
Gelandang Cristian Volpato secara resmi telah mendapatkan persetujuan FIFA atas permohonannya untuk mengubah kewarganegaraannya menjadi Australia, membuka jalan baginya untuk berpartisipasi dalam putaran final Piala Dunia 2026. Volpato lahir dan dibesarkan di Sydney. Ia pindah ke Italia pada tahun 2020 untuk bergabung dengan akademi युवा AS Roma sebelum bermain untuk Sassuolo dan menghabiskan bertahun-tahun berkontribusi pada tim-tim युवा sepak bola Italia.
Volpato dapat memilih antara dua tim nasional karena ia lahir di Australia tetapi orang tuanya adalah orang Italia. Pada tahun 2022, Australia mengundangnya untuk bermain bagi tim nasional mereka, tetapi pemain yang saat itu berusia 18 tahun tersebut menolak.
Sederhananya, Volpato ingin menunggu kesempatan untuk mengenakan seragam Azzurri, warna yang lebih bergengsi. Antara Qatar 2022 dan Amerika Utara 2026, Volpato bermain untuk tim युवा Italia dari U19 hingga U21. Ia secara konsisten memegang peran penting dalam tim tersebut.

Ia terus menunggu hingga kualifikasi Piala Dunia 2026. Namun setelah mengetahui bahwa Azzurri tidak lolos, gelandang Sassuolo itu kemudian mengubah kewarganegaraannya. Volpato berhasil mendapatkan paspor Australia.
Baru-baru ini, sang pemain telah menyelesaikan proses perubahan badan pengatur sepak bolanya dari Italia ke Australia. FIFA baru saja menyetujui permintaan tersebut, dan Volpato langsung terbang ke Los Angeles untuk bergabung dengan tim nasional Australia (ia masuk dalam daftar sementara).
Keputusan penting itu dibuat tepat sebelum pelatih Tony Popovic menyelesaikan susunan resmi tim Australia. Penambahan Volpato, jika terwujud, menjanjikan penguatan signifikan bagi lini serang Socceroos. Musim lalu, ia bermain dalam 24 pertandingan Serie A, berkontribusi pada 6 gol dan 4 assist. Di Piala Dunia, Australia akan menghadapi Turki, AS, dan Paraguay di Grup D.
Sumber: https://tienphong.vn/cuu-tuyen-thu-italia-doi-quoc-tich-sat-gio-de-du-world-cup-2026-post1847553.tpo







Komentar (0)