Pesawat tempur generasi kelima Angkatan Udara AS, termasuk Lockheed Martin F-35 Lightning II, mendarat di Pangkalan Udara Andravida Yunani, bersama dengan SAAB Gripen Angkatan Udara Swedia dan Rafale Angkatan Udara Prancis.
Bersama dengan pesawat tempur F-16 Yunani, skuadron pesawat tempur yang kuat ini tengah mempersiapkan diri untuk latihan Ramstein Flag NATO, sebuah acara tahunan di negara Mediterania tersebut.
"Latihan Ramstein Flag mewakili masa depan latihan NATO, dengan fokus pada ancaman modern dan yang akan datang. Kami akan menggunakan taktik canggih dan integrasi yang lebih mendalam, yang mengarah pada pencegahan yang lebih kuat," demikian pernyataan situs web resmi NATO.
Dijadwalkan berlangsung dari 30 September hingga 11 Oktober, Ramstein Flag adalah latihan militer NATO utama yang diadakan di Yunani, yang bertujuan untuk menyempurnakan strategi pertahanan udara dan meningkatkan kompatibilitas operasional antara pasukan sekutu.
Latihan Ramstein Flag akan menyaksikan beberapa gelombang pesawat tempur dan pendukung sekutu lepas landas setiap hari untuk melakukan operasi udara gabungan dalam lingkungan pertempuran yang realistis. Foto: NATO
Lebih dari 140 pesawat tempur generasi keempat dan kelima, termasuk F-35, F-16V, dan Rafale, berpartisipasi dalam latihan tersebut, yang mensimulasikan skenario pertempuran realistis dan meningkatkan kemampuan melawan ancaman modern seperti serangan rudal dan sistem pertahanan udara canggih.
Yunani menjadi tuan rumah pengibaran Bendera Ramstein untuk pertama kalinya, menggarisbawahi pentingnya strategis acara tersebut. Pangkalan-pangkalan utama seperti Andravida dan Araxos merupakan titik penempatan penting bagi pasukan militer.
Dengan jet tempur canggih seperti F-16 Viper dan Rafale yang ditingkatkan, serta unit darat dan laut, Yunani menunjukkan peran pentingnya dalam NATO. Hal ini memperkuat posisinya di Mediterania Timur, wilayah vital bagi stabilitas di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik .
Namun, cakupan Ramstein Flag 2024 tidak terbatas pada Yunani. Jet-jet tempur NATO juga ditempatkan di lokasi-lokasi strategis di seluruh Eropa, termasuk Jerman dan negara-negara Baltik. Latihan udara yang lebih luas ini menunjukkan kesiapan aliansi transatlantik untuk melakukan pengerahan cepat dan mempertahankan diri dari potensi ancaman.
Upaya pertahanan strategis NATO telah meluas melampaui Yunani pada tahun 2024, dengan pengerahan pasukan ke berbagai titik kunci di seluruh Eropa. Misalnya, latihan Ramstein Flag dilakukan di tengah meningkatnya ketegangan di Eropa Timur dan kawasan Baltik.
Untuk menggarisbawahi kesiapan aliansi, jet tempur telah dikerahkan secara strategis di negara-negara Baltik yaitu Lithuania, Latvia, dan Estonia, yang menyoroti komitmen NATO untuk melindungi wilayah udara sekutu timurnya.
Jerman juga memainkan peran kunci dalam latihan-latihan ini, bertindak sebagai pusat pelatihan penerbangan dan koordinasi operasi udara sekutu. Dengan menggunakan pangkalan-pangkalan di Jerman, NATO dapat dengan cepat mengerahkan pasukan dalam situasi krisis, memastikan postur pertahanan yang kuat.
Latihan ini meningkatkan interoperabilitas antara negara-negara anggota dan memperkuat persatuan dan tekad NATO dalam menghadapi ancaman keamanan di Eropa.
Minh Duc (Menurut Militer Bulgaria)
[iklan_2]
Source: https://www.nguoiduatin.vn/dan-tiem-kich-hung-hau-cung-xuat-hien-tai-mot-nuoc-nato-204240927211315181.htm
Komentar (0)