Saat ini, kecerdasan buatan (AI) sedang membuka titik balik baru di berbagai industri di seluruh dunia, termasuk industri kelistrikan. Perkembangan AI yang pesat telah menghasilkan peningkatan signifikan dalam otomatisasi proses, meningkatkan akurasi dan efisiensi dalam pengelolaan, pengoperasian, dan pemeliharaan sistem kelistrikan.
Kelompok penulis PC Quang Tri menerima Hadiah Kedua pada Upacara Penutupan dan Pemberian Penghargaan Kontes Inovasi Teknis Nasional ke-17 - Foto: TUAN VIET
Sebelumnya, pemeriksaan jaringan listrik membutuhkan banyak upaya dan waktu, serta seringkali tidak mencapai akurasi yang diinginkan karena bergantung pada faktor manusia. Untuk mendorong pencapaian dalam penggunaan kendaraan udara nirawak di bidang manajemen, dengan fokus pada penelitian drone terbang UAV dan penerapan IoT dalam pemrograman dan pengaturan rute penerbangan, pengendalian penerbangan secara otomatis untuk mengumpulkan data (gambar, video ) melalui sistem AI, kelompok penulis Quang Tri Power Company (PC Quang Tri) telah mengangkat topik "Penelitian dan penerapan teknologi IoT yang terintegrasi dengan basis data GIS untuk mengatur mode penerbangan otomatis bagi perangkat UAV, mengumpulkan dan memproses data citra jaringan distribusi, serta secara otomatis memperingatkan risiko keamanan jaringan menggunakan kecerdasan buatan".
Proyek yang diketuai oleh Direktur PC Quang Tri Phan Van Vinh baru saja memenangkan Hadiah Kedua di Kontes Inovasi Teknis Nasional ke-17 (2022-2023) yang diselenggarakan oleh Persatuan Asosiasi Sains dan Teknologi Vietnam dan Dana Vietnam untuk Mendukung Inovasi Teknis (VIFOTEC) merupakan contoh khas penerapan IoT dalam memecahkan tantangan spesifik industri kelistrikan.
Topik ini membahas permasalahan secara komprehensif, kreatif dan terfokus, dengan menerapkan IoT dan AI pada bidang pengelolaan dan pemeliharaan jaringan listrik, dengan fokus pada penerapan IoT pada sistem kendali terbang otomatis flaycam, serta menggabungkan AI untuk mengidentifikasi objek abnormal pada jaringan listrik.
Kebaruan topik ini berasal dari kombinasi dua bidang utama: AI dan pemrograman penerbangan otonom drone. Dalam lingkungan teknologi informasi yang semakin berkembang, AI telah memainkan peran penting dalam pemrosesan data dan analisis gambar/video. Drone semakin banyak digunakan dalam pemantauan dan pengelolaan infrastruktur jaringan listrik, tetapi pemrosesan data dari drone masih memerlukan intervensi manusia.
Menggabungkan drone dengan AI meningkatkan otomatisasi dan mengurangi ketergantungan manusia. Penggunaan drone/UAV dengan pemrograman penerbangan otonom untuk pengumpulan gambar/video mengurangi waktu dan biaya dibandingkan metode tradisional. Dikombinasikan dengan AI, deteksi risiko keselamatan dapat dilakukan dengan cepat dan efisien, sehingga meningkatkan kemampuan untuk merespons dan menangani masalah keselamatan dengan lebih cepat.
Memeriksa jaringan listrik dan mendeteksi bahaya keselamatan seringkali mengharuskan pekerja bekerja di lingkungan berbahaya. Penggunaan drone/UAV dan AI memungkinkan hal ini dilakukan dari jarak jauh dan mengurangi risiko bagi pekerja. Drone/UAV memiliki kemampuan untuk terbang ke area yang sulit dijangkau atau berbahaya.
Penggunaan AI memungkinkan pemrosesan dan analisis gambar/video yang dikumpulkan dari drone/UAV secara lebih otomatis dan akurat. Hal ini membantu mengurangi kesalahan manusia dan meningkatkan kemampuan untuk mendeteksi potensi risiko secara efektif. Teknologi drone/UAV dan AI dapat diperluas ke berbagai area dan wilayah, dari perkotaan hingga pedesaan, sehingga meningkatkan kemampuan untuk mendeteksi dan merespons masalah keselamatan pada jaringan listrik global.
Drone digunakan untuk melakukan tugas pemantauan komprehensif pada jaringan listrik, sehingga dapat mendeteksi kelemahan, kerusakan, atau potensi risiko pada saluran listrik, gardu induk, dan instalasi kelistrikan. Kecerdasan buatan (AI) yang dipadukan dengan drone membantu mendeteksi kerusakan dengan cepat setelah bencana alam seperti badai, gempa bumi, dan tanah longsor, sehingga badan pengelola dapat memperoleh informasi yang lengkap dan akurat untuk menerapkan langkah-langkah perbaikan yang tepat waktu. Pemrograman penerbangan otonom yang dipadukan dengan AI dapat melakukan inspeksi, menilai kondisi tiang listrik, mengukur parameter dan data lingkungan untuk mendeteksi potensi masalah sejak dini.
Selain itu, dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat, model AI baru dan algoritma pembelajaran mendalam semakin akurat, sementara komunikasi dengan drone/UAV melalui sistem IoT semakin berkembang dan lengkap, dengan otomatisasi tingkat tinggi. Hal ini memastikan bahwa penelitian dan pembangunan sistem baru pada platform teknologi baru, peningkatan akurasi, otomatisasi, dan sekaligus penguasaan teknologi untuk pengembangan menjadi sangat penting. Penggunaan drone ini untuk mengumpulkan data gambar/video dan penerapan AI tidak hanya mudah tetapi juga efektif dalam meningkatkan proses manajemen dan menjaga keamanan jaringan.
Dengan karakteristik jaringan distribusi, atribut dan objek yang berbeda dengan penelitian unit sebelumnya, kelompok penelitian menetapkan tugas membangun aplikasi IoT yang dikombinasikan dengan model AI untuk mendeteksi kelainan pada jaringan distribusi.
Secara khusus, fokusnya adalah pada otomatisasi dalam menyiapkan misi penerbangan otonom dan mengirimkan data yang terkumpul ke server sehingga sistem AI dapat secara otomatis menganalisis abnormalitas pada jaringan distribusi. Penerapan AI untuk mengidentifikasi objek abnormal pada jaringan juga membuka banyak arah penelitian dan aplikasi baru untuk AI di industri kelistrikan. Hal ini tidak hanya berkontribusi pada pengembangan AI dan teknologi, tetapi juga menciptakan peluang bagi penelitian AI di industri kelistrikan di masa mendatang.
Tan Nguyen
[iklan_2]
Sumber: https://baoquangtri.vn/canh-bao-nguy-co-mat-an-toan-luoi-dien-bang-tri-tue-nhan-tao-187453.htm
Komentar (0)