ANTD.VN - Jumlah total rekening efek yang baru dibuka pada bulan Oktober adalah 167.659 rekening, tetapi jumlah rekening yang ditutup naik menjadi 545.386 rekening.
Vietnam Securities Depository and Clearing Corporation (VSDC) baru saja mengumumkan jumlah akun perdagangan efek investor domestik dan asing per 31 Oktober 2023 yang dikelola pada sistem VSDC.
Secara spesifik, jumlah akun perdagangan domestik mencapai 7.400.592 akun, yang terdiri dari akun investor individu sebanyak 7.384.707 akun dan akun investor institusional sebanyak 15.885 akun.
Jumlah akun perdagangan luar negeri mencapai 44.952, yang terdiri dari 40.429 akun investor individu dan 4.523 akun investor institusional.
Jumlah rekening efek yang ditutup melonjak pada bulan Oktober |
Khususnya, informasi dari VSDC menunjukkan bahwa pada bulan Oktober, jumlah total akun baru yang dibuka adalah 167.659 akun, tetapi jumlah akun yang ditutup naik hingga 545.386 akun.
Melonjaknya jumlah rekening yang ditutup menyebabkan jumlah total rekening efek secara nasional menurun tajam, dari lebih dari 7,8 juta rekening pada akhir September menjadi hanya 7,45 juta rekening saat ini.
Menurut VSDC, jumlah penutupan rekening terbanyak terjadi di MB Securities Joint Stock Company (MBS), yaitu sebanyak 543.753 rekening. Sisanya, sebanyak 1.633 rekening, ditutup di perusahaan sekuritas lainnya.
“Melalui diskusi dengan MBS, VSDC mengetahui bahwa MBS saat ini sedang meninjau daftar rekening yang dibuka di MBS dan secara proaktif menutup rekening yang telah dibuka sebelumnya yang belum menghasilkan transaksi apa pun,” ujar VSDC.
Faktanya, situasi pembukaan rekening efek tetapi tidak ada transaksi yang dilakukan cukup umum. Pertengahan tahun lalu, pasar saham Vietnam mencatat lonjakan jumlah rekening baru yang dibuka hingga hampir setengah juta rekening per bulan.
Para ahli mengatakan alasan peningkatan mendadak dalam jumlah rekening baru yang dibuka adalah karena kebijakan bank, yang membuka rekening surat berharga bagi nasabah yang membuka rekening bank di bank tersebut.
Perusahaan yang menutup akun sekuritas yang tidak aktif mungkin merupakan langkah “pembersihan data”.
Pada pertengahan Oktober, Pemerintah meminta Komisi Sekuritas Negara untuk terhubung dengan basis data populasi nasional untuk membersihkan data mengenai peserta perdagangan sekuritas.
Oleh karena itu, pada bulan November, perusahaan sekuritas harus membandingkan informasi pengguna untuk memastikan kecocokan dan menghilangkan data yang salah, duplikat, atau virtual.
[iklan_2]
Tautan sumber
Komentar (0)