(HNMO) - Terkait informasi laporan orang tua siswa bahwa soal ujian matematika untuk ujian masuk kelas 10 SMA Negeri Non-Spesialis tahun ajaran 2023-2024 di Hanoi dicetak buram (pada poin 1 soal III) sehingga menyebabkan beberapa peserta didik salah paham, pada sore hari tanggal 12 Juni, perwakilan Dinas Pendidikan dan Pelatihan Hanoi menyampaikan informasi mengenai arahan penanganan.
Menurut perwakilan Dinas Pendidikan dan Pelatihan Hanoi , selama masa ujian, Dinas Pendidikan dan Pelatihan Hanoi tidak menerima umpan balik dari pihak penyelenggara ujian terkait ujian matematika. Namun, setelah ujian berakhir, Dinas Pendidikan dan Pelatihan Hanoi menerima umpan balik dari beberapa orang tua. Khususnya, pada poin 1, pertanyaan III ujian, tanda hubung di antara pecahan tidak jelas, sehingga menyebabkan beberapa peserta salah paham.
Pada sore hari tanggal 12 Juni, Dinas Pendidikan dan Pelatihan Hanoi bekerja sama dengan dewan ujian dan dinas terkait. Setelah meninjau seluruh proses pembuatan, pencetakan, dan perbandingan antara salinan asli dan salinan soal, Dewan Ujian Dinas Pendidikan dan Pelatihan Hanoi menyimpulkan: Soal ujian tidak memiliki kesalahan isi, tetapi selama proses pencetakan, dari lebih dari seratus ribu lembar soal ujian, terdapat beberapa lembar soal, pada poin 1, soal III, yang tintanya tidak jelas, tanda hubungnya putus dan tidak bersambung, sehingga menyebabkan beberapa siswa salah paham bahwa ada tanda (-) di depan soal.
Berdasarkan hasil verifikasi, demi menjamin hak dan keadilan maksimal bagi para kandidat, Dinas Pendidikan dan Pelatihan Hanoi telah menginstruksikan Dewan untuk memberikan soal ujian tambahan jika siswa keliru mengira terdapat tanda minus (-) akibat kesalahan cetak. Penilaian akan didasarkan pada jawaban tambahan untuk soal yang mengandung kesalahpahaman.
Departemen Pendidikan dan Pelatihan Hanoi segera mengarahkan dan melaksanakan rencana tersebut setelah mendengarkan masukan dari orang tua dan pers, dan akan belajar dari pengalaman dalam mengatur pencetakan kertas ujian untuk ujian berikutnya.
Menurut informasi dari Departemen Pendidikan dan Pelatihan Hanoi, saat ini, Departemen telah menerima 36 kasus orang tua yang memberikan pendapat tentang ujian ini.
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)