati bakar.
Terletak di sebuah gang di Jalan Tran Luu, Kelurahan Thi Cau, restoran milik Bapak Hoang Xuan Vinh (65 tahun) terkenal dengan pho hati bakarnya. Restoran ini merupakan tempat sarapan populer bagi banyak orang. Keunikan restoran ini terletak pada cara menggoreng hati hingga benar-benar gosong hitam di dalam minyak.

Gambar tersebut menunjukkan sebuah restoran yang ramai di Đáp Cầu, Bắc Ninh, dengan antrean panjang orang-orang yang mengantre di restoran pho hati bakar yang terkenal itu.
Pak Vinh mengatakan bahwa pada awal berjualan pho dengan hati bakar, ia kesulitan meyakinkan pelanggan. Butuh waktu enam tahun baginya untuk menyesuaikan resep, meningkatkan kualitas produk, dan membumbui pho sesuai seleranya untuk menciptakan semangkuk pho yang lezat. "Ketika hati tiba, kami harus menggorengnya untuk mengujinya; kami menyimpan potongan yang hitam dan membuang yang kuning. Setiap hari, restoran menggunakan sekitar 30 kg hati dan menjual lebih dari 300 mangkuk pho, bahkan lebih banyak lagi di akhir pekan," kata pemiliknya.

Restoran ini memiliki lokasi yang unik di sebuah gang kecil, dan penduduk setempat sering menyebutnya "restoran pho yang menghadap ke dinding".

Koki terus mengaduk hati di dalam wajan dengan api besar selama sekitar 20 menit hingga berubah warna menjadi hitam, lalu mengangkatnya dari wajan.
Hati babi segar dipersiapkan dengan hati-hati untuk menghilangkan bau tidak sedap, kemudian digoreng dengan api besar hingga gosong hitam, namun tetap mempertahankan kelembutan dan aromanya di dalam.

Minyak yang digunakan untuk menggoreng hati diganti setelah setiap batch untuk mencegahnya gosong.

Gambar tersebut menunjukkan dapur dengan wajan yang mendidih dan mendesis.
Pengalaman rasa yang unik.

Semangkuk pho lengkap terdiri dari hati yang ditumis, daging babi tanpa lemak (lebih disukai tenderloin, diiris tipis), dan ginjal yang diasinkan dan ditumis dengan bawang bombai, tomat, dan bawang putih. Harga setiap mangkuk berkisar antara 30.000 hingga 50.000 VND.
Saat menikmati hidangan ini, para penikmat akan merasakan perpaduan harmonis antara cita rasa kaya dan berlemak dari hati yang ditumis, rasa manis yang lembut dari kaldu, dan tekstur mi beras yang empuk. Hidangan ini semakin diperkaya oleh aroma bawang goreng, lada hitam, dan rempah-rempah segar. Semua elemen ini berpadu menciptakan simfoni kuliner unik, yang berakar kuat dalam masakan Vietnam Utara.

Kaldu adalah jiwa dari pho. Berbeda dengan kaldu pho biasa, kaldu pho yang dibuat dengan hati bakar memiliki warna kuning kecoklatan gelap yang kaya, rasa manis yang lembut dipadukan dengan aroma hati bakar, menciptakan cita rasa yang unik.
Pho gan chay (pho dengan hati bakar) bukan hanya hidangan yang lezat tetapi juga memiliki nilai budaya yang signifikan. Ini adalah bukti kreativitas kuliner masyarakat Bac Ninh – sebuah wilayah yang selalu tahu bagaimana melestarikan dan mengembangkan keindahan tradisionalnya. Hidangan ini sering dipilih oleh penduduk lokal dan wisatawan untuk acara kumpul-kumpul, atau sekadar untuk menikmati sarapan lengkap.

Sebagian besar pelanggan adalah pelanggan tetap. Bapak Nguyen Van Minh (dari Bac Ninh) berbagi bahwa restoran ini terkait dengan masa kecilnya. "Saya sudah makan di sini sejak kecil; ayah saya dulu sering mengajak saya sarapan di sini. Saya sangat menyukai pho hati di sini karena rasanya yang familiar dan sesuai dengan selera saya. Saya berkunjung sekitar 2-3 kali seminggu."
Pho hati bakar khas Bac Ninh bukan hanya sekadar hidangan, tetapi juga simbol perpaduan tradisi dan modernitas. Jika Anda berkesempatan mengunjungi wilayah Quan Ho, jangan lupa untuk mencicipi hidangan unik ini agar dapat sepenuhnya menghargai cita rasa dan jiwa Bac Ninh.
Sumber: https://giadinh.suckhoedoisong.vn/xep-hang-an-pho-gan-chay-bac-ninh-172241226180055572.htm







Komentar (0)