Sebuah video yang merekam momen ketika dua saudara kembar bermarga Wang di Liaocheng, Shandong, Cina, berlutut untuk berterima kasih kepada kakek mereka di luar lokasi ujian masuk universitas menggerakkan komunitas daring Cina.
Tepat setelah menyelesaikan lembar terakhir ujian masuk perguruan tinggi, si kembar Wang berlutut untuk berterima kasih kepada kakek mereka.

Setelah menyelesaikan ujian akhir, saudara Wang berlutut untuk berterima kasih kepada kakek mereka di luar papan skor ujian masuk universitas (Foto: SCMP).
Menurut media Tiongkok, Tn. Wang Yankai (70 tahun) - kakek si kembar - membesarkan kedua cucu itu sejak mereka masih kecil.
Ayah Wang bersaudara telah lama meninggalkan rumah, memutus kontak dengan keluarga. Ibu mereka menikah lagi dan tidak lagi bisa memberikan perhatian yang cukup kepada Wang bersaudara.
Sejak taman kanak-kanak, Wang bersaudara dibesarkan oleh kakek-nenek mereka dengan uang pensiun yang kecil. Wang Yankai mendapatkan penghasilan tambahan dari pekerjaan paruh waktu di desa untuk membesarkan kedua cucunya.
Meskipun kehidupan keluarganya sulit, Bapak Wang Yankai selalu ingat bahwa cucu-cucunya harus mendapatkan pendidikan yang layak. "Semiskin apa pun kami, bahkan jika saya harus menjual semua harta benda di rumah, saya pasti akan menyekolahkan cucu-cucu saya," ungkap Bapak Wang kepada media.
Sejak kecil, Wang bersaudara selalu berprestasi di bidang akademik. Di rumah kecil tempat mereka belajar, dinding-dindingnya dipenuhi dengan sertifikat prestasi dari sekolah dasar hingga sekolah menengah atas.
Tepat di depan meja Wang bersaudara ada selembar kertas dengan slogan: "Jika kamu tidak punya bakat, kamu harus lebih rajin lagi."
Si kembar berlutut untuk berterima kasih kepada kakek mereka setelah menyelesaikan ujian masuk perguruan tinggi (Video: Zhangwen).
Saat Pak Wang menunggu kedua cucunya di luar lokasi ujian, ia menarik perhatian media. Video yang merekam kejadian mengharukan tersebut direkam oleh media yang hadir di luar lokasi ujian.
Tuan Wang tidak tahu bahwa ia dan kedua cucunya telah menjadi sensasi daring sampai tetangganya menunjukkan kepadanya video viral tersebut.
Sumber: https://dantri.com.vn/giao-duc/cap-song-sinh-quy-lay-cam-on-ong-noi-sau-khi-hoan-tat-ky-thi-dai-hoc-20250621025514481.htm
Komentar (0)