Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Độc lập - Tự do - Hạnh phúc

Konsumsi blueberry secara teratur dapat mengurangi risiko demensia

Blueberry - dengan warna ungu-biru yang khas dan rasa manis dan asam yang seimbang - terbukti secara ilmiah membantu meningkatkan kesehatan otak dan secara signifikan mengurangi risiko Alzheimer jika kita memakannya secara teratur.

VietnamPlusVietnamPlus29/08/2025

Mereka mengatakan "satu apel sehari dapat menjauhkan kita dari dokter," tetapi penelitian baru dari Universitas Cincinnati menunjukkan kandidat potensial lainnya: blueberry.

Selain menjadi buah yang umum ditemukan dalam hidangan penutup, smoothie, atau salad, blueberry juga terbukti membantu mengurangi risiko kehilangan ingatan di usia tua.

Antosianin - rahasia di balik warna ungu blueberry

Sebuah penelitian yang dipimpin oleh Dr. Robert Krikorian, seorang psikolog dan ahli saraf perilaku, yang diterbitkan dalam jurnal Nutrients, menemukan hubungan antara suplementasi blueberry secara teratur dan peningkatan daya ingat dan kesehatan otak pada orang paruh baya yang berisiko tinggi terkena penyakit Alzheimer atau penurunan kognitif.

Selama bertahun-tahun, tim Dr. Krikorian berfokus pada buah beri. Blueberry khususnya menonjol karena kandungan antosianinnya yang tinggi, antioksidan kuat yang memberi buah ini warna biru-ungu.

Pada tumbuhan, antosianin membantu melindungi terhadap sinar UV dan bakteri; pada manusia, antosianin membantu mengurangi peradangan, meningkatkan metabolisme, dan meningkatkan energi seluler.

Tak hanya blueberry, makanan seperti rasberi, beras hitam, atau kedelai hitam juga kaya akan antosianin. Namun, menurut para ahli, blueberry memiliki keseimbangan istimewa antara rasa yang lezat, kemudahan penggunaan dalam diet sehari-hari, dan nilai gizi yang luar biasa.

Metode penelitian

Studi ini melibatkan 33 orang berusia 50-65 tahun di Cincinnati. Kelompok ini kelebihan berat badan, memiliki pradiabetes (resistensi insulin), dan menunjukkan tanda-tanda awal kehilangan ingatan.

Menurut statistik, sekitar 50% dari populasi Amerika setengah baya mengalami pra-diabetes - yang dianggap sebagai faktor risiko bagi banyak penyakit kronis, termasuk Alzheimer.

an-viet-quat.jpg
Mengonsumsi blueberry setiap hari dapat mengurangi risiko kehilangan ingatan di usia tua. (Foto: iStock)

Selama 12 minggu, para relawan diminta untuk tidak mengonsumsi buah beri lain selain suplemen yang diberikan. Separuh partisipan diberi bubuk yang mengandung setara dengan setengah cangkir blueberry segar setiap hari, sementara sisanya diberi plasebo.

Sepanjang perjalanan, mereka melakukan tes kognitif untuk mengukur memori kerja, fleksibilitas mental, dan konsentrasi — kemampuan yang sering menurun sejak dini pada penderita demensia.

Hasil yang tidak terduga

Hasil penelitian pada kelompok suplemen blueberry menunjukkan peningkatan signifikan dalam tes memori, terutama kemampuan untuk menyaring informasi yang tidak relevan saat belajar dan mengingat.

Ini adalah keterampilan penting dalam kehidupan sehari-hari, seperti mengingat janji di tengah serangkaian tugas yang tumpang tindih.

Selain itu, kelompok ini memiliki kadar insulin puasa yang lebih rendah, yang menunjukkan fungsi metabolisme yang lebih baik - tubuh dengan mudah membakar lemak untuk energi.

Hal menarik lainnya adalah mereka menunjukkan tanda-tanda “pemisahan mitokondria” – sebuah proses seluler yang dikaitkan dengan umur panjang dan berkurangnya stres oksidatif, yang merupakan penyebab kelelahan dan hilangnya ingatan.

"Temuan ini menunjukkan bahwa blueberry mungkin memiliki efek pada otak dan juga metabolisme energi, yang merupakan bidang penelitian yang sangat menjanjikan," kata Dr. Krikorian.

Solusi aman dan sehat

nuoc-ep-viet-quat.jpg
Suplementasi blueberry setiap hari dianggap sebagai "investasi awal" untuk kesehatan otak. (Foto: iStock)

Meskipun penelitiannya kecil, hasilnya menawarkan harapan besar: kebiasaan sederhana seperti menambahkan smoothie blueberry untuk sarapan, atau menaburkan beberapa buah beri segar pada yogurt atau sereal setiap hari, dapat mendukung otak yang lebih sehat dalam jangka panjang.

Blueberry sudah menjadi makanan pokok dalam diet dan program penurunan berat badan berkat kandungan kalori, serat, dan antioksidannya yang rendah. Menambahkan buah ini ke dalam menu harian Anda dapat dianggap sebagai "investasi awal" untuk kesehatan otak, terutama bagi mereka yang berisiko pradiabetes atau memiliki riwayat Alzheimer dalam keluarga.

"Penyakit Alzheimer dan bentuk demensia lainnya berkembang selama bertahun-tahun, dimulai pada usia paruh baya. Pencegahan dini sangatlah penting. Meskipun penelitian lebih lanjut masih diperlukan, konsumsi blueberry secara teratur merupakan pilihan yang aman dan sehat bagi semua orang," tegas Dr. Krikorian.

(Vietnam+)

Sumber: https://www.vietnamplus.vn/an-viet-quat-thuong-xuyen-co-the-giam-nguy-co-mat-tri-nho-post1058150.vnp


Komentar (0)

No data
No data

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Jet tempur Su-30-MK2 jatuhkan peluru pengacau, helikopter mengibarkan bendera di langit ibu kota
Puaskan mata Anda dengan jet tempur Su-30MK2 yang menjatuhkan perangkap panas yang bersinar di langit ibu kota
(Langsung) Gladi bersih perayaan, pawai, dan pawai Hari Nasional 2 September
Duong Hoang Yen menyanyikan "Tanah Air di Bawah Sinar Matahari" secara a cappella yang menimbulkan emosi yang kuat

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

No videos available

Berita

Sistem Politik

Lokal

Produk