Ayam rebus adalah hidangan tradisional yang wajib ada di nampan Malam Tahun Baru Vietnam. Ayam termasuk dalam kelompok protein sehingga mudah rusak jika tidak diawetkan dengan benar.
Ayam rebus yang lezat, kulitnya renyah, dipotong dengan cermat sehingga setiap potongan memiliki kulit - Foto: CHÁNH NIỆM
Berbicara dengan Tuoi Tre Online , Dr. Ho Hong Thuy - Rumah Sakit Universitas Kedokteran dan Farmasi, Kota Ho Chi Minh (cabang 3) - mengatakan bahwa ayam rebus adalah hidangan tradisional yang tak terpisahkan di nampan Malam Tahun Baru Vietnam.
Namun, daging ayam sangat rentan terhadap kontaminasi bakteri jika tidak diawetkan dengan benar, sehingga menimbulkan risiko kesehatan.
Berikut adalah tips penting untuk membantu mengawetkan ayam rebus dengan aman, mempertahankan rasa dan nilai gizinya selama Tet.
Tips Memasak Ayam Agar Tahan Lama
Pilihlah ayam yang segar dan bersih, pilihlah ayam dari sumber yang terpercaya; daging ayam haruslah segar, tidak berbau aneh, kulitnya halus, dan tidak ada memar.
Bersihkan ayam secara menyeluruh, buang semua bulu dan organ, terutama bagian yang rentan terhadap infeksi seperti kelenjar minyak di bagian ekor ayam.
Rebus ayam sampai benar-benar matang: Rebus hingga benar-benar matang, ayam harus direbus sampai benar-benar matang, tidak ada darah merah yang tertinggal di tulang atau kaldu.
Saat merebus, tambahkan garam atau jahe, daun lemon ke dalam air mendidih untuk meningkatkan kemampuan antibakteri dan menjaga ayam tetap lezat.
Dinginkan dengan benar: Setelah direbus, biarkan ayam mendingin secara alami di lingkungan yang sejuk.
Jangan langsung menaruh ayam panas ke dalam kotak atau lemari es.
Simpan dalam lemari es: simpan ayam di lemari es jika digunakan dalam 1-2 hari, suhu 0-4 derajat Celcius.
Bungkus ayam rapat-rapat dengan plastik pembungkus atau simpan dalam wadah tertutup rapat untuk menghindari paparan udara dan mencegah kontaminasi silang bakteri.
Untuk freezer, jika ingin mengawetkannya lebih lama (3-7 hari), ayam perlu dibekukan pada suhu -18°C.
Ingatlah untuk memotong ayam menjadi potongan-potongan kecil, bungkus rapat dalam kantong plastik atau kotak plastik khusus untuk menghindari dehidrasi atau pembekuan.
Gunakan kaldu ayam: Simpan daging dalam kaldu agar ayam tidak kering dan memperpanjang waktu pengawetan. Anda bisa membiarkan ayam terendam dalam kaldu. Tutup dan simpan di lemari es. Sebelum digunakan kembali, rebus kaldu untuk membunuh bakteri.
Tips aman menggunakan ayam rebus: Periksa sebelum digunakan, perhatikan warnanya. Ayam segar biasanya berwarna kuning muda, tidak berubah warna atau memar.
Ayam yang sudah busuk seringkali berbau asam, amis, atau tidak sedap. Jika permukaan daging ayam terasa berlendir dan tidak lagi padat saat disentuh, sebaiknya jangan digunakan.
Panaskan kembali dengan benar: Rebus ayam sebelum dimakan, terutama jika sudah didinginkan. Hindari memanaskannya kembali lebih dari sekali karena akan merusak nutrisi dan meningkatkan risiko kontaminasi bakteri.
Kesalahan yang harus dihindari saat menyimpan ayam rebus
Menurut dr. Thuy, jangan biarkan ayam rebus terlalu lama di suhu ruang, apalagi lebih dari 2 jam, karena mudah terkontaminasi, apalagi saat cuaca panas.
Jangan gunakan kantong plastik biasa karena tidak kedap udara dan dapat membuat ayam terpapar bakteri, sehingga cepat rusak.
Selain itu, hindari menyimpan ayam dengan makanan mentah atau berbau menyengat (seperti ikan atau udang) untuk menghindari kontaminasi silang.
Kalau ada sisa ayam rebus, bisa diolah menjadi masakan baru seperti ayam suwir campur salad sayur, sop ayam bihun atau sop ayam, ayam goreng serai cabai atau ayam saus asam manis.
Jangan memasak dengan terlalu banyak minyak - ini membuat makanan sulit dicerna dan tidak baik untuk kesehatan Anda.
Perhatikan kebersihan tangan dan peralatan: Saat menangani ayam, cuci tangan Anda secara menyeluruh dan bersihkan peralatan seperti pisau dan talenan untuk mencegah penyebaran bakteri.
Meskipun pendinginan baik untuk pengawetan, ayam harus dikonsumsi dalam waktu singkat untuk memastikan kualitas dan gizi.
[iklan_2]
Sumber: https://tuoitre.vn/cach-bao-quan-ga-luoc-van-giu-duoc-vi-ngon-da-gion-an-toan-suc-khoe-20250127144556317.htm
Komentar (0)