Kementerian Pendidikan dan Pelatihan akan mengumumkan distribusi nilai ujian kelulusan SMA tahun 2025 pada sore hari tanggal 15 Juli. (Foto: Thanh Tung) |
Setelah itu, Kementerian Pendidikan dan Pelatihan juga akan menyelenggarakan konferensi informasi Komite Pengarah Nasional Ujian Kelulusan Sekolah Menengah Atas Tahun 2025 dan tim analisis distribusi nilai.
Sesuai rencana sebelumnya, nilai ujian kelulusan SMA tahun 2025 akan diumumkan pukul 08.00 WIB pada 16 Juli. Setelah mengetahui nilai ujian, para peserta dapat menghitung nilai kelulusan SMA mereka untuk tahun 2025.
Nilai pengakuan kelulusan tahun 2025 meliputi nilai mata pelajaran yang diikuti para kandidat dalam ujian (mencakup 50%); nilai rata-rata (IPK) selama bertahun-tahun di sekolah menengah atas (mencakup 50%) dan poin prioritas serta poin insentif, jika ada.
Rumus perhitungan nilai kelulusan tahun 2025 adalah sebagai berikut:
Kandidat yang memenuhi syarat untuk mengikuti ujian, tidak pernah dikenakan sanksi yang mengakibatkan hasil ujiannya dibatalkan, semua mata pelajaran memperoleh nilai di atas 1 poin (pada skala 10 poin) dan memiliki skor kelulusan 5 poin atau lebih tinggi akan diakui lulus dari sekolah menengah atas.
Rencananya, Dinas Pendidikan dan Pelatihan serta SMA akan menyelesaikan pengakuan kelulusan SMA paling lambat tanggal 18 Juli.
Departemen Pendidikan dan Pelatihan akan mengumumkan hasil kelulusan sekolah menengah paling lambat tanggal 20 Juli.
Unit akan mencetak dan mengirimkan sertifikat hasil ujian kepada kandidat paling lambat tanggal 22 Juli.
Pengumpulan permohonan banding dan penyusunan daftar banding akan dilakukan mulai 16 Juli hingga 25 Juli. Penyelenggaraan ujian banding (jika ada) akan diselesaikan paling lambat 3 Agustus.
Pada tahun 2025, akan ada 1.165.289 calon siswa yang terdaftar untuk mengikuti ujian kelulusan SMA, meningkat 93.894 dibandingkan tahun 2024 (1.071.395 calon siswa). Dari jumlah tersebut, 97,71% (1.138.579 siswa) akan mengikuti ujian melalui Program Pendidikan Umum tahun 2018; 2,29% (26.711 siswa) melalui Program Pendidikan Umum tahun 2006.
Ujian kelulusan SMA tahun 2025 akan berlangsung pada 26 dan 27 Juni dengan lebih dari 1,16 juta peserta. Dari jumlah tersebut, hampir 1,14 juta peserta akan mengikuti ujian di bawah program pendidikan umum yang baru (2018) dan lebih dari 26.700 akan mengikuti program lama (2006).
Calon peserta didik dalam program baru ini akan mengambil dua mata pelajaran wajib: Sastra dan Matematika, dan dua mata pelajaran pilihan dari mata pelajaran berikut: Kimia, Fisika, Biologi, Sejarah, Geografi, Pendidikan Ekonomi dan Hukum, Teknologi Informasi, Teknologi Pertanian, Teknologi Industri, dan Bahasa Asing (7 bahasa).
Kandidat yang mengikuti program lama mengikuti tes Sastra, Matematika, Bahasa Asing, dan tes opsional Ilmu Pengetahuan Alam (Kimia, Fisika, Biologi) atau Ilmu Pengetahuan Sosial (Sejarah, Geografi, Pendidikan Kewarganegaraan).
Nilai acuan universitas akan diumumkan sebelum pukul 5:00 sore pada tanggal 22 Agustus.
Sumber: https://baoquocte.vn/chieu-mai-157-bo-giao-duc-va-dao-tao-se-cong-bo-pho-diem-thi-tot-nghiep-thpt-2025-320997.html
Komentar (0)