Dampak Dani Olmo tak hanya terasa dari penampilan perdananya. Ia juga tampil gemilang dari bangku cadangan. Di laga terakhir fase grup melawan Albania, Luis de la Fuente merotasi seluruh skuadnya. Aymeric Laporte adalah satu-satunya pemain yang menjadi starter dalam kemenangan 1-0 atas Azzurri, tetapi ia juga digantikan di babak kedua.
Bagi Olmo, bintang RB Leipzig ini dapat mengambil berbagai peran. Gelandang kelahiran 1998 ini dapat bergerak dari sayap, bermain sebagai penyerang palsu seperti di semifinal 2020, atau sebagai gelandang serang tengah. Khususnya, "Bulls" saat tidak menguasai bola bermain dengan formasi 4-2-3-1, dan saat menguasai bola, formasinya berubah menjadi 4-3-3. Peran Olmo saat ini semakin meningkat ketika ia dapat menciptakan tekanan tinggi dan menemukan ruang di sayap kanan.
Kemampuan Olmo untuk menemukan ruang mungkin merupakan kekuatan terbesarnya di tim Spanyol. Hal ini terbukti dari satu-satunya gol di pertandingan tersebut. Gelandang La Roja ini memahami ruang dan sudut lebih baik daripada kebanyakan pemain saat ini, karena ia memberikan assist untuk Ferran Torres. Ini bukan kebetulan, melainkan hasil dari kombinasi sebelumnya antara keduanya.
"Saya bicara dengan Dani sebelum pertandingan, memintanya untuk mencari umpan ke ruang kosong. Saat saya berlari, saya tahu dia melihatnya dan saya tidak ragu untuk menembak," kata Ferran Torres.
Gol itu merupakan gol khas Spanyol, mengingatkan pada umpan-umpan yang diciptakan Lionel Messi untuk Pedro di Barcelona. Perbandingan itu mungkin terlalu berlebihan bagi Olmo, tetapi ia mengenakan nomor punggung 10 untuk Spanyol.
Pemain berusia 26 tahun ini punya banyak trik lain. Ia kerap membuat umpan-umpan serupa dengan Torres. Pergerakan dan umpan-umpan Olmo sempurna untuk menciptakan keanggunan dalam setiap umpan Spanyol.
"Dani Olmo adalah pemain hebat, bakat sepak bola yang luar biasa. Saya sangat menghargainya. Dia bermain bagus, tetapi selalu lebih mementingkan tim daripada dirinya sendiri. Dengan Olmo, saya akan memiliki lebih banyak pilihan, lebih banyak solusi di pertandingan mendatang. Itu sangat bagus untuk tim Spanyol," ujar De La Fuente.
Meski Olmo mungkin belum mendapatkan tempat di susunan pemain inti Spanyol, itu tidak berarti gelandang Leipzig itu tidak bisa menjadi penentu kemenangan setelah penampilannya melawan Albania.
Gelar Spanyol mungkin bergantung pada momen-momen brilian dari sang bintang, Dani Olmo. Pemain berusia 26 tahun ini memiliki kemampuan untuk membuat perbedaan dari bangku cadangan, mengubah momen-momen yang tampak biasa menjadi gol-gol yang dapat menentukan nasib timnya.
[iklan_2]
Sumber: https://laodong.vn/bong-da-quoc-te/dani-olmo-la-con-dao-pha-cua-doi-tuyen-tay-ban-nha-tai-euro-2024-1357858.ldo
Komentar (0)