Menurut informasi dari DigiTimes, Apple telah resmi memasuki fase pengembangan prototipe pertama (Prototipe 1) untuk model iPhone lipat sejak bulan lalu. Ini merupakan tonggak penting dalam perjalanan menghadirkan perangkat iPhone ini kepada pengguna, karena prototipe pertama akan memiliki fungsionalitas penuh untuk pengujian di dunia nyata.
Jika proses pengembangan berjalan lancar, Apple diperkirakan akan menyelesaikan pengujian prototipe pertama pada akhir tahun 2025. Setelah selesai, perangkat akan melanjutkan ke tahap Uji Validasi Rekayasa (EVT) untuk memastikan stabilitas dan kemampuan manufaktur.
Namun, ini masih tahap awal. Prototipe 1 hanyalah awal dari serangkaian prototipe yang direncanakan Apple. Sebelum beralih ke EVT, perusahaan akan terus mengembangkan setidaknya dua prototipe lagi untuk menguji keseluruhan desain, fitur, dan strukturnya.
iPhone yang dapat dilipat mengungkapkan detail yang lebih menarik |
Setiap prototipe akan melalui fase pengujian terpisah yang berlangsung sekitar dua bulan, yang memungkinkan Apple untuk mengevaluasi kinerja setiap desain dan memeriksa kompatibilitas dengan komponen perangkat keras dan perangkat lunak.
Secara paralel, mitra rantai pasokan Apple juga akan dimobilisasi untuk berpartisipasi dalam proses pengujian. Mereka akan melakukan pengujian komponen, material, dan integrasi untuk memastikan semuanya berjalan lancar sebelum beralih ke perakitan skala kecil.
Setelah pengujian tingkat komponen selesai, Apple akan menyerahkan proses perakitan prototipe kepada mitra utama seperti Foxconn dan Pegatron, yang merupakan kunci dalam menentukan kemampuan produksi massal iPhone yang dapat dilipat.
Pengembangan iPhone yang dapat dilipat masih dalam tahap awal, tetapi serangkaian pengujian dan verifikasi menyeluruh ini menunjukkan bahwa Apple sangat berhati-hati dan serius terhadap lini produk yang benar-benar baru ini.
iPhone lipat (iPhone Fold) menjadi topik hangat di dunia teknologi, terutama karena banyaknya informasi desain dan konfigurasi yang terungkap secara bertahap. Menurut analis Ming-Chi Kuo, fitur paling menonjol dalam desain model iPhone ini adalah lipatan pada layar yang hampir tidak terlihat. Untuk mencapai hal ini, Apple mungkin menggunakan bingkai logam khusus untuk membantu mendistribusikan gaya secara merata saat layar dilipat dan dibuka, sehingga meminimalkan kerutan atau lipatan.
iFan gembira dengan informasi baru tentang iPhone yang dapat dilipat |
Salah satu poin penting berikutnya adalah sistem kameranya. Menurut sumber dari Digital Chat Station di platform Weibo, iPhone Fold akan memiliki klaster kamera ganda beresolusi 48MP. Para ahli memperkirakan bahwa lensa kedua klaster ini kemungkinan besar adalah lensa sudut ultra lebar, alih-alih lensa telefoto seperti pada kebanyakan model iPhone kelas atas lainnya. Alasan utamanya adalah keterbatasan ruang pada desain lipatannya.
Kamera swafoto juga memiliki inovasi yang signifikan. Menurut Ming-Chi Kuo, Apple akan menerapkan teknologi kamera bawah layar untuk pertama kalinya pada layar internal. Hal ini membantu pengguna menikmati pengalaman layar penuh yang lebih mulus saat dibuka untuk digunakan, tanpa terganggu oleh lubang atau telinga kelinci yang familiar.
Sementara itu, layar luar iPhone lipat akan tetap menggunakan desain punch-hole tradisional untuk mengakomodasi kamera swafoto. Hal ini tidak hanya menjamin kualitas foto, tetapi juga menjaga desain luar tetap harmonis dan lebih mudah diproduksi pada tahap awal.
Secara keseluruhan, iPhone lipat diharapkan menjadi kombinasi harmonis antara teknologi canggih dan bahasa desain yang inovatif. Jika informasi yang bocor ini benar, ini akan menjadi salah satu perangkat yang menandai perubahan besar bagi Apple dalam persaingan ponsel lipat.
Sumber: https://baoquocte.vn/apple-tiep-tuc-he-lo-thong-tin-thu-vi-ve-iphone-man-hinh-gap-322613.html
Komentar (0)