![]() |
Marco Rose akan menghadapi tantangan baru di Liga Primer. |
AFC Bournemouth telah menunjukkan persiapan yang cepat untuk periode transisi dengan secara resmi mengumumkan Marco Rose sebagai pelatih kepala mereka untuk musim 2026/27.
Keputusan ini datang hanya enam hari setelah klub Vitality Stadium mengkonfirmasi bahwa Andoni Iraola akan pergi setelah kontraknya berakhir pada akhir musim ini. Manajer asal Spanyol itu menolak untuk memperbarui kontraknya demi mencari tantangan baru.
Marco Rose telah menandatangani kontrak tiga tahun dan akan mulai bekerja setelah musim ini berakhir.
Dalam pengumuman resmi mereka, Bournemouth menekankan bahwa Rose memiliki pengalaman luas di level tertinggi sepak bola Eropa. Pelatih berusia 49 tahun ini sebelumnya pernah melatih Red Bull Salzburg, Borussia Monchengladbach, Borussia Dortmund, dan RB Leipzig.
Nama Rose menjadi terkenal setelah masa kerjanya yang sukses di Salzburg, di mana ia membantu tim tersebut memenangkan dua gelar liga Austria berturut-turut. Ia juga merupakan mantan pelatih bintang-bintang muda seperti Erling Haaland dan Dominik Szoboszlai. Kemudian ia menorehkan prestasi di Bundesliga sebelum memenangkan Piala Jerman dan Piala Super Jerman bersama Leipzig.
Bagi Bournemouth, ini adalah pilihan yang jelas menunjukkan ambisi. Tim ini menjalani musim yang positif, mempertahankan rekor tak terkalahkan dalam 13 pertandingan dan bersaing untuk kualifikasi Piala Eropa.
Sementara itu, Iraola pergi setelah periode peningkatan yang signifikan bagi Bournemouth. Ia membantu tim meraih posisi ke-12 dan kemudian ke-9 di Liga Primer, sekaligus membangun gaya permainan yang energik dan terorganisir dengan baik.
Pelatih asal Spanyol itu saat ini dikaitkan dengan beberapa klub besar seperti Crystal Palace, Athletic Bilbao, dan bahkan Manchester United.
Sumber: https://znews.vn/bournemouth-chot-hlv-thay-iraola-post1645147.html








Komentar (0)