Ikan mas rumput dengan berat 3 - 4 kg dipanggang selama berjam-jam dengan metode persiapan yang sangat rumit, menciptakan merek ikan bakar di Thai Xuyen, distrik Thai Thuy, provinsi Thai Binh dengan cita rasa lezat yang tak tertahankan.
Thai Xuyen adalah daerah pedesaan dataran rendah di Provinsi Thai Binh, dengan banyak kolam dan danau, sehingga penduduknya banyak membudidayakan ikan. Tidak diketahui secara pasti kapan ikan bakar berasal, tetapi diketahui bahwa para tetua telah mewariskan kerajinan ini kepada satu sama lain selama beberapa generasi, dan sebagian besar rumah tangga di Thai Xuyen tahu cara membuatnya. Sekitar 30 km dari Kota Thai Binh, di sepanjang jalan provinsi 458, di kedua sisi jalan melewati komune Thai Xuyen, Anda akan melihat ribuan tempat yang menjual ikan bakar, aroma ikan bakar dan asap arang dari bunga lengkeng yang mengepul, memenuhi seluruh pedesaan.
Untuk membuat hidangan ikan bakar ini, bahan utamanya tak lain adalah ikan yang dibesarkan di Thai Xuyen. Ada banyak jenis ikan yang bisa dipilih seperti ikan mas hitam, ikan mas rumput, dan ikan mas kepala besar, tetapi dua jenis ikan bakar terbaik adalah ikan mas siput dan ikan mas hitam. Ikan harus memiliki berat minimal 2 kg atau lebih agar dapat dipanggang dengan nikmat, dan semakin besar semakin baik.
Ikan bakar - hidangan khas pedesaan di kelurahan Thai Xuyen, distrik Thai Thuy, provinsi Thai Binh. Ikan bakar biasanya berupa ikan mas rumput dan seringkali harus dipanggang selama berjam-jam.
Setelah ikan dikeluarkan isi perutnya, kepala dan isi perutnya dibuang, serta sisiknya dibuang, ikan dibagi menjadi beberapa bagian dengan panjang sekitar 10 cm, kemudian tiap bagian dibagi menjadi 2 bagian memanjang.
Ikan dicuci sekali lagi sebelum dibumbui. Bumbu berkontribusi 40% terhadap kelezatan ikan. Oleh karena itu, memilih bumbu dan mengolahnya merupakan langkah yang sangat penting. Rempah-rempah utama yang digunakan antara lain kecap ikan Diem Dien, biji adas, lada hitam, kunyit, lengkuas, serai, bubuk lima rempah, dll.
Haluskan kunyit dan lengkuas, lalu peras airnya melalui saringan. Tambahkan serai dan cabai, lalu cincang halus. Campur semua bahan dan rendam selama kurang lebih 1 jam.
Peralatan yang umum digunakan untuk memanggang ikan adalah penjepit ikan, yaitu alat yang terbuat dari bambu tua dengan panjang sekitar setengah meter, digunakan untuk menjepit ikan, kemudian mengikat ikan dengan kawat berduri pada penjepit tersebut.
Lalu, letakkan ikan di atas arang selama 5 hingga 7 jam, turunkan suhu secara bertahap dan balikkan ikan sesering mungkin untuk menghindari beberapa bagian gosong dan bagian lain kurang matang.
Dulu, orang-orang memanggang ikan dengan jerami. Aroma jerami yang lengket menyatu dengan setiap potongan ikan, dan rasa asin abu membuat ikan terasa lebih lezat. Namun, memanggang dengan jerami sangat sulit dan mahal. Kini, orang-orang hanya memanggang dengan arang. Rasa arang pun sama lezatnya.
Beberapa ikan harus dipanggang selama 8-9 jam karena potongan ikannya besar dan tebal. Setelah dipanggang, ikan berwarna kuning keemasan ini diletakkan di atas piring dan dihias dengan ginseng, selada, dan perilla, membuatnya tampak sangat menarik. Saus cocolannya harus dibuat dari kecap ikan Diem Dien agar sesuai dengan ikannya. Setiap ikan bakar seberat 3 kg dapat dinikmati oleh satu keluarga beranggotakan sepuluh orang.
Dalam beberapa tahun terakhir, ikan bakar Thai Xuyen telah populer di kalangan wisatawan dari berbagai tempat, bahkan wisatawan mancanegara yang datang ke sini untuk membeli ikan sebagai oleh-oleh. Meskipun dipanggang, hidangan ini tidak berminyak dan dapat disimpan selama berbulan-bulan tanpa masalah.
Saat ini, di Kelurahan Thai Xuyen, Kecamatan Thai Thuy (Provinsi Thai Binh), lebih dari 60% rumah tangga berprofesi sebagai tukang bakar ikan, mengekspor produk mereka ke seluruh negeri. Selain itu, banyak pula wisatawan yang ingin mencoba sendiri cara pembuatan ikan bakar, merasakan proses pengolahannya, dan menikmati ikan bakar asli.
Masyarakat di kecamatan Thai Xuyen juga mempunyai pepatah yang berbunyi "tak ada ikan bakar, tak ada pesta", maksudnya setiap pesta di Thai Xuyen pasti ada ikan bakarnya, sehingga pengunjung dari tempat lain dapat langsung mengenali perbedaannya di daerah pedesaan yang nampak terpencil dan dataran rendah namun memiliki cita rasa kuliner yang kaya seperti perasaan masyarakat di sini.
[iklan_2]
Sumber: https://danviet.vn/dac-san-dong-que-noi-nay-cua-thai-binh-la-ca-tram-3-4kg-dem-nuong-lau-oi-la-lau-ca-lang-thom-lung-20240924000712244.htm
Komentar (0)