Sehubungan dengan itu, 30 sarjana yang baru lulus dari Fakultas Pedagogi (Universitas Ha Long) telah mengajukan diri untuk bekerja sebagai guru kontrak di taman kanak-kanak, sekolah dasar dan sekolah menengah di 5 kotamadya di daerah pegunungan, perbatasan dan kepulauan di provinsi tersebut.
Dalam rapat tersebut, perwakilan dari berbagai instansi, daerah, dan bupati/walikota membahas sejumlah pokok bahasan, seperti: Kebijakan untuk mendorong guru mengajar di daerah pegunungan, perbatasan, dan kepulauan; menjamin jumlah guru kontrak untuk pekerjaan pendidikan ; rotasi kader dan guru di daerah-daerah di provinsi...
Berbicara pada pertemuan tersebut, Ibu Vu Thi Mai Anh, Direktur Departemen Dalam Negeri, memuji semangat kepeloporan para lulusan baru Fakultas Pedagogi (Universitas Ha Long) yang secara sukarela bekerja di komune pegunungan, perbatasan, dan kepulauan. Dengan demikian, kebutuhan guru di daerah-daerah tersebut terpenuhi, berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan massal, dan secara bertahap mempersempit kesenjangan antarwilayah. Beliau meminta komune untuk mengarahkan lembaga pendidikan agar segera menandatangani kontrak kerja dengan guru agar kontrak tersebut selesai sebelum 5 September. Melaksanakan kebijakan pemerintah pusat dan provinsi, setiap guru berhak atas gaji, tunjangan, dan dukungan dengan total pendapatan rata-rata 10 juta VND/orang/bulan, dan pada saat yang sama, perhatian diberikan pada penyediaan makanan, akomodasi, dan tempat tinggal bagi guru.
Saat ini, Komite Rakyat Provinsi telah mengarahkan Departemen Pendidikan dan Pelatihan untuk mengembangkan peraturan tentang rotasi guru sebagai dasar implementasi untuk memastikan keadilan, publisitas, dan transparansi.
Sumber: https://baoquangninh.vn/30-sinh-vien-tinh-nguyen-dang-ky-day-hoc-tai-vung-cao-3373695.html
Komentar (0)