Terkait penangkapan sebuah tempat perjudian skala besar di desa Coc Nam (kelurahan Tan My, distrik Van Lang) pada tanggal 27 Oktober, seorang perwakilan dari Departemen Kepolisian Provinsi Lang Son menyampaikan tentang proses pengorganisasian kekuatan untuk menghancurkan tempat perjudian tersebut dan menangkap 31 orang.
Penjudi tertangkap basah. (Foto: Kepolisian Provinsi Lang Son)
Oleh karena itu, Kepolisian Provinsi Lang Son telah menyiapkan rencana yang sangat cermat dan ketat.
Melalui kerja-kerja olah situasi di lokasi, kepolisian mengetahui bahwa areal perjudian itu adalah rumah warga dengan posisi tanah jauh lebih rendah dari permukaan jalan.
Untuk mencapai pusat sarang perjudian, hanya ada satu jalan setapak sepanjang sekitar 300 m, dikelilingi tembok kawat berduri di kedua sisinya, dilapisi seng dan diperkuat dengan jeruji besi. Terdapat sistem kamera pengawas dan penjaga di jalan setapak ini.
Kepala Kepolisian Provinsi Lang Son mengatakan bahwa area perjudian itu hanya seluas beberapa puluh meter persegi, tetapi memiliki hampir 10 pintu keluar darurat untuk membantu pemain melarikan diri saat pihak berwenang memeriksa.
Lebih dari 60 perwira dan prajurit dari Departemen Kepolisian Kriminal dan Departemen Kepolisian Mobil (Kepolisian Provinsi Lang Son) dikerahkan dan dibagi menjadi 4 kelompok kerja untuk mengepung tempat perjudian itu dari berbagai arah dan kemudian secara serentak menyerbunya.
Pihak berwenang mengawal para tersangka. (Foto: Kepolisian Provinsi Lang Son)
Sekelompok orang yang mengoperasikan kasino tersebut awalnya ditahan agar tidak memberi tahu para penjudi. Kemudian, pihak berwenang menggerebek dan menangkap basah 31 orang yang berjudi dengan mengocok dadu. Penangkapan tersebut hanya berlangsung beberapa menit.
"Pada saat penetapan penangkapan tempat perjudian tersebut, aparat kepolisian dikerahkan untuk mengepung semua pintu keluar darurat, siapa saja yang lari keluar akan langsung ditangkap.
"Saat aparat kepolisian datang, para penjudi semuanya terkejut dan langsung menguasai diri di tempat kejadian perkara," ujar Kapolda Lang Son.
Setelah ditangkap, operator tempat perjudian tersebut mengatakan bahwa mereka menyita telepon genggam para penjudi dan memeriksa informasi mereka untuk menghindari polisi menyusup ke dalam penyelidikan.
Polisi telah mengklarifikasi bahwa tempat perjudian ini diorganisasi oleh Truong Van The (lahir tahun 1984, tinggal di distrik Luc Ngan, provinsi Bac Giang ) dan menyewa lokasi di rumah Tn. Lac Van Lim.
"Proses penangkapan para tersangka di tempat perjudian itu berlangsung sangat cepat, tidak ada yang lolos. Sebelumnya, informasi di media sosial tentang keberadaan tempat perjudian di dalam terowongan itu tidak akurat, itu hanyalah lorong tertutup untuk menyembunyikan orang luar yang mengintip," ujar Kepala Kepolisian Provinsi Lang Son.
Subjek Truong Van The di kantor polisi. (Foto: Kepolisian Provinsi Lang Son)
Pada tanggal 27 Oktober, melalui kerja pengintaian, Departemen Kepolisian Kriminal (Kepolisian Provinsi Lang Son) menemukan sebuah tempat perjudian yang beroperasi dengan metode dan tipu daya canggih di rumah Lac Van Lim (lahir tahun 1972, tinggal di desa Coc Nam, kecamatan Tan My, distrik Van Lang).
Rumah Lim dikelilingi pagar kawat berduri; pintu masuk ke area perjudian memiliki pintu besi kokoh, di kedua sisi terdapat dinding bata beton kokoh, diperkuat dengan jeruji besi di atasnya.
Ada juga sistem kamera pengintai yang terhubung ke layar dan orang-orang yang ditugaskan untuk memantau dan menjaga organisasi perjudian dan berurusan dengan pihak berwenang.
[iklan_2]
Sumber: https://vtcnews.vn/cong-an-vay-kin-bat-soi-bac-quy-mo-lon-tai-xa-bien-gioi-o-lang-son-ar904684.html
Komentar (0)