Sesibuk apa pun Anda, luangkan setidaknya satu jam sehari untuk mengobrol, bertukar pikiran, dan berbagi dengan anak-anak Anda. Hal ini juga bisa sesederhana bermain game atau menonton film bersama, yang darinya Anda dapat berbagi cerita tentang kehidupan kepada anak-anak. Berikut beberapa kalimat yang sebaiknya tidak diucapkan oleh para ayah saat bermalas-malasan kepada anak-anak mereka setiap hari, membantu mereka menjadi lebih percaya diri dan memiliki masa depan yang cerah.
1. Ayah mencintaimu
Cinta adalah salah satu energi yang tak pernah terbuang sia-sia. Mengatakan "Aku mencintaimu" setiap hari tak akan pernah kehilangan kekuatannya.
Katakan pada anak Anda betapa Anda mencintainya. Katakan padanya setiap hari, bahkan beberapa kali sehari.
Frasa "Aku cinta kamu" tidak kehilangan efektivitasnya meskipun diucapkan setiap hari. Ilustrasi foto
2. Bagaimana harimu?
Ini adalah pertanyaan terbuka untuk membantu Anda memulai percakapan dengan anak Anda. Setelah mendengar anak Anda berkata: "Hari ini guru memberiku nilai 8", "Teman A memukulku", "Teman C tidak bermain denganku"... maka sang ayah mulai mengeksplorasi dan bertanya lebih lanjut tentang apa yang terjadi pada anak tersebut.
Dari sana, para ayah juga dapat lebih memahami kepribadian anak mereka dan cara menangani masalah yang muncul. Kemudian, orang tua dapat secara perlahan menjelaskan, berbagi, dan menyarankan cara terbaik untuk menangani situasi tersebut.
Melalui pertanyaan-pertanyaan sederhana, anak Anda akan memahami betapa Anda mencintai dan peduli padanya. Memiliki dukungan spiritual sangatlah penting, anak Anda akan merasa bahwa ayahnya selalu mengkhawatirkannya. Dari sana, anak Anda akan lebih percaya diri dalam melakukan apa pun.
3. Jelajahi pengetahuan bersama anak Anda
"Tahukah kamu tempat mana yang kita lewati? Ini tempat bersejarah tempat kakekmu bertempur..." bisa menjadi cara ayah untuk membuka cerita dan mengajak anak ikut terlibat.
Anak-anak mungkin tidak tertarik dengan topik tersebut, atau mereka mungkin sangat tertarik, dan tentu saja, mereka akan mempelajari banyak pengetahuan menarik melalui percakapan dengan Anda.
4. Ayah sangat bangga menjadi ayahmu.
Anak Anda perlu tahu bagaimana perasaan Anda sebagai orang tua. Ada begitu banyak hal yang hilang ketika komunikasi terputus dan anak-anak tidak lagi ingin terhubung dengan orang tua mereka dalam seluruh kehidupan, emosi, dan persepsi mereka...
Jagalah selalu hubungan antar anggota keluarga dengan saling berbagi perasaan dan jangan takut untuk mengungkapkan rasa cinta dan bangga Anda kepada anak di hadapan mereka.
Jagalah selalu hubungan keluarga dengan berbagi perasaan. Ilustrasi foto
5. Ayah sangat yakin bahwa kamu bisa melakukannya dengan baik.
Meyakini bahwa anak Anda mampu berprestasi adalah dorongan paling berharga bagi anak-anak. Selain pujian dan dorongan, yang paling dibutuhkan anak adalah kepercayaan dari ayahnya.
Pusat Penelitian Pemuda Tiongkok melakukan survei di enam provinsi dan kota termasuk Beijing, Shanghai, Guangdong, Yunnan, Gansu, dan Henan , dengan pertanyaan menyelidik: "Kalimat apa yang paling ingin Anda katakan kepada orang tua Anda?"
Hasilnya menunjukkan bahwa frasa "Percayai anak Anda" berada di posisi teratas, dengan perolehan suara sebesar 63,5%. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya anak-anak dipercaya oleh orang tua mereka.
6. Penafsiran Nilai Persahabatan
Ketika para ayah memiliki teman baik, seseorang yang dapat mereka temui, tempat mereka bisa tertawa, meminta nasihat, dan meminta bantuan sepenuh hati..., mereka akan menunjukkan kepada anak-anak mereka nilai dari persahabatan sejati.
Menjelaskan nilai persahabatan melalui persahabatan yang nyata dan tulus akan membantu putra Anda memahami bahwa dalam hidup, selalu ada orang yang layak dipercaya.
7. Semoga harimu menyenangkan di sekolah, dan jangan lupa siapa dirimu.
Kepribadian, karakter, dan rasa dirinya berkembang setiap hari. Identitas anak Anda terus berkembang dan bergantung pada siapa dirinya dan apa yang dilakukannya, bukan hanya nama mereka. Ingatkan anak Anda tentang hal ini setiap hari.
[iklan_2]
Source: https://giadinh.suckhoedoisong.vn/7-cau-bo-nen-noi-voi-tre-moi-ngay-de-tuong-lai-con-toa-sang-172240731154659053.htm
Komentar (0)