Pada sore hari tanggal 13 Februari, di Museum Seni Rupa Kota Ho Chi Minh, empat seniman Vietnam-Amerika, termasuk Anh Bach (Bach Hoang Anh), Mina Ho Ferrante (Ho Mong Nha Uyen), Tim Nguyen (Nguyen K Quy), dan Ly Tran (Tran Phuong Ly), akan membuka pameran bersama pertama mereka di Vietnam, yang disebut Hello Vietnam (berlangsung hingga 21 Februari).
Lukisan seniman Ly Tran dalam gaya realisme konseptual
Menurut para seniman, meskipun belum bertemu langsung, mereka menganggap satu sama lain sebagai keluarga. "Kami kembali ke Vietnam bukan hanya untuk menyapa negara ini, tetapi juga untuk saling menyapa—pertama kalinya setelah setahun hanya 'mengobrol' daring," ujar seniman Mina Ho Ferrante.
Secara spesifik, seniman Tim Nguyen tinggal di Makakilo. Mina Ho Ferrante tinggal di Burbank, California. Ly Tran tinggal di Rockville, Maryland. Bach tinggal di Spring, Texas.
Keinginan untuk koneksi global
Seniman Ly Tran berkata: "Saya masih ingat pertama kali kita mengadakan pertemuan daring untuk membahas pameran. Saya terus mengulang: Tim, jam 9 malam waktu Pantai Timur sama dengan jam 3 sore waktu Hawaii untukmu, jam 6 sore waktu California sama dengan Mina, ingat itu, semuanya. Dan begitu saja, kami berempat membuat janji untuk kembali ke tanah air untuk mengucapkan selamat tinggal kepada Vietnam ."
Bagi seniman Tim Nguyen, ini adalah pertama kalinya ia kembali ke tanah airnya untuk berpameran, setelah lebih dari 20 tahun tinggal di Hawaii. "Melalui jejaring sosial, kami berempat bertemu satu sama lain, dengan profesi, minat, dan kecocokan yang sama, sehingga pameran Hello Vietnam juga merupakan kesempatan bagi kami untuk bertemu dan bertukar pengalaman. Bagi saya, melukis adalah karier, layaknya sebuah profesi. Lukisan-lukisan saya hanya menggambarkan kehidupan sehari-hari masyarakat Hawaii di tempat saya tinggal. Beberapa orang mengatakan saya melukis dengan gaya impresionis... Mungkin begitu," akunya.
Lukisan Tim Nguyen menggambarkan kehidupan sehari-hari masyarakat Hawaii.
Jika lukisan Ly Tran menganut gaya realisme konseptual, lukisan Tim Nguyen menggambarkan kehidupan sehari-hari masyarakat Hawaii. Ia ingin menggambarkan mereka dengan jujur, lembut, alami, namun tetap mengesankan. Tim Nguyen merasa sangat beruntung dapat tinggal dan melakukan apa yang ia cintai di negeri "laut biru, pasir putih" Hawaii.
Pak Bach bergabung dengan tiga sahabat dari seluruh dunia dalam serangkaian lukisan tentang perempuan. Dalam kehidupan sehari-hari, perempuan seringkali harus bekerja keras dan memikirkan banyak hal. Oleh karena itu, dalam lukisannya, Pak Bach ingin mereka ditampilkan dalam momen-momen yang indah, damai, dan memuaskan. Momen-momen ini bisa berupa duduk membaca buku, merias wajah, berjemur, atau berkeliling mengambil gambar...
Bagi Mina Ho Ferrante, pengalaman bekerja di Walt Disney Animation Studios telah memengaruhi proses kreatifnya di kemudian hari. "Setiap emosi saat memegang kuas seringkali menghasilkan lukisan dengan nuansa yang berbeda: terkadang hampir abstrak, terkadang dengan sentuhan impresionisme, terkadang bahkan klasik. Namun, apa pun yang terjadi, semua gaya ini adalah bagian dari diri saya," ungkap seniman Mina Ho Ferrante.
Karya Bach terinspirasi oleh sosok wanita bahagia yang damai.
Lukisan oleh seniman Mina Ho Ferrante
Dan dengan pameran Hello Vietnam , keempat seniman Vietnam-Amerika ini berharap dapat terhubung dengan lebih banyak seniman Vietnam-Amerika di seluruh dunia . "Kami sangat senang memiliki motivasi untuk menjadikannya pameran tahunan selama bertahun-tahun mendatang," ujar seniman Ly Tran, mewakili kelompok tersebut, kepada pers.
Setelah pameran di Kota Ho Chi Minh, empat seniman Vietnam-Amerika: Anh Bach (Bach Hoang Anh), Mina Ho Ferrante (Ho Mong Nha Uyen), Tim Nguyen (Nguyen K Quy) dan Ly Tran (Tran Phuong Ly) akan membawakan Hello Vietnam ke Hanoi (berlangsung dari tanggal 1 hingga 9 Maret) di Museum Seni Rupa Vietnam.
[iklan_2]
Sumber: https://thanhnien.vn/4-hoa-si-my-goc-viet-cung-chao-viet-nam-185250212114948555.htm
Komentar (0)