Para mahasiswa ilmu komputer dan teknik di Universitas Washington, yang kebingungan dengan AI, kembali dari liburan musim semi minggu lalu dan menerima email kejutan dari dekan mereka.
"Saya menulis surat ini karena saya terus-menerus mendengar kekhawatiran tentang AI dan masa depan karier ilmu komputer," tulis Magdalena Balazinska, direktur Sekolah Ilmu Komputer & Teknik Paul G. Allen di Universitas Washington, kepada lebih dari 2.000 mahasiswa sarjana.
Pesan yang disampaikannya jelas: AI tidak menghilangkan peluang kerja, melainkan memperluasnya.
Alat AI seperti Claude dari Anthropic dan Codex dari OpenAI mengubah peran pengembang.
Mereka melakukan lebih sedikit pekerjaan pemrograman rutin dan menghabiskan lebih banyak waktu untuk mengawasi tim agen yang menulis kode AI, serta merancang arsitektur perangkat lunak dan menghasilkan ide-ide.

Amanda Richardson, CEO CoderPad—sebuah platform rekrutmen yang digunakan perusahaan untuk mewawancarai insinyur perangkat lunak—mengatakan: "Pekerjaan ini akan terlihat berbeda, tetapi bukan berarti akan hilang. Para insinyur terbaik setiap hari bekerja dengan AI dan menggunakannya untuk meningkatkan desain mereka."
Menurut analisis Citadel Securities, lowongan pekerjaan insinyur perangkat lunak di platform Indeed telah meningkat sebesar 11% setiap tahunnya, laju yang lebih cepat daripada lanskap perekrutan secara keseluruhan.
Survei Bank of America menunjukkan bahwa perusahaan-perusahaan memperluas anggaran perangkat lunak mereka dan meningkatkan jumlah personel teknik. Prospek jangka panjang untuk pekerjaan ini juga tampak kuat. Biro Statistik Tenaga Kerja AS memproyeksikan bahwa pekerjaan pengembang perangkat lunak akan meningkat sebesar 15% pada tahun 2034.
Sebagian besar mahasiswa ilmu komputer di Universitas Washington masih mengambil posisi teknik penuh waktu di industri teknologi setelah lulus, kata Balazinska kepada para mahasiswa dalam sebuah email.
James Bessen, direktur eksekutif dari Technology & Policy Research Initiative di Boston University, mencatat bahwa industri yang secara historis mengalami perubahan teknologi yang pesat secara konsisten menunjukkan pertumbuhan lapangan kerja, dan pengembangan perangkat lunak bisa menjadi contoh terbaru.
Teknologi baru tidak hanya menggantikan tenaga kerja manusia dengan mesin, tetapi juga mengurangi biaya dan meningkatkan kualitas produk. Hal ini meningkatkan permintaan pelanggan dan mendorong lapangan kerja.
Frank Nagle, seorang ilmuwan peneliti di Inisiatif Ekonomi Digital MIT, mengatakan bahwa perusahaan yang akan mencapai puncak adalah perusahaan yang tahu cara menghubungkan para ahli AI tingkat bawah dengan staf senior yang memahami industri ini.
Perusahaan, mulai dari raksasa seperti IBM hingga perusahaan rintisan seperti Intuit, sedang meningkatkan perekrutan untuk posisi baru, termasuk insinyur perangkat lunak.
Mereka dapat menggunakan AI untuk mengambil alih tugas-tugas yang sebelumnya membutuhkan pengembang berpengalaman, sekaligus membebaskan waktu untuk bekerja langsung dengan klien.
'Singkirkan lengan bajumu'
Ini tetap menjadi masa yang menegangkan bagi para pengembang. Seiring dengan meningkatnya pengeluaran bisnis untuk AI, mereka juga mencari cara untuk memangkas biaya.
Lulusan ilmu komputer melaporkan kesulitan mencari pekerjaan tahun lalu, sementara raksasa teknologi seperti Oracle, Amazon, dan Microsoft memberhentikan puluhan ribu karyawan dalam beberapa bulan terakhir.
Para karyawan tingkat bawah berupaya keras untuk beradaptasi dengan era AI. Dengan pesatnya perkembangan AI, mereka harus terus mempelajari keterampilan baru dan menemukan cara untuk menggunakan teknologi ini agar dapat memberikan dampak positif.
Klien dan kolega sering bertanya kepada Balazs tentang masa depan pekerjaan ini dan apakah pengembangan perangkat lunak merupakan karier yang layak untuk ditekuni.
Jawabannya adalah: Perusahaan selalu ingin merekrut pengembang yang tahu cara mengendalikan AI.
Magdalena Balazinska juga menyampaikan pesan serupa kepada mahasiswa ilmu komputer: "Singkirkan keraguan, rangkul perubahan, dan teruslah belajar," sarannya.
Akan ada banyak lagi terobosan teknologi antara sekarang dan masa pensiun. Itulah yang membuat bidang ini "sangat menarik."
(Menurut CNN)

Sumber: https://vietnamnet.vn/co-that-ky-su-phan-mem-da-het-thoi-2504929.html








Komentar (0)