Gua Trabuc berisi massa padat kecil yang tak terhitung jumlahnya, diibaratkan seperti ribuan prajurit kecil yang berjaga, tetapi sebenarnya merupakan bentuk konkrit yang tidak ditemukan di tempat lain di dunia .
Struktur "100.000 Prajurit" di Gua Trabuc merupakan misteri geologi yang belum terpecahkan. Foto: David PAGIS/ Wikimedia Commons
Gua Trabuc adalah sistem gua bawah tanah terbesar di Pegunungan Cévennes, Mialet, Prancis. Gua ini pertama kali dieksplorasi pada tahun 1823. Sejak itu, para ahli telah menjelajahi sekitar 10 kilometer gua. Namun, mereka yakin Trabuc dua hingga tiga kali lebih panjang, lapor IFL Science pada 10 Juni.
Trabuc melestarikan jejak-jejak aktivitas manusia yang kaya di masa lalu. Gua ini berfungsi sebagai tempat perlindungan bagi berbagai kelompok manusia dari zaman prasejarah, termasuk suku Camisard, dan kemudian suku Trabucaires.
Trabuc juga terkenal dengan fenomena aneh dan tak terjelaskan yang disebut "100.000 Prajurit". Dalam sebuah ekspedisi pada tahun 1945, para ahli speleologi menemukan struktur yang tampak seperti ribuan prajurit kecil yang berjaga, tetapi sebenarnya merupakan bentuk konkresi unik yang belum dapat dijelaskan.
"Prajurit-prajurit" yang tersebar di dasar gua hanya setinggi beberapa sentimeter dan belum pernah ditemukan di tempat lain di dunia. Formasi mineral misterius ini terbentuk di bawah air dan terdiri dari 95% kalsit dan 5% lempung. Masing-masing tampaknya terdiri dari beberapa lempeng yang ditumpuk, kemungkinan karena perbedaan ketinggian air. Selain itu, para ahli hanya tahu sedikit tentang bagaimana mereka terbentuk.
Stalagmit dan stalaktit, struktur gua yang lebih dikenal, terbentuk berpasangan di langit-langit dan dasar gua. Saat air mengalir melalui batu kapur dan menetes ke bawah, formasi sedimen ini secara bertahap terbentuk. Namun, "100.000 Prajurit" ini hadir tanpa struktur yang sesuai di atasnya, sehingga metode pembentukan ini telah dikesampingkan. Selama bertahun-tahun, berbagai teori telah diajukan, mulai dari bakteri hingga gaya elektrostatik, tetapi belum ada yang mampu sepenuhnya menjelaskan keanehan "100.000 Prajurit".
Thu Thao (Menurut Ilmu Pengetahuan IFL )
[iklan_2]
Tautan sumber
Komentar (0)