Kontes ini tidak hanya menjadi kesempatan bagi para penulis dan seniman komik untuk menunjukkan bakat mereka, tetapi juga berkontribusi dalam membangun komunitas pembuat komik dan mengembangkan genre buku seni ini di Vietnam.
Dengan karya “Esai tentang Telur Balut,” penulis Tran Khac Khoan (lahir tahun 1990, provinsi Lam Dong ) memenangkan Hadiah Pertama dalam Kontes Penulisan Komik yang diselenggarakan bersama oleh Institut Prancis di Vietnam dan Penerbitan Kim Dong.
Menurut informasi dari Institut Prancis pada 10 Desember, seniman muda ini akan mewakili penulis buku komik Vietnam untuk menghadiri Festival Komik Angoulême, acara budaya dan seni komik terbesar di Prancis pada awal 2025.
Ini adalah kesempatan yang sangat berharga bagi penulis Vietnam untuk bertukar dan belajar pengalaman dari para kreator komik terkemuka dunia .
Setelah lebih dari 5 bulan penuh kegembiraan, kontes ini telah menarik perhatian banyak penulis dan seniman komik di seluruh negeri, dengan lebih dari 100 entri yang valid dikirimkan kepada Panitia Penyelenggara.
Entri yang ada beragam dalam tema dan gaya, menunjukkan kreativitas dan antusiasme penulis dari segala usia, yang menjanjikan akan membawa angin segar ke pasar komik domestik.
Setelah dua putaran penjurian, Penyisihan dan Final, Juri yang terdiri dari seniman ternama Prancis dan Vietnam (Ta Huy Long, Nguyen Thanh Phong, Clément Baloup dan Maxime Péroz) menemukan karya terbaik yang layak mendapatkan penghargaan.
Selain Hadiah Pertama yang diberikan kepada penulis Tran Khac Khoan, Hadiah Kedua diberikan kepada penulis Cao Hoang Anh Thu (lahir tahun 1999, Kota Ho Chi Minh ) dengan karya "Red Pencil."
Hadiah Ketiga diberikan kepada penulis Tran Thao Nguyen (lahir 1996, Kota Ho Chi Minh) dengan karya "Lockdown di negeri asing."
Dua Penghargaan Dorongan diberikan kepada kelompok penulis Ngo Thi Ngoc Anh dan Vuong Nhien Khang dengan karya “The Story Rental Shop” dan kelompok penulis Nguyen Hai Nam dan Do Dinh Cuong dengan karya “Bug/ Finding Evergreen.”
Menurut seniman Ta Huy Long, karya-karyanya memiliki banyak gaya ekspresi yang berbeda, menunjukkan minat anak muda terhadap isu-isu sosial di sekitar mereka.
Juri sangat menghargai karya yang secara jelas mengekspresikan gaya kreatif individu.
Dengan gaya berekspresi profesional dalam penceritaan, pengembangan topik, dan ritme cerita, karya pemenang Hadiah Pertama " Esai tentang Telur Balut" ini sangat diapresiasi oleh Juri. Karya ini dekat dengan kehidupan masa kini, membuat pembaca dapat melihat pemikiran anak muda masa kini. Tak hanya itu, orang dewasa pun dapat melihat diri mereka sendiri di dalamnya.
"Seleksi karya dilakukan secara nasional, sehingga tingkat persaingannya sangat tinggi. Semua kandidat menunjukkan penguasaan teknik menggambar dan kemampuan bercerita. Investasi mereka yang serius dan terperinci patut dikagumi," ujar seniman Clément Baloup.
Menurut juri Prancis, hal yang paling menonjol tentang karya pemenang penghargaan adalah pesan artistik yang mendalam dan pendekatan kreatif, yang sepenuhnya memanfaatkan potensi yang dihadirkan oleh seni komik.
"Seniman komik Vietnam memiliki kepekaan artistik yang istimewa, mereka hanya perlu diberi kesempatan untuk mengekspresikan diri lebih bebas dan sekaligus memperluas jangkauan pembacanya hingga dewasa. Ini akan membantu komik diakui sebagai bentuk seni independen, yang juga dikenal sebagai seni kesembilan," ujar seniman Clément Baloup.
[iklan_2]
Source: https://www.vietnamplus.vn/bai-van-ve-trung-vit-lon-gianh-giai-nhat-cuoc-thi-truyen-tranh-viet-nam-phap-post1000163.vnp
Komentar (0)